5 Fakta Kebakaran Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC)

Wiwin Indriani 0 Komentar

Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) pada Rabu (19/10). Berikut ini terdapat sederet fakta kebakaran Masjid

INDIFFS.COM – Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC), Jl. Kramat raya, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara terbakar, pada Rabu (19/10) sekira pukul 15.00 WIB. Kebakaran berdampak parah pada bangunan masjid yang tengah direnovasi itu. Terdapat beberapa fakta terkait kebakaran Masjid Raya Jakarta Islamic Center.

Fakta Kebakaran Masjid Islamic Center

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah sederet fakta kebakaran Masjid Islamic Center Jakarta:

1. Kronologi

Kebakaran masjid Jakarta Islamic Centre berawal ketika pekerja bangunan sedang merenovasi kubah masjid. Hal ini disampaikan oleh Intelkam Polres Metro Jakarta Utara AKBP Slamet Wibisono.

“Pekerja dari PT Dwi Agung Sentosa Pratama sedang melakukan renovasi atap kubah Masjid Islamic Centre. Renovasi menggunakan bahan tripleks.”

Kemudian, Slamet berujar, ketika ingin memasang tripleks di atas masjid, pekerja bangunan melelehkan membran menggunakan alat bakar. Saat melakukan pekerjaan itu, percikan api muncul dari alat bakar hingga menimbulkan api cukup besar.

“Kemudian saksi berupaya memadamkan api dengan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan), namun api semakin membesar dan akhirnya kubah Masjid Islamic Centre keseluruhan terbakar,” ujar dia.

Akibat kebakaran ini, bagian kubah masjid tampak hangus terbakar hingga akhirnya roboh. Hingga pukul 16.30 WIB, kobaran api dan asap hitam tebal masih terlihat.

2. Kerahkan 21 Unit Pemadam

Untuk memadamkan api, dikerahkan 21 Unit pemadam dengan 80 personel. Ditemui di lokasi, Kepala Dinas Kebakaran DKI Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan, pihaknya mengerahkan 21 unit mobil pemadam lengkap dengan 80 personel.

Satriadi mengatakan, anak buahnya harus menaiki tangga untuk mencapai lokasi titik api yakni di bagian atas kubah masjid.

Saat awal kejadian api sempat merambat ke area di samping kubah. Sehingga, personel damkar terlebih dahulu memadamkan api dari area bawah.

“Jadi karena tinggi kita menggunakan tangga. Jadi unit pertama kita melakukan pemadaman dari bawah dulu. Namun terjadi perlambatan. Sampai saat ini sudah pendinginan, sudah dilokalisasi sehingga tidak jadi perambatan lagi,” kata Satriadi di lokasi.

“Perbantuan dari Jakarta Barat 2 unit, Jakarta Timur 2 Unit dan Jakarta Barat 2 Unit sisanya dari Jakarta Utara,” sambungnya.

3. Kubah Ambruk

Kubah yang terbakar oleh api kemudian ambruk. Api membakar habis kubah dan asap mengepul ke udara. Saat kejadian, JIC sedang tidak ramai oleh pengunjung atau jemaah. Beberapa video amatir berhasil merekam runtuhnya atap kubah masjid. Warga sekitar yang menyaksikan langsung kebakaran pun tidak luput dari kepanikan saat melihat atap kubah masjid yang ambruk.

Salah satu video yang beredar di media sosial bahkan merekam kebakaran tersebut dari dalam masjid. Terdengar kobaran api dan benda-benda yang di duga material bangunan jatuh ke dasar lantai masjid.

4. Tidak Ada Korban Jiwa

Menurut keterangan Satriadi, tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Akan tetapi lokasi kebakaran yang tinggi hingga mengharuskan pemadaman menggunakan alat Bronto Skylift untuk mencapai titik api.

“Itu Bronto Skylight untuk antisipasi kebakaran di lokasi yang tinggi. Jadi kita luncurkan apabila terjadi perempatan. Ini yang kebakaran hanya kubah dengan fondasinya,” pungkasnya.

5. Polisi Amankan Pekerja Renovasi

Penyebab pasti kebakaran yang merobohkan kubah Masjid JIC masih diusut. Polisi mengamankan empat pekerja renovasi masjid untuk mencari tahu hal tersebut.

“Untuk saat ini sudah ada empat pekerjaan kita amankan ke polres untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Wibowo.

Wibowo mengatakan nantinya polisi bakal meminta keterangan terkait SOP renovasi. Termasuk dugaan api yang bersumber dari proses renovasi di masjid tersebut. Selain itu, lanjut Wibowo, pihak kepolisian berencana memanggil pihak pengelola masjid untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut. “Yang terlibat kita panggil semua. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru