6 Amalan yang Bisa di Lakukan Ketika Sedang Haid, Apa Saja?

Wiwin Indriani 0 Komentar

Beberapa amalan ketika haid yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan dapat dilakukan dengan mudah. Yuk, simak di bawah ini!

Indiffs – Dalam islam, ketika wanita sedang haid diharamkan baginya untuk melakukan sejumlah ibadah seperti shalat, puasa, berhaji, dan membaca Al-Qur’an. Meski begitu, ada lho beberapa amalan ketika haid yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga keimanan serta mendekatkan diri kepada Allah dan dapat dilakukan dengan mudah. Amalan ketika haid ini bisa dilakukan tanpa sunnah dan perintah Allah. Berikut ini amalan-amalan yang bisa dilakukan ketika haid:

1. Berdo’a

Do’a dinilai jadi pilihan ibadah mudah dan sangat dianjurkan bagi perempuan haid.  Dalam sebuah hadist, do’a disebut juga sebagai mukhkhul ibadah yaitu otak dari ibadah. Do’a bisa dilafalkan dengan bahasa apa saja, kapan saja dan oleh siapa saja, termasuk oleh perempuan saat haid. Do’a mengandung ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah.

2. Berdzikir

Bagi perempuan yang sedang haid, ibadah zikir menyebut dan mengagungkan nama Allah tidaklah dilarang, apalagi kegiatan ini bisa dilakukan siapa saja dan kapan saja. Para fuqaha (ahli fikih) sepakat bahwa istighfar, dzikir dan do’a tidak diisyaratkan yang melakukannya harus dalam keadaan suci dari hadas baik hadas besar maupun hadas kecil. Oleh karena itu, ini bisa menjadi amalan ketika haid, jenis dzikir bisa berupa ucapan tasbih, tahmid, takbir dan lain sebagainya.

3. Mendengarkan Ayat-Ayat Al-Qur’an

Meski tidak diperbolehkan membaca Al-Qur’an, perempuan yang haid tetap dianjurkan untuk mendengarnya. Dengan tetap mendengar lantunan ayat-ayat suci, hati akan merasa selalu dekat dengan Allah. Terkait dengan ini, ada suatu hadist dari Aisyah RA dia berkata, “Rasulullah SAW meletakkan kepalanya di pangkuanku saat aku sedang haid, dan dia membaca Al-Qur’an,” (HR Ibnu Majah).

Meski masih ada perdebatan antara boleh atau tidaknya memegang Al-Qur’an, ada baiknya untuk tidak meninggalkan seluruhnya. Sebab Al-Qur’an merupakan pegangan umat muslim yang tidak boleh dilupakan, jadi alangkah baiknya adalah dengan mendengarkannya.

4. Mencari ilmu atau belajar

Dengan mencari ilmu atau belajar, hal ini bisa dilakukan dengan membaca buku dan kitab, ataupun melalui bimbingan guru dengan mendatangi majelis ilmu seperti mendengarkan tausiyah. Selain mendengarkan tausiyah secara langsung ke majlis ilmu, mendengarkan tausiyah sebagai amalan ketika haid juga bisa dilakukan dengan mendengarkannya di radio, menonton nya di televisi, atau streaming di halaman internet tentang ke ilmuwan yang luas.  Mencari ilmu dalam Islam bersifat wajib, manfaatnya sangat besar bagi diri sendiri dan orang lain membuat kegiatan tersebut masuk kategori ibadah, bahkan setara dengan jihad.

5. Bersilaturahmi

Bersilaturahmi merupakan amalan mudah yang bisa dilakukan wanita yang sedang haid. Seperti bersilaturahmi dengan saudara, teman, dan kerabat bisa menambah pahala dan membuka pintu rezeki sesama umat. Bersilaturahmi bisa dilakukan dengan mengunjungi kerabat, bertemu teman, melakukan kegiatan sosial dan lain sebagainya.

6. Bersedekah

Memperbanyak sedekah bisa dengan berbagai cara, mulai dari memberi santunan kepada fakir miskin, anak yatim hingga hanya memberi senyuman kebaikan kepada orang lain. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda, “wahai kaum perempuan! bersedekahlah kamu dan per banyaklah istighfar. Karena aku melihat kaum perempuanlah yang paling banyak menjadi penghuni neraka” (HR Muslim).

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru