6 Kondisi Kesehatan Penyebab Badan Lemas yang Perlu diketahui!

Resa Azzahra 0 Komentar

Ada beberapa penyebab badan lemas yang tidak pernah kita sadari. Penyebabnya bisa diakibatkan oleh beberapa faktor penyakit dan sehari-hari

INDIFFS.COM – Badan lemas adalah kondisi umum yang  mungkin pernah dialami oleh semua orang, setidaknya sekali seumur hidup. Penyebab badan lemas biasanya terjadi karena terlalu banyak bekerja, stres atau kurang tidur. Namun, tidak jarang badan lemas juga menjadi pertanda atau gejala dari penyakit tertentu.

Saat badan lemas, kamu mungkin merasa tidak memiliki energi untuk mengangkat atau menggerakkan bagian tubuh tertentu. Namun, ada juga orang yang mengalami kelemahan di seluruh tubuh, yang sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

Penyebab Badan Lemas

Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan badan lemas, mulai dari ringan hingga serius. Lantas, apa saja kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan badan lemas? Berikut ulasannya.

1. Diabetes

Masalah kesehatan yang juga kerap menjadi alasan badan lemas, yakni diabetes melitus. Pada pengidap diabetes, proses penyerapan glukosa ke dalam sel tidak berjalan dengan baik akibat produksi insulin terlalu sedikit atau berkurang kepekaan sel tubuh terhadap insulin. Gejala utama lainnya, antara lain merasa sangat haus, sering buang air kecil (pada malam hari) dan penurunan berat badan.

2. Kelelahan Kronis

Ketika pemeriksaan medis tidak menemukan penyakit yang menjadi penyebab badan terasa lemas, pasien biasanya akan di diagnosis dengan sindrom kelelahan kronis. Penderita sindrom ini memang mengalami badan lemas dan lelah luar biasa, pelemahan otot, rasa sakit, pusing, dan sulit konsentrasi. Gangguan tidur seperti insomnia, juga bisa menjadi salah satu gejala nya.

3. Anemia

Anemia merupakan kurang nya jumlah sel darah merah atau kandungan hemoglobin di dalam darah. Seseorang yang memiliki anemia tidak mampu membuat sel-sel darah merah yang cukup untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh mereka. Badan lemas dan kelelahan merupakan gejala yang paling sering dialami pengidap anemia. Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan gejala lain seperti kedinginan.

4. Depresi

Kelelahan akibat depresi dapat memangkas habis energi dan membuat tubuh tidak bersemangat di siang hari. Selain rasa lelah, gejala yang muncul ketika depresi yakni kelelahan, sulit tidur, nafsu makan berkurang dan sulit untuk berkonsentrasi. Kondisi ini juga di tandai dengan perasaan atau ketidak bahagian terus menerus yang dapat berdampak pada kesehatan fisik.

5. Menopaused

Pada perempuan yang telah mengalami menopause, produksi hormon estrogen dalam tubuh berkurang. Ternyata, penurunan produksi estrogen akibat menopause turut berpengaruh pada otak.  Hal ini karena estrogen sangat erat berkaitan dengan seratonin, hormon yang berperan dalam perasaan bahagia. Serotonin dapat memproduksi melatonon, hormon tidur yang membuat kamu mengantuk.

Ketika produksi estrogen dan melatonin menurun. Akibatnya, perempuan menopause akan mengalami kesulitan tidur yang berdampak pada rasa lelah pada keesokan harinya.

6. Gangguan Tidur

Kurang tidur dan gangguan tidur atau sleep apnea berbeda. Gangguan tidur adalah kondisi dimana kamu berhenti bernapas selama beberapa kali saat sedang tidur. Hal ini merupakan masalah serius yang perlu diperhatikan. Mereka yang mengalami sleep apnea kerap tidak sadar ketika mereka berhenti bernapas secara sementara. Akibatnya, kamu tidak bisa tidur dengan nyenyak dan akhirnya bangun pada keesokan paginya dengan badan lemas.

Itulah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan tubuh lemas. Semoga dapat membantu dan menambah wawasan.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru