14 Penyakit Menular Seksual (PMS) yang Wajib Diwaspadai!

Resa Azzahra 0 Komentar

Penyakit Menular Seksual atau PMS perlu kita ketahui sebagai pembelajaran atau bekal. Berikut ini langkah pencegahan dan penyebabnya!

 INDIFFS.COMPenyakit menular seksual (PMS) yang dapat ditularkan oleh pasangan lewat aktivitas bercinta yang melibatkan kedua jenis kelamin. Penyakit menular disebabkan oleh virus herpes simplex serta jenis HSV-2. Tanda yang paling jelas adalah gejala lecet, bisul maupun luka darah kelamin. Sementara itu, penyakit ini dapat menjangkiti seseorang tanpa menunjukan gejala-gejalanya dan dapat menular pada kontak kulit dengan kulit.

Jika dibiarkan, infeksi menular seksual dapat menyebabkan komplikasi berupa kemandulan sampai kanker leher rahim. Jika terjadi pada ibu hamil, penyakit tersebut bisa menjadi penyebab keguguran atau bayi lahir dengan keadaan cacat. Penyebab PMS tersebut bisa saja terjadi oleh beberapa hal ini :

  • Bakteri, seperti clamidia trachomatis (klamidia), treponema pallidum (sifilis), neisseria gonorrhoeae (gonore).
  • Parasit yang menyebar melalui cairan tubuh.
  • Virus, seperti human papilomavirus (kutil kelamin), human immunodeficiency virus (HIV).

Jenis Penyakit Menular

Terdapat beberapa jenis PMS yang patut kamu ketahui sebelum terlambat. Simak ulasannya berikut ini:

  1. Jenis klamidia terjadinya infeksi bakteri Chlamydia trachomatis. PMS jenis ini dapat menyebabkan gangguan kesuburan, juga masalah dalam kehamilan seperti kehamilan di luar kandungan.
  2. Gonore (kencing nanah akibatnya oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Penyakit gonore menyebabkan keluhan pada kelamin, dubur, dan tenggorokan.
  3. Chlamydia merupakan salah satu penyakit menular seksual yang angka kejadiannya cukup besar. Penyebab utama nya adalah radang panggul dan kemandulan pada wanita, selain gonore.
  4. LGV (Lymphogranuloma venereum) merupakan penyakit menular seksual yang akibatnya oleh Chlamydia trachomatis. Meski terjadi oleh bakteri yang sama dengan bakteri penyebab chlamydia, tetapi keduanya memiliki tipe yang berbeda.
  5. HIV/AIDS yang dapat melemahkan sistem imunitas tubuh, sehingga penderita menjadi mudah terkena penyakit. Penularan nya bisa melalui kontak seksual atau cairan tubuh lain, khususnya darah.
  6. Sifilis (raja singa) karena infeksi bakteri Treponema Pallidum. Kondisi ini dapat menyebabkan luka pada area kelamin, mulut, atau dubur. Kontak dengan luka sifilis yang menyebabkan penularannya.
  7. HPV merupakan jenis virus yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, misalnya kutil kelamin dan kanker. Bisa terjangkit melalui kontak seksual, juga sentuhan kulit saat berhubungan intim.
  8. Hepatitis menyebabkan peradangan hati yang berkembang menjadi hepatitis kronis bahkan kanker hati. Penyakit ini dapat menular melalui kontak seksual dan cairan tubuh maupun darah.
  9. Herpes genitalis karena virus herpes. Penularan disebabkan oleh kontak dengan lesi herpes, air liur pasangan yang terinfeksi, cairan tubuh, area kulit kelamin pada pasangan dengan herpes kelamin.
  10. Kutil kelamin penyakit menular seksual yang karena virus human papilomavirus di sekitar alat kelamin. Untuk gejala biasanya akan muncul rasa gatal dan memerah.
  11. Limfogranuloma Venereum adalah PMS yang terjadi karena bakteri Klamidia varian tertentu, namun jenis ini lebih umum terjadi pada pria yang melakukan kontak seksual dengan pria lagi.
  12. Chancroid merupakan infeksi akibat bakteri H. ducreyi. Gejala khasnya adalah luka pada area kelamin yang sangat nyeri.
  13. Trikomoniasis karena infeksi parasit Trichomonas vaginalis. Penularannya dengan cara kontak seksual. Namun jenis ini tidak bergejala.
  14. Kutu kemaluan hidup di area kelamin, yakni pada area rambut kemaluan. Kontak erat saat melakukan hubungan seksual menyebabkan kutu kemaluan dari pasangan menular.

Pencegahan

Mencegah penularan penyakit ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Hindari berhubungan seksual dengan lebih dari satu orang (gonta-ganti pasangan).
  • Selalu gunakan alat pengaman saat berhubungan intim.
  • Vaksinasi. Terdapat vaksin untuk mencegah HPV dan hepatitis B.
  • Rutin menjaga kebersihan kelamin.

Demikianlah seputar informasi PMS atau penyakit menular seksual yang dapat kita ketahui sebagai bentuk pencegahan. Semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi kita semua.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru