10 Manfaat Biji Pepaya, Jarang Diketahui Banyak Orang!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Selain buah pepaya yang sudah tidak diragukan lagi akan manfaatnya, ternyata ada juga manfaat biji pepaya khususnya untuk kesehatan tubuh

Indiffs – Selain buah pepaya yang sudah tidak diragukan lagi akan kaya manfaatnya, ternyata bijinya juga memiliki berbagai manfaat. Biji buah pepaya diketahui mengandung mikronutrien esensial yang dilengkapi polifenol dan falvonoid. Kandungan tersebut yang membuat biji buah pepaya memiliki segudang manfaat yang tidak boleh dilewatkan.

Manfaat Biji Pepaya

Dilansir dari beberapa situs kesehatan, berikut manfaat dari biji pepaya:

1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Seperti biji lainnya, biji Pepaya merupakan sumber serat yang baik. Tinjauan terhadap lima penelitian menemukan bahwa peningkatan asupan serat meningkatkan frekuensi tinja pada penderita sembelit, dikutip World Journal of Gastroenterology. Meningkatkan asupan serat juga dapat meningkatkan beberapa aspek kesehatan pencernaan lainnya. Studi lain menunjukkan bahwa serat makanan dapat melindungi dari penyakit radang usus, meredakan gejala wasir, dan mencegah pembentukan tukak usus. Serat dalam biji buah Pepaya juga selain dapat membantu pencernaan, juga dalam membantu mencegah obesitas atau kelebihan berat badan. Serat juga akan menjaga tekanan darah yang membantu menjaga kesehatan jantung.

2. Melindungi dari infeksi

Antioksidan memang penting dalam fungsi biji pepaya untuk kesehatan. Kandungan antioksidan dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi umum, seperti pilek dan batuk, serta banyak penyakit kronis lainnya. Tapi, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat biji pepaya tersebut.

3. Mencegah kanker

Manfaat makan biji pepaya lainnya adalah bisa mencegah tubuh dari serangan sel-sel kanker. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition and Cancer (2014) menunjukkan manfaat biji pepaya tersebut. Penelitian itu menemukan bahwa ekstrak biji pepaya membantu mengurangi peradangan dan melindungi dari perkembangan kanker. Penelitian lain juga menemukan bahwa biji pepaya hitam berpotensi menurunkan pertumbuhan sel kanker prostat.

4. Mengobati keracunan makanan

Biji pepaya dapat mengatasi keracunan makanan, menurut ulasan yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry (2017), ekstrak yang terbuat dari biji pepaya bisa membantu membunuh sejumlah bakteri penyebab keracunan makanan. Bakteri tersebut antara lain E.coli, Salmonella, Staphylococus, dan sejumlah infeksi bakteri lainnya.

5. Menurunkan Kolesterol jahat

Manfaat biji pepaya berikutnya adalah menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Biji pepaya mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat, termasuk asam oleat. Hal tersebut tercatat dalam sebuah riset lama dari Journal of Food Lipids (2005) yang mengamati kandungan minyak biji pepaya. Menurut penelitian tersebut, diet tinggi asam lemak tak jenuh tunggal dapat menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol very low-density lipoprotein (VLDL), masing-masing sebesar 19% dan 22%, pada pasien diabetes.

6. Kaya Antioksidan

Penelitian dalam jurnal Molecules (2017) menemukan bahwa biji pepaya punya mikronutrien esensial yang dilengkapi dengan polifenol dan flavonoid. Keduanya merupakan senyawa fitokimia alami dalam tanaman yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri berperan untuk melawan serta menangkal radikal bebas penyebab penyakit kronis, seperti kanker, penyakit jantung, hipertensi, dan sebagainya.

7. Melawan radikal bebas

Manfaat biji buah pepaya bisa membantu tubuh mengatasi radikal bebas. Biji pepaya kaya akan antioksidan polifenol dan flavonoid. Antioksidan tersebut dapat bermanfaat untuk melawan berbagai radikal bebas yang sering kita temukan setiap hari.

8. Menjaga kesehatan ginjal

Penelitian menunjukkan, mengonsumsi biji pepaya bisa menjaga serta melindungi kesehatan dan fungsi ginjal. Pada satu studi, ekstrak biji pepaya dapat membantu mencegah kerusakan ginjal tikus yang sebelumnya diinduksi toksin. Biji berwarna hitam ini juga tinggi antioksidan yang bisa mencegah kerusakan oksidatif sel dan melindungi fungsi ginjal. Namun, karena studi masih dilakukan pada hewan, perlu lebih banyak penelitian pada manusia.

9. Menjaga kesehatan usus

Studi tertentu menyatakan, terdapat enzim di dalam biji pepaya yang dapat membunuh bakteri dan parasit di usus. Enzim tersebut dinamakan proteolitik. Mengonsumsi makanan mengandung enzim tersebut dapat menjaga organ pencernaan Anda.

10. Mencegah infeksi jamur

Selain diperkaya dengan vitamin dan mineral, satu ulasan dari Indian journal of pharmaceutical sciences menemukan bahwa biji pepaya dapat mencegah infeksi jamur. Penelitian itu menemukan bahwa ekstrak biji pepaya efektif melawan tiga jenis jamur, yaitu A. flavus, C. albicans, and P. citrinium. Namun, studi skala besar lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana makan biji pepaya dapat mempengaruhi infeksi jamur dan parasit pada manusia.

Itulah beberapa manfaat biji pepaya yang jarang diketahui. Akan tetapi, meski biji pepaya memiliki segudang manfaat yang baik bagi tubuh mengonsumsinya dalam jumlah besar dapat menurunkan kesuburan. Beberapa studi menemukan bahwa pemberian ekstrak biji pepaya dalam dosis besar pada monyet menyebabkan kondisi yang disebut azoospermia, yakni kurangnya sperma di dalam air mani. Penelitian terhadap tikus tersebut mendapati bahwa ekstrak biji pepaya mengurangi jumlah sperma dan motilitas sperma. Tidak ada salahnya mencoba mengonsumsi biji pepaya untuk melihat manfaatnya sendiri. Tetapi tetap pastikan untuk membatasi jumlah konsumsinya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru