4 Cara Mengirim Doa untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Resa Azzahra 0 Komentar

Mengetahui cara mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal itu sangat perlu kita pelajari. Berikut ini cara beserta bacaannya!

INDIFFS.COM – Cara mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal merupakan anjuran bagi kita yang masih hidup. Meski sudah tiada, para arwah saudara kita membutuhkan kiriman doa agar mereka tenang di alam kuburnya, diberikan cahaya dalam kuburannya.

Karena, doa yang dikirimkan dapat meringankan rasa rindu kita mereka. Sebagian manusia yang masih diberikan kesempatan untuk hidup, sudah seharusnya mendoakan orang yang kita kasihi maupun kenal. Cara ini sebagai ungkapan bentuk empati kepada orang-orang yang ditinggalkan.

Hal ini pun diajarkan olah para ulama. Tergantung bagaimana sikap kita mau mengamalkan doa itu atau tidak. Sebab para arwah saudara kita tentu juga mengharapkan doa-doa.

Lantas bagaimana cara mengirimkan doa untuk orang yang sudah meninggal? Berikut ini cara beserta bacaannya.

  • Berdoa Ketika Dengar Kabar Duka

Saat mendengar kabar duka, segeralah menyebut nama Allah SWT. Kemudian dilanjutkan dengan memanjatkan doa dengan mengucapkan innalillaahi wa inna ilaihi rojiuun.

 انَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ

Artinya: Sesungguhnya semua ini hanyalah milik Allah, dan hanya kepadanya kami kembali.

Mengucapkannya, menunjukkan bahwa kita hanyalah manusia yang bisa pasrah dan menerima keputusan Allah tentang kematian.

  • Menyebut Nama Almarhum

Ketika mengirimkan doa bagi orang yang sudah tiada, jangan lupa untuk menyebut nama almarhum atau almarhumah, agar jelas doa yang kita ucapkan untuk siapa. Kita juga bisa menambahkan nama ayahnya di akhir nama almarhum.

  • Baca Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah memiliki banyak keutamaan, sampai-sampai dinyatakan dalam sebuah riwayat bahwa pahala membaca surah Al-Fatihah adalah sebagaimana niat pembacanya. Membaca surah Al-Fatihah untuk orang yang meninggal biasanya mengajukan permohonan pengampunan dan ganjaran bagi orang yang didoakan. Al-Qur’an memerintahkan manusia untuk mendoakan orang-orang yang telah meninggal dunia dan bahkan mengajarkan teks doa itu bagaimana kita mengakhiri sebuah doa yang sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an.

  • Doa Tahlil

Doa ini juga terdiri atas permohonan ampunan dan rahmat-Nya untuk arwah ahli kubur yang didoakan. Berikut ini doa nya:

الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدًا يُّوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِىءُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ، سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ، فَلَكَ الحَمْدُ قَبْلَ الرِّضَى وَلَكَ الحَمْدُ بَعْدَ الرِّضَى وَلَكَ الحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ عَنَّا دَائِمًا أَبَدًا

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari setan yang dilontar. Dengan nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam sebagai pujian orang yang bersyukur, pujian orang yang memperoleh nikmat sama memuji, pujian yang memadai nikmat-Nya, dan pujian yang memungkinkan tambahannya. Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji sebagaimana pujian yang layak bagi kemuliaan dan keagungan kekuasaan-Mu. Maha suci Engkau, kami tidak (dapat) menghitung pujian atas diri-Mu sebagaimana Kau puji diri sendiri. Hanya bagi-Mu pujian sebelum rida. Hanya bagi-Mu pujian setelah rida. Hanya bagi-Mu pujian ketika Kau meridhoi kami selamanya.”

Demikianlah cara yang dapat kita amalkan dengan mengirim doa untuk orang yang sudah meninggal. Semoga artikel ini dapat membantu serta bermanfaat.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru