4 Cara Mengatasi Penyakit Gagal Ginjal, Jangan Terlambat!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan dalam mengatasi gagal ginjal untuk membantu meringankan gejala penyakit pasien.

 INDIFFS.COM – Gagal ginjal merupakan kondisi yang terjadi ketika salah satu atau kedua ginjal tidak dapat lagi bekerja dengan optimal. Seseorang dapat dianggap memiliki gagal ginjal ketika fungsi ginjalnya kurang dari 15%. Ada beberapa cara untuk mengatasi gagal ginjal, yaitu seperti di bawah ini.

Cara Mengatasi Gagal Ginjal

Sebenarnya saat sudah memasuki tahap gagal ginjal kronis, tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan penyakit ini. Namun, terdapat beberapa cara mengatasi gagal ginjal untuk membantu meringankan gejala penyakit dan meningkatkan harapan hidup pasien nya. Melansir dari beberapa sumber, berikut ini cara mengatasinya:

1. Prosedur Cuci Darah

Cuci darah merupakan prosedur yang di lakukan untuk membuang cairan, limbah, dan racun yang menumpuk dalam tubuh. Proses tersebut seharusnya dapat di lakukan secara alami oleh organ ginjal. Namun, saat organ ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya tersebut, prosedur cuci darah di butuhkan. Ada dua jenis dialisis yang umum dilakukan, di antaranya yaitu:

  • Hemodialisis: Prosedur yang dilakukan menggunakan alat untuk membersihkan darah.
  • Dialisis Peritoneal: Prosedur yang di lakukan menggunakan membran peritoneal perut untuk menyaring darah kotor.

2. Obat-obatan

Komplikasi penyakit ginjal perlu di kendalikan dengan pengobatan supaya gagal ginjal tidak semakin parah. Beberapa pilihan obat yang dapat diberikan oleh dokter adalah:

  • Obat pengontrol darah tinggi, seperti ACE inhibitor dan angiostensin II receptor blockers (ARB), untuk menurunkan tekanan darah, menjaga fungsi ginjal, dan memperlambat kerusakan ginjal.
  • Obat untuk mengontrol kadar kalium di dalam darah, guna mencegah komplikasi seperti jantung berdebar dan otot lemas.
  • Antibiotik oral atau suntikan, untuk mengatasi infeksi bakteri pada ginjal.
  • Obat diuretik, untuk menyeimbangkan kadar cairan tubuh dan mengurangi pembengkakan di tungkai.
  • Obat pereda nyeri, seperti paracetamol, untuk meringankan nyeri hebat di area punggung dan perut.

Selain meresepkan obat untuk pasien gagal ginjal, kondisi kesehatan penderita juga terus di pantau untuk menentukan obat yang di berikan sudah tepat atau perlu di ganti.

3. Perubahan Gaya Hidup

Sebagai bagian dari perawatan gagal ginjal, dokter biasanya juga menganjurkan pasien mengubah gaya hidupnya. Salah satunya dengan menjalankan diet sehat agar kinerja ginjal tidak berat.

  • Membatasi asupan garam, sodium, dan natrium.
  • Menghindari makanan siap saji, makanan instan, makanan beku, makanan kalengan, sampai makanan ringan.
  • Membatasi makanan tinggi kalium seperti pisang, jeruk, kentang, bayam, tomat.
  • Mengonsumsi makanan rendah kalium seperti apel, kubis, wortel, kacang hijau, anggur, stroberi.
  • Batasi protein sesuai rekomendasi dokter dan pilih sayur, buah, nasi merah, serealia.

Jika ada indikasi gagal ginjal, segera konsultasi-kan ke dokter terkait jenis perawatan paling tepat.

4. Prosedur Transplantasi Ginjal

Jika memungkinkan, para penderita gagal ginjal dapat tetap hidup melalui tindakan cangkok ginjal atau transplantasi ginjal, dimana ginjal pasien di gantikan dengan ginjal yang baru dan cocok dari pendonor.

Tindakan ini biasanya memakan waktu yang cukup lama karena tidak mudah menemukan donor ginjal. Namun jika dapat di lakukan dengan baik, maka pasien akan dapat melanjutkan hidupnya secara normal seperti semula dengan ginjal baru.

Obat-obatan penekan kekebalan tubuh (imunosupresif) biasanya akan di berikan setelah pasien menjalani tindakan pencangkokan.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru