6 Amalan Yang Dapat Dilakukan Pada Hari Peringatan Isra Miraj

Resa Azzahra 0 Komentar

Isra miraj adalah hari besar islam. Amalan Isra Miraj atau rajab ini dianjurkan dengan melaksanakan shalat sunnah, dzikir hingga puasa.

INDIFFS.COM – Isra Miraj merupakan salah satu hari besar agama islam yang mengandung peristiwa penting di dalamnya. perjalanan yang dilakukan oleh Rasululllah ini membawa sejumlah perintah yang kini dijadikan sebagai pedoman islam. Ada beberapa Amalan di hari Isra Miraj yang bisa dilakukan umat Muslim.

Isra sendiri memiliki pengertian menurut bahasa adalah perjalanan di malam hari [Al-Munawwir: 1984:671], sedangkan mi’raj adalah tangga untuk naik ke atas [Al-Minawwir: 1984:981]. Pengertian Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al-Haram ke Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj ialah perjalanan beliau dari mesjid Al-Aqsa ke Sidrah Al-Mintaha, merupakan tempat langit yang bersifat ghaib.

Amalan Hari Besar Isra Miraj

Saat peristiwa Isra Miraj, Rasulullah SAW diajak oleh Malaikat Jibril untuk menaiki sebuah tangga yang indah menuju surga. Beliau juga ditemani oleh Jibril hingga akhirnya bertemu dengan Allah SWT untuk mendapatkan wahyu secara langsung.

lantas bagaimana cara merayakan dalam memperingati Isra Miraj? Amalan apa saja yang dapat dilakukan pada hari baik ini? Simak amalannya berikut ini:

  • Perbanyak Istighfar dan Berdoa

Selama bulan Rajab dan menjelang Isra Mi’raj, ada amalan yang dianjurkan, yakni mengamalkan bacaan doa sayyidul istigfar yang dapat dibacakan pada pagi hari dan sore menjelang petang. Berikut ini doa nya:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ

“Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau sudah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan berusaha selalu ta’at kepada-Mu, sekuat tenagaku Yaa Allah. Aku berlindung kepada-Mu, dari keburukan yang kuperbuat. Kuakui segala nikmat yang Engkau berikan padaku, dan kuakui pula keburukan-keburukan dan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku ya Allah. Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”

Selain itu, setelah melaksanakan salat Subuh dan Maghrib, muslim juga membaca doa agar terhindar dari siksa api neraka dalam QS Al-Firqon: 65-66, berikut bunyinya nya:

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً

“Ya Tuhan kami, semoga Engkau berkenan men jauhkan kami dari azab (siksa) api neraka jahannam, karena azabnya itu sungguh membinasakan dan seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.” (QS. Al-Furqan: 65-66)

  • Membacakan Doa Ulama di Bulan Rajab

Menjelang hari besar agama islam yakni Isra Miraj yang bertepatan di Bulan Rajab, selain doa dia atas, dianjurkan juga oleh Rasulullah SAW.

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan.”

  • Berdzikir

Ada bacaan dzikir yang pernah diajarkan oleh Nabi Ibrahim untuk Nabi Muhammad SAW. Dzikir ini diajarkan Nabi Ibrahim saat Rasulullah SAW di peristiwa Isra Miraj. Yakni bunyi nya:

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

“Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah.”

Dzikir tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshari ra.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَيْلَةَ أُسْرِىَ بِهِ مَرَّ عَلَى إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ مَنْ مَعَكَ يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا مُحَمَّدٌ.فَقَالَ لَهُ إِبْرَاهِيمُ مُرْ أُمَّتَكَ فَلْيُكْثِرُوا مِنْ غِرَاسِ الْجَنَّةِ فَإِنَّ تُرْبَتَهَا طَيِّبَةٌ وَأَرْضَهَا وَاسِعَةٌ. قَالَ « وَمَا غِرَاسُ الْجَنَّةِ ». قَالَ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam Isra’, pernah melewati Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Nabi Ibrahim ketika itu bertanya pada malaikat Jibril, “Siapa yang bersamamu wahai Jibril?” Ia menjawab, “Muhammad.” Ibrahim pun mengatakan pada Muhammad, “Perintahkanlah pada umatmu untuk membiasakan memperbanyak (bacaan dzikir) yang nantinya akan menjadi tanaman surga, tanahnya begitu subur, juga lahannya begitu luas.”

  • Melaksanakan Shalat Sunnah

Saat malam Isra Miraj tiba, dianjurkan untuk mendirikan shalat sunnah sebanyak 12 rakaat dengan dua rakaat dan salam. Setiap rakaatnya diperintahkan membaca Al-Fatihah dan surat pendek lainnya, setelah itu membaca Tasbih, tahmid dan Tahlil sebanyak 100 kali.

  • Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an sendiri diturunkan sebagai obat segala macam penyakit kejiwaan. Maka membaca Al-Qur’an dapat mendatangkan ketenangan jiwa, terlebih dibacakan di hari besar islam, akan mendapatkan banyak pahala berlipat ganda.

  • Berpuasa

menunaikan puasa sunnah, memiliki keutamaan yang menakjubkan. Yakni seperti melaksanakan puasa sebulan penuh hingga dijauhkan dari pintu api neraka. Sebagian ulama pun menyebutkan, puasa di bulan ini bisa memiliki keutamaan lainnya. Hal ini berdasarkan hadits dari Iman Baihaqi dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إن في الجنة نهرا يقال له رجب أشد بياضا من اللبن و أحلى من العسل من صام من رجب يوما سقاه الله من ذلك النهر

“Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu.” (HR Bukhari Muslim)

Demikianlah informasi terkait amalan yang dapat kita lakukan sebagai umat Islam di hari Isra Miraj atau bulan Rajab. Semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi kita semua.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru