7 Cara Memotivasi Anak Agar Menjadi Lebih Bersemangat Belajar

Admin 0 Komentar

Kekuatan Besar Anak Untuk Meraih Sesuatu Adalah Motivasi. Untuk itu Orang Tua Harus Tau Bagaimana Cara Memotivasi Anak Untuk Semangat Belajar

IndiffsMotivasi adalah kekuatan besar untuk seseorang meraih sesuatu. Bagi anak, motivasi terbesar bagi mereka adalah orang tua. Untuk itu orang tua harus tau bagaimana cara memotivasi anak agar menjadi lebih semangat untuk belajar.

Orangtua punya peran penting untuk mendukung anak agar semangat belajar. Apalagi sekarang waktu si kecil lebih banyak dihabiskan di dalam rumah, karena harus melakukan proses pengerjaan PR yang gurunya kasih atau melakukan pembelajaran daring.

Terkadang anak tidak semangat untuk belajar. Kalau sudah begini, mau tidak mau kita sebagai orangtua harus bisa memberi inspirasi pada anak agar kembali semangat belajar.

Orangtua punya peran penting untuk memotivasi anak agar semangat belajar. Apalagi sekarang waktu si kecil lebih banyak dihabiskan di dalam rumah, karena harus melakukan proses pembelajaran secara daring.

Untuk itu sebagai orang tau sebaiknya lakukan beberapa hal ini, agar anak kembali bersemangat untuk belajar.

1. Jangan Terfokus Pada Nilai Anak

Meski prestasi memengaruhi masa depan, namun jangan langsung memarahi anak ketika ia malas belajar. Ketimbang harus mengomel panjang lebar, ajaklah anak bicara dari hati ke hati. Tanyakan pada anak dengan sikap lemah lembut apa saja kesulitan yang sedang ia hadapi. Setelah itu, barulah Anda memberikan masukan pada anak bagaimana cara menghadapi dan mengatasi kesulitannya.

Ingat, mengkritik kesalahan atau kekurangan anak justru akan membuat anak merasa dirinya buruk. Semakin dimarahi, anak semakin tidak akan mendengarkan Anda. Sebaliknya, berilah anak semangat agar ia lebih percaya pada kemampuannya sendiri dan tentunya akan memotivasi anak untuk belajar lebih baik tanpa merasa tertekan.

2. Memberi Dukungan Sepenuhnya

Bila orang tua ingin anak sukses di bidang tertentu yang mereka minati, maka dukungan adalah hal mutlak yang harus diberikan. Dukungan bukan hanya memasukkan anak ke lembaga pendidikan terbaik, memenuhi fasilitas hobinya atau sejenisnya, tetapi dukungan moril adalah hal utama yang memberi motivasi tak ternilai.

Sebagai contoh orang tua datang langsung ke sekolah anak untuk menyaksikan kompetisi yang dijalani, mengajak anak jalan-jalan mengikuti kegiatan yang disenangi anak, berlatih bersama atau belajar bersama anak, mengajak anak ngobrol sambil memberikan motivasi dan pemahaman.

3. Berikan Hadiah

Hadiah bisa memotivasi anak untuk melakukan suatu kegiatan tertentu, motivasi ini umumnya bersifat sesaat. Ketika hadiah tidak lagi didapatkan, motivasi tersebut kembali meredup. Orang tau harus selektif ketika ingin memberikan hadiah pada anak.

Dan Ingat, hadiah tidak selalu berupa materi. Beberapa hal sederhana seperti sebuah pelukan, ciuman, tos, dan sebuah pujian ke anak juga merupakan bentuk hadiah pada anak.

Saat memberikan hadiah ke anak, pastikan Anda memberitahu alasan mengapa ia pantas mendapatkan hadiah dari Anda. Dengan begitu, anak tahu bahwa ia telah melakukan hal yang baik dan yang Anda sukai.

4. Ajak Rajin Membaca

Membaca merupakan kunci keberhasilan,  membaca tidak hanya membantu anak dalam mengembangkan kosakata yang lebih banyak, tetapi juga memberikan pengaruh positif pada otak anak. Ya, membaca dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif otak untuk berpikir dan menajamkan kemampuan mengingat.

Biasakan untuk membuat sesi membaca setidaknya satu jam dalam satu hari. Hal ini secara tidak langsung membuat anak beranggapan bahwa membaca adalah kegiatan yang penting untuk dilakukan, sehingga lama-lama ia akan terbiasa dan akhirnya membaca sendiri tanpa harus disuruh lagi.

5. Dengar Opini Anak

Cara memotivasi anak agar semangat belajar selanjutnya bisa dilakukan dengan mendengarkan opini anak. Sebab, apa yang menurut kita baik, belum tentu anak merasakan hal yang sama. Jadi kita sebagai orangtua harus menjadi pendengar yang baik juga. Kalau apa yang anak inginkan kita rasa kurang baik, maka kita bisa memberi tahu dengan cara yang santai.

6. Fokus Pada Minat Anak

Ketika proses belajar melibatkan pada hal-hal yang memang diminati anak, maka anak pun akan merasa senang saat menjalaninya. Nah, oleh karena itu, apabila Anda ingin membantu mengoptimalkan proses belajar anak, maka doronglah mereka untuk mengeksplorasi topik dan mata pelajaran yang memang disukainya. Jadi, jangan beri tekanan pada anak bahwa ia harus dapat nilai bagus di pelajaran yang memang tidak dikuasainya.

7. Jangan Pelit Pujian

Semakin dikritik, biasanya anak justru akan semakin malas belajar. Maka dari itu, salah satu cara memotivasi anak agar kembali semangat belajar adalah memberi mereka pujian atas segala usaha yang telah ia lakukan. Hal ini akan membuat anak merasa diperhatikan dan usahanya tidak ada yang sia-sia.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru