6 Cara Beriman Kepada Allah SWT Beserta Dalilnya, Wajib Tau!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Beriman kepada Allah merupakan hal yang utama bagi umat muslim. Berikut cara beriman kepada Allah SWT yang wajib diketahui setiap umat islam.

INDIFFS.COM – Beriman kepada Allah merupakan rukun iman yang pertama dan wajib diimani bagi setiap muslim. Keimanan juga menjadi pembeda antara seorang Muslim atau bukan. Beriman kepada Allah bukan hanya di lafaz kan dalam hati saja, melainkan melalui perbuatan nyata. Simak berikut ini cara beriman kepada Allah SWT.

Cara Beriman Kepada Allah

Berikut cara beriman kepada Allah SWT yang wajib diketahui setiap umat muslim:

1. Meyakini dan Percaya Bahwa Allah Itu Ada 

Sebagai Muslim, tentunya hal yang paling pertama yaitu meyakini dan percaya bahwa Allah SWT merupakan Dzat yang nyata dan satu-satunya Tuhan. Dalam Al-Quran surat Maryam ayat 65 Allah SWT berfirman,

رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهٖۗ هَلْ تَعْلَمُ لَهٗ سَمِيًّا 

Artinya: “(Dialah) Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hati lah dalam beribadah kepada-Nya. Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang sama dengan-Nya?.”

2. Percaya Tidak ada Tuhan Selain Allah

Tidak ada zat lain yang mampu menandingi Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Al-Hajj ayat 62 berikut ini:

ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْحَقُّ وَاَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهٖ هُوَ الْبَاطِلُ وَاَنَّ اللّٰهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ 

Artinya: “Demikianlah (kebesaran Allah) karena Allah, Dialah (Tuhan) Yang Hak. Dan apa saja yang mereka seru selain Dia, itulah yang batil, dan sungguh Allah, Dialah Yang Mahatinggi, Mahabesar.”

3. Meyakini Kekuasaan dan Kebesaran-Nya

Sebagai Muslim, kita juga harus percaya akan kekuasaan dan kebesaran Allah Ta’ala dalam mengatur serta menciptakan segala sesuatu. Allah SWT merupakan satu-satunya Tuhan. Selain itu, sebagai Muslim, kita juga harus percaya akan kekuasaan dan kebesaran Allah Ta’ala dalam mengatur serta menciptakan segala sesuatu. Allah SWT berfirman dalam surat Al-A’rof ayat 54,

اِنَّ رَبَّكُمُ اللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۗ يُغْشِى الَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهٗ حَثِيْثًاۙ وَّالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرٰتٍۢ بِاَمْرِهٖٓ ۙاَلَا لَهُ الْخَلْقُ وَالْاَمْرُۗ تَبٰرَكَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya: “Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.” 

4. Memohon Hanya Kepada-Nya

Dengan beriman kepada Allah SWT, maka memohon dan menyembah hanya kepada Allah Ta’ala, karena merupakan satu-satunya Dzat maha agung yang memiliki alam semesta.

Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, maka yakin lah kalau dia butuh Allah, maka Allah selalu berada di sampingnya untuk memudahkan urusannya. Dari Abdullah bin Abbas RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda,

وَإِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ

“Jika engkau memohon maka memohonlah kepada Allah, jika engkau minta pertolongan maka mintalah pertolongan kepada Allah.”

5. Meyakini dan Percaya Rasulullah Sebagai Utusan-Nya

Tidak hanya memercayai bahwa Allah SWT merupakan satu-satunya Tuhan, namun juga harus meyakini bahwa Rasulullah SAW merupakan utusan-Nya untuk mengajarkan agama Islam kepada umat manusia. Dalam firman Allah surat An-Nisa ayat 136 berikut,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۗوَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا 

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”

6. Percaya Pada Nama dan Sifat Allah

Tidak ada satu pun makhluk yang memiliki sifat seperti Allah. Hanya Allah lah yang memiliki nama dan sifat yang menjadi milik-Nya. Allah SWT berfirman dalam surat Asy Syuro ayat 11,

لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚوَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ 

Artinya: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dia Yang Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Nah, itulah beberapa cara beriman kepada Allah SWT. Semoga setelah mengetahuinya, kita dapat menambah iman kita terhadap-Nya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru