4 Doa Saat Terjadi Kebakaran Untuk Memohon Perlindungan-Nya

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Baca doa ini ketika terjadi musibah kebakaran, dengan memanjatkan doa ini diharapkan senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan-Nya

INDIFFS.COM – Musibah kebakaran kerap terjadi dan menimpa siapa saja. Apalagi saat musim kemarau seperti sekarang ini. Untuk itu, kita sebagai umat muslim agar senantiasa memanjatkan doa dan memohon perlindungan pada Allah ketika mendengar terjadi bencana kebakaran.

Terlebih musibah kebakaran itu sangat menyedihkan, karena korban kebakaran akan kehilangan harta, benda, dan tempat tinggal mereka. Tak hanya itu, musibah kebakaran juga bisa terjadi kapan saja, di mana saja dan dialami oleh siapa saja.

Bahkan, dalam kasus yang sangat parah, asap kebakaran dapat menyebabkan bayi meninggal dunia. Saking begitu besarnya bahaya yang ditimbulkan kebakaran. Oleh karena itu, pada saat terjadi bencana kebakaran kita sangat dianjurkan untuk meminta perlindungan-Nya dari bahaya kebakaran, serta dianjurkan untuk membaca beberapa doa ini.

Doa Saat Terjadi Kebakaran

Berikut doa-doa yang sebaiknya dibaca pada saat musibah kebakaran melanda. Adapun dengan membaca doa ini diharapkan senantiasa diberikan keselamatan dan pertolongan dari api-api ganas yang melanda.

Doa Yang Diriwayatkan Imam An Nasai

Doa ini termasuk kategori doa “Isti’adzah” (memohon perlindungan). Kalimatnya terdiri dari “a’udzu bika” yang berarti “aku berlindung kepada-Mu.” Dari sekian banyak permohonan perlindungan, “al-hariq” (kebakaran) termasuk di dalamnya. Adapun doa nya sebagaimana diriwayatkan oleh Imam An Nasai:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرِيقِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Allahumma innii a’uudzu bika minal hadmi, wa a’uudzu bika minat taraddi, wa a’uudzu bika minal gharqi wal hariiqi, wa a’uudzu biki an yatakhabbathaniisy syaithaanu ‘indal mauti, wa a’uudzu bika an amuuta fii sabiilika mudbiran, wa a’uudzu bika an amuuta ladiighan.

Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi, Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran, Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian (sakaratul maut), Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri, Aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.”

Doa Nabi Khidir

Musibah kebakaran, kapal karam, tabrakan, dan pencurian seringkali terjadi. Agar selamat dari itu semua, bacalah doa yang diajarkan Nabi Khidir, sebagaimana disampaikan dalam Ihya Ulumuddin Imam Al Ghazali.

بِاسْمِ اللهِ مَا شَآءَ اللهُ لَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ
مَاشَآءَ اللهُ، كُلُّ نِعْمَةٍ مِنَ اللهِ
مَاشَاءَ اللهُ، كُلُّ نِعْمَةٍ بِيَدِ اللهِ

Bismillaahi maa syaa Allah, laa quwwata illaa billaah.
Maa syaa Allah, kullu ni’matin minallaah.
Maa syaa Allah kullu ni’matin biyadillaah.

Artinya: “dengan menyebut nama Allah segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah, tiada kekuatan kecuali milik-Nya, segala kenikmatan adalah dari-Nya, segala kebaikan adalah dari-Nya, tiada yang mampu menumpas keburukan kecuali Allah.”

Amalan yang Diriwayatkan Imam Ibnu Sunni

Selain berdoa, terdapat amalan lain agar terhindar dari kebakaran. Amalan tersebut yaitu dengan mengucapkan takbir begitu melihat ada kebakaran. Terdapat banyak riwayat yang menjelaskan amalan ini, salah satunya yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Suni, Rasulullah bersabda:

إِذَا رَأَيْتُمُ الْحَرِيْقَ فَكَبِّرُوا فَإِنَّ التَّكْبِيْرَ يُطْفِئُهُ

“Jika kalian melihat kebakaran, maka bertakbirlah. Sesungguhnya takbir memadamkan kebakaran.”

Adapun lafal takbir ialah sebagai berikut:

 ٱللَّٰهُ أَكْبَرُ

Allahu Akbar

Artinya: “Allah Maha Besar”

Amalan yang Diriwayatkan Oleh Imam Al Munawi

Di samping itu, selain menjelaskan hadits yang diriwayatkan Imam Ibnu Sunni, Imam Al Munawi juga menambahkan amalan yang dapat memadamkan api, selain menyarankan untuk membaca, “hasbunallah wa ni’mal wakil” seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika dilemparkan ke dalam api, ia juga mengutip Imam Al Thabari:

وفي تفسير الطبري إذا كتبت أسماء أصحاب الكهف في شئ وألقى في النار طفئت

“Dalam Tafsir al Thabari(dikatakan), jika ditulis nama-nama Ashabul Kahfi dalam sesuatu, dan dilemparkan ke dalam api, padamlah api itu”

Adapun lafal hasbunallah wa ni’mal wakil ialah sebagai berikut:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ

Artinya : “Cukuplah bagi kami Allah sebagai penolong dan Dia adalah sebaik-baik pelindung”

Itulah beberapa doa dan amalan yang dianjurkan untuk dibaca ketika dilanda musibah kebakaran. Tentunya dengan memanjatkan doa-doa tersebut diharapkan senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertongan dari Allah Subhanahu Wata’ala. Wallahua’lam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru