4 Doa Agar Dijauhkan Dari Fitnah Dan Keburukan Manusia

Admin 0 Komentar

Berikut doa agar dijauhkan dari fitnah manusia yang menimbulkan sifat iri dengki terhadap sesama, itulah mengapa sebaiknya doa ini dibaca.

INDIFFS.COM – Fitnah merupakan salah satu perbuatan yang sangat di benci oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala, selain itu fitnah juga merupakan salah satu perbuatan yang buruk dan tercela. Bahkan, saking buruk nya perbuatan fitnah ini, termasuk salah satu perbuatan yang mendapatkan dosa besar. Untuk itu, kita sebagai umat muslim yang taat untuk selalu senantiasa bermunajat kepada-Nya agar terhindar dari perbuatan buruk ini serta memanjatkan doa agar dijauhkan dari segala fitnah serta keburukan keburukan manusia.

Doa Agar Dijauhkan Dari Fitnah Manusia

Berikut beberapa doa yang bisa kamu bacakan supaya dijauhkan dari perbuatan yang buruk ini:

Doa Agar Terhindar Dari Fitnah Dan Kedzoliman

Doa ini diambil dari Surat Yunus ayat 85-86, yang dimana ayat sebelumnya menjelaskan para pengikut Nabi Musa yang sedikit merasa ketakutan. Karena Fir’aun kerap memfitnah dan men-zalimi mereka.

رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِّلْقَوْمِ الظَّالِ # مِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Rabbana laa taj’alna fitnatal lil qaumidh dhoolimiin wa najjinaa birahmatika minal qaumil kaafiriin

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim, dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari (tipu daya) orang-orang kafir.”

Doa Dijauhkan Dari Fitnah

Doa ini terdapat pada potongan Quran Surat An Nisa ayat 75:

رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا مِنْ هٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ اَهْلُهَاۚ وَاجْعَلْ لَّنَا مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّاۚ وَاجْعَلْ لَّنَا مِنْ لَّدُنْكَ نَصِيْرًا

Robbanaa akhrijnaa min haadzihil qaryatizh zhaalimi ahluhaa waj’al lanaa mil ladunka waliyyan waj’al lanaa mil ladunka nashiiro

Artinya: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang penduduknya zalim. Berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu.”

Doa Agar Terhindar dari Iri dan Dengki

Munculnya sifat iri dengki itu akan menyebabkan orang ghibah sehingga akan terjadi fitnah, untuk itu sebaiknya doa agar terhindar dari iri dengki ini dibaca agar dijauhkan dari sifat memfitnah orang.

Adapun doa ini terdapat pada Quran Surat Al Hasyr ayat 10.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ، وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا، رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Robbanagfirlana wa li ikhwaaninalladzina sabaquuna bil iiman, walaa taj’al fii quluubina ghillal lilladzina aamanu, robbanaa innaka rauufurrahiim

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan keadaan beriman. Dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami kepada orang-orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

Doa Agar Terhindar Dari Tipu Daya

Tipu daya manusia sering kali terjadi, biasanya pada saat berinteraksi dengan orang lain, tentu kita akan berhadapan dengan beragam karakter. Kita tidak tahu secara langsung seperti apa karakter asli seseorang.

Ada kalanya yang di kenal baik namun ternyata menyimpan kedengkian, bahkan dengan tega melakukan fitnah dan tipu daya terhadap kita. Untuk itu, alangkah baiknya kita senantiasa meminta perlindungan-Nya dengan membacakan doa berikut, agar terhindar dari tipu daya manusia.

بِسْمِ اللهِ كَلِمَةِ الْمُعْتَصِمِيْنَ وَ مَقَالَةِ الْمُتَحَرِّزِيْنَ, وَ أَعُوذُ بِاللهِ تَعَالَى مِنْ جَوْرِ الْجَائِرِيْنَ, وَ كَيْدِ الْحَاسِدِيْنَ, وَ بَغْيِ الظَّالِمِيْنَ, وَ أَحْمَدُهُ فَوْقَ حَمْدِ الْحَامِدِيْنَ اللَّهُمَّ أَنْتَ الْوَاحِدُ بِلاَ شَرِيْكٍ, وَ الْمَلِكُ بِلاَ تَمْلِيْكٍ, لاَ تُضَادُّ فِي حُكْمِكَ, وَ لاَ تُنَازَعُ فِي مُلْكِ أَسْأَلُكَ أَنْ تُصَلِّيَ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَ رَسُولِكَ, وَ أَنْ تُوْزِعَنِي مِنْ شُكْرِ نُعْمَاكَ مَا تَبْلُغُ بِي غَايَةَ رِضَاكَ, وَ أَنْ تُعِيْنَنِي عَلَى طَاعَتِكَ وَ لُزُوْمِ ‏عِبَادَتِكَ, وَ اسْتِحْقَاقِ مَثُوْبَتِكَ بِلُطْفِ عِنَايَتِكَ, وَ تَرْحَمَنِي بِصَدِّي مَعَاصِيْكَ مَا أَحْيَيْتَنِي, وَ تُوَفِّقَنِي لِمَا يَنْفَعُنِي مَا أَبْقَيْتَنِي, وَ أَنْ تَشْرَحَ ‏بِكِتَابِكَ صَدْرِي, وَ تَحُطَّ بِتِلاَوَتِهِ وِزْرِي, وَ تَمْنَحَنِيَ السَّلاَمَةَ فِي دِيْنِي وَ نَفْسِي, وَ لاَ تُوْحِشَ لِي أَهْلَ أُنْسِي وَ تُتِمَّ إِحْسَانَكَ فِيْمَا بَقِيَ مِنْ ‏عُمْرِي كَمَا أَحْسَنْتَ فِيْمَا مَضَى مِنْهُ, يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Bismillahi kalimatil mu’tashimina wa maqolatil mutaharrizin wa a’uzu billahi ta’ala min jauril ja-irina wa kaidil hasidana wa baghyidz dzalimina wa ahmaduhu fauqo hamdil hamidina. Allahumma antal wahidu bila syarikin wal maliku bila tamlikin la tudhoddu fi hukmika wa la tunaza’u fi ‎mulkika. As-aluka an tushalliya ‘ala muhammadin ‘abdika wa rasulika wa an tuzi’ani min syukri nu’maka ma ‎tablughu bi ghayata ridhaka wa an tu’inani ‘ala tho’atika wa luzumi ‘ibadatika wastihqoqi matsubatika ‎biluthfi ‘inayatika wa tarhamani bishaddi ma’ashika abadan ma ahyaitani wa tuwaffiqoni lima yanfa’uni ‎ma abqaitani wa an tasyraha bikitabika shodri wa tahuththa bitilawatihi wizri wa tamnahaniyas ‎salamata fi dini wa nafsi wala tuhisya li ahla unsi wa tutimma ihsanaka fima baqiya min ‘umri kama ‎ahsanta fima madha minhu ya arhamarrahimin

Artinya: “Dengan nama Allah, kalimat orang-orang yang bepegang, dan ucapan mereka yang berlindung, dan aku berlindung kepada Allah Yang Maha Tinggi dari kejahatan mereka yang jahat, tipu-daya mereka yang dengki, dan kezaliman mereka yang zalim, dan aku memuji-Nya di atas mereka yang menyampaikan pujian. Ya Allah, Engkau yang satu tanpa sekutu, raja tanpa ada yang berkuasa atas-Nya, tidak bisa ditentang hukum-Mu dan tidak bisa diruntuhkan kerajaan-Mu. Aku memohon kepada-Mu untuk Engkau curahkan salawat kepada Muhammad hamba dan rasul-Mu, Engkau ilhamkan kepadaku untuk mensyukuri karunia-Mu yang dengannya Engkau menyampaikanku kepada keridhaan-Mu, Engkau tolong aku untuk dapat mematuhi-Mu dan konsisten dalam pengabdian kepada-Mu sehingga berhak mendapatkan balasan-Mu dengan kelembutan pertolongan-Mu, Engkau sayangi aku dengan memalingkanku dari segala maksiat kepada-Mu selama Engkau hidupkan aku, Engkau mudahkan aku terhadap segala perkara yang berguna buatku selama Engkau kekalkan aku, Engkau lapangkan dadaku dengan kitab-Mu, Engkau gugurkan dosaku dengan pembacaannya, Engkau beri aku keselamatan di dalam ajaranku dan diriku. Engkau tidak jauhkan orang yang perhatian kepadaku dan Engkau sempurnakan kebaikan-Mu pada sisa usiaku sebagaimana Engkau telah berbuat baik pada usiaku yang telah berlalu, wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi.”

Itulah beberapa doa yang bisa kamu baca agar dijauhkan dari segala macam fitnah termasuk fitnah manusia. Semoga dengan membaca doa ini senantiasa mendapatkan perlindungan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta terhindar dari fitnah. Wallahua’lam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru