7 Cara Mengatasi Trauma Anak Pasca Bencana Gempa Bumi

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Berikut cara mengatasi trauma anak akibat bencana gempa bumi yang bisa dilakukan oleh orang tua pada umumnya. Simak selengkapnya!

INDIFFS.COM – Cara mengatasi trauma A\anak akibat bencana alam gempa bumi ini sangat penting di perhatikan oleh orang dewasa. Hal ini karena, trauma pada anak bisa menimbulkan reaksi jangka panjang dalam bentuk emosional, seperti mudah stress di masa pertumbuhannya.

Cara Mengatasi Trauma Anak Akibat Gempa Bumi

Melansir dari berbagai sumber ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kepanikan dan trauma karena gempa. Apa saja? Berikut ulasannya.

1. Meyakinkan Anak-anak

Cara pertama yang harus dilakukan ialah dengan meyakinkan mereka bahwa ia akan akan baik-baik saja. Tentunya dengan cara tersebut akan membantunya untuk merasa lebih tenang.

Selain itu, pastikan agar komunikasi tetap terbuka dan jangan biarkan mereka menangis. Karena pasalnya, hal tersebut justru akan membuat masa pemulihan mereka lebih sulit.

2. Jangan Paksa Ia untuk Berbicara

Pada saat mereka ingin bercerita, jadilah seseorang yang mampu menjadi wadah untuk menampung cerita mereka. Akan tetapi, jika mereka anak-anak yang hanya berdiam diri, jangan paksa mereka untuk bicara.

Apabila kamu terus memaksanya untuk bicara, justru ini hanya akan membuat tingkat stres anak tersebut meningkat. Bahkan mereka bisa saja mengalami gangguan psikologis seperti stres dan depresi.

3. Mengajak Anak-anak untuk Beraktivitas

Tentu hal ini sangat penting dilakukan, untuk mengalihkan pikirannya pasca gempa yang telah menimpanya. Hal ini dapat dilakukan ketika anak-anak sudah terlihat tenang dan bisa di ajak untuk berkomunikasi. Kegiatan yang bisa dilakukan ialah seperti bermain sepakbola, membaca buku cerita, atau menggambar.

4. Tutup Akses Media

Cara selanjutnya yang sebaiknya dilakukan ialah dengan menutup semua akses media. Hal ini dilakukan karena, semakin sering mereka menonton keadaan pasca gempa, ini akan membuat kondisi pikirannya terganggu. Untuk itu, jika ada anak-anak cobalah mematikan beberapa akses media baik online hingga televisi.

5. Ajak Memahami Kejadian yang Dialami

Terkadang anak-anak memiliki pola pikir yang mengerti, begitu pula mengenai penyebab bencana. Untuk itu ajaklah anak memahami kejadian bencana dengan cara sederhana. Berilah pemahaman, tanpa harus menghilangkan rasa kenakan-kenakannya.

Selain itu, berilah pahaman kepadanya, bahwa terjadinya bencana ini karena atas kehendak yang Maha Kuasa. Coba untuk mengajaknya beribadah yang dapat melahirkan rasa tenang dalam pikiran dan mengurangi rasa panik atau trauma.

6. Beri Waktu untuk Tidur yang Cukup

Memang kejadian pasca bencana membuat seseorang sulit untuk beristirahat yang cukup. Hal ini karena masih ada kepanikan dan kecemasan dalam pikiran. Namun, hal ini jangan dibiarkan terjadi pada anak-anak, karena akan mempengaruhi psikolognya.

Oleh karena itu, cobalah ajak anak-anak untuk mengcukup waktu istirahatnya. Pasalnya jika ia kekurangan tidur, daya tahan tubuhnya akan menurun, sehingga stamina dan konsentrasinya juga ikut menurun. Tentunya ini dapat membuatnya mudah dan gampang sakit.

7. Lebih Sabar

Memang pasca mengalami bencana, anak-anak akan bertingkah lebih ekstra daripada biasanya.Seperti anak lebih mudah menangis atau kerap marah-marah.

Namun, ketika hal tersebut terjadi Jangan mudah terpancing emosi. Sebaliknya, orangtua harus lebih bersabar menghadapi anak. Karena pasalnya sikap ini hanya sementara dan akan menghilang seiiring waktu.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi trauma pada anak pasca terjadi gempa bumi. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru