7 Cara Mengobati Bisul Secara Alami, Tak Boleh Asal Pencet!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Ada banyak cara mengobati bisul dengan bahan alami yang ampuh dan mudah dipraktikkan. Berikut beberapa bahan alami untuk mengobati bisul!

INDIFFS.COM – Ada banyak cara mengobati bisul secara alami yang ampuh dan mudah dipraktikkan di rumah. Bisul atau furunkel adalah benjolan merah pada kulit yang terasa sakit dan berisi nanah. Kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri yang memicu peradangan pada folikel rambut, yaitu tempat tumbuhnya rambut.

Bagian tubuh yang paling sering terkena bisul adalah wajah, leher, ketiak, bokong, dan selangkangan. Bisul merupakan salah satu penyakit yang masih terbilang ringan, namun nyatanya susah sekali dibikin kempes. Meski begitu, pengobatan perlu dilakukan karena infeksi dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Cara Mengobati Bisul Dengan Bahan Alami

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengobati bisul dengan bahan alami:

1. Kompres Air Hangat

Salah satu cara mengobati bisul yang tepat yaitu mengompresnya dengan air hangat. Kompres air hangat dapat mengurangi rasa sakit dan membantu menarik nanah ke permukaan atau keluar dari kulit. Bisul dapat pecah dengan sendirinya setelah beberapa kali mendapatkan kompres hangat. Ini biasanya terjadi dalam 10 hari sejak kemunculannya.

Anda dapat membuat kompres hangat dengan merendam kain cuci ke dalam air hangat, kemudian di peras. Saat bisul mulai mengering, cuci dengan sabun antibakteri sampai semua nanah hilang dan bersihkan dengan alkohol untuk mengurangi risiko infeksi dan mempercepat pemulihan.

2. Garam Epsom

Bahan ini dikenal bisa membantu membuat tubuh jadi lebih rileks jika Anda mencampurkannya ke air mandi. Selain itu, garam ini juga bisa mengatasi bisul karena ia akan membantu mengeringkan nanah dalam bisul.

Cara menggunakannya mudah, yakni cukup larutkan garam epsom ke air hangat lalu celupkan handuk setelah itu tempelkan ke area bisul selama 20 menit.

3. Madu Murni

Madu murni telah dipercaya sebagai obat bisul alami dan cepat berkat sifatnya yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri secara efektif. Untuk memanfaatkan madu sebagai obat bisul alami, caranya yaitu cukup oleskan madu pada bagian bisul. Kemudian tutup dengan menggunakan kasa yang bersih. Setelah itu diamkan semalaman penuh lalu buka dan bilas hingga bersih di pagi hari.

4. Tea Tree Oil atau Minyak Pohon Teh

Minyak atsiri pohon teh memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang kuat. Sehingga dapat membantu mengobati infeksi bakteri yang menyebabkan bisul. Tea tree oil tidak boleh di oleskan langsung ke kulit, karena dapat memiliki efek terbakar.

Campurkan lima tetes minyak pohon teh dengan satu sendok teh kelapa atau minyak zaitun. Masukan minyak pohon teh yang sudah di encer kan ke kapas dan oleskan ke daerah kulit yang muncul bisul 2-3 kali sehari. Lakukan langkah tersebut setiap hari sampai bisul pecah dan benar-benar hilang.

5. Bubuk Kunyit

Kunyit memiliki sifat antibakteri dan antiradang, sehingga bisa membantu penyembuhan bisul secara alami. Anda bisa mencoba mengkonsumsinya dengan cara merebus kunyit dengan susu.

Selain cara tersebut, Anda juga bisa mengoleskan bubuk kunyit yang di campur dengan sedikit air pada area bisul sebanyak dua kali sehari.

6. Bawang Merah

Bawang merah juga cocok untuk dijadikan obat alami bisul. Pasalnya, bawang merah mengandung antiseptik dan antimikroba yang dapat membantu meredakan infeksi. Caranya pun cukup mudah, Anda hanya tinggal mengiris bawang merah, kemudian tempelkan ke area bisul.

7. Gunakan Minyak Jarak

Minyak jarak mengandung senyawa yang disebut asam risinoleat. Senyawa ini bersifat anti-inflamasi  yang kuat. Selain itu, minyak jarak juga memiliki sifat antibakteri yang kuat. Sehingga membuatnya menjadi bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati bisul.

Caranya yaitu cukup oleskan sedikit minyak jarak langsung ke bagian bisul setidaknya tiga kali sehari sampai hilang.

Demikian beberapa cara untuk mengobati bisul, yang kebanyakan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga tiga minggu. Namun, jika rasa sakit atau pembengkakan memburuk setelah beberapa hari serta mengalami demam, maka segera kunjungi dokter.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru