7 Cara Menyelamatkan Diri Saat Terjebak Dari Kebakaran, Penting!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Ketika insiden kebakaran terjadi, sebaiknya jangan panik terlebih dahulu, lakukan beberapa cara berikut ini untuk menyelamatkan diri.

INDIFFS.COM – Baru-baru ini beredar kabar terjadinya kebakaran yang melanda Masjid Islamic Center di Jakarta. Tentunya terjadinya insiden ini mengingatkan kita untuk lebih berhati-hati dalam melakukan segala aktivitas yang melibatkan api atau bahan bakar lainnya. Meskipun bencana kebakaran ini sulit diatasi oleh sendiri, apalagi jika apinya yang besar. Namun, setidaknya kita melakukan cara untuk menyelamatkan diri dari kebakaran yang menimpa.

Terlebih kebakaran menjadi salah satu insiden yang harus diwaspadai, karena bisa terjadi di lingkungan mana pun, termasuk di tempat kerja. Mungkin karena keteledoran dalam menggunakan peralatan listrik, yang bisa terjadi pada siapapun. Tentunya ini akan memunculkan risiko terjadinya percikan api yang bisa mendatangkan kebakaran.

Cara Menyelamatkan Diri dari Insiden Kebakaran

Berikut beberapa langkah yang dapat diambil jika terjadi kebakaran:

1. Jangan Panik

Saat terjadi peristiwa di luar dugaan seperti kebakaran, sebaiknya jangan panik. Karena, kepanikan hanya akan membuyarkan konsentrasi dan mendorong munculnya kecerobohan. Bahkan rute penyelamatan atau denah tempat kerja yang sudah lekat dalam ingatan, bisa dihilangkan seketika oleh rasa panik.

Untuk itu, usahakan untuk tetap tenang dan ingat kembali denah tempat kerja atau rute keselamatan. Biasanya denah atau rute keselamatan itu terpasang dekat tangga atau lift.

2. Matikan Peralatan Listrik

Ketika mendengar alarm kebakaran, jangan buru-buru meninggalkan meja kerja. Ini karena biasanya kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik, sehingga sebaiknya matikan atau lepaskan terlebih dahulu peralatan listrik, kemudian amankan dokumen yang dirasa penting.

3. Dengarkan Instruksi

Selanjutnya, yang harus kamu lakukan ketika terjadi insiden kebakaran ialah mendengarkan instruksi atau arahan. Karena dengan mendengarkan instruksi, kemungkinan kecil untuk kita terjebak di reruntuhan. Oleh karena itu, dengarkan arahan tersebut dengan baik dan jangan sampai kamu ceroboh yang akhirnya terjebak.

Seseorang yang memberikan instruksi tersebut telah ditunjuk dan di­training sebelumnya. Kemudian, dahulukanlah ibu hamil, anak-anak, penyandang disabilitas, serta orangtua dan wanita. Karena mungkin, mereka akan kesulitan untuk mencari jalan keluar.

4. Hindari Menggunakan Lift dan Gunakan Tangga Darurat

Ketika kamu berada di kantor, sebaiknya hindari menggunakan lift untuk turun kebawah. Karena biasanya, lift langsung dimatikan karena dapat membahayakan keselamatan. Untuk itu, gunakan tangga darurat untuk turun kebawah. Turunlah dengan baerhati-hati, tenang dan tidak berebut. Karena jika panik, mungkin akan membuat kamu terjatuh.

5. Lindungi Saluran Pernafasan

Api dari kebakaran akan memicu munculnya asap, terlebih jika api sudah merabat ke bahan yang mudah terbakar. Tentunya ini akan menimbulkan asap yang tebal, yang akan membuatmu kesulitan untuk bernafas.

Untuk itu, cara terbaik ialah sesegera mungkin melindungi pernafasan. Lindungi hidung dan mulut  dengan menggunakan tisu kering ataupun tisu basah. Bisa juga gunakan sapu tangan atau baju atasan yang digunakan.

6. Hindari Keramaian

Penyebab banyaknya korban kebakaran biasanya karena banyaknya penghuni gedung yang fokus pada satu akses keluar gedung, dengan itu mereka akan berdesakan dan terlanjur menghirup asap kemudian pingsan.

Untuk itu, sebaiknya jika terjebak keramaian, usahakan mencari jalan lain, bisa dengan ke ujung ruangan, lorong atau tangga. Jika memungkinkan, orang dapat keluar lewat jendela, dengan catatan jika posisi jendela tak terlalu tinggi dari tanah.

7. Menghubungi Pemadam Kebakaran

Jika kamu telah berhasil keluar dari tempat kebakaran, langkah selanjutnya ialah menelepon petugas pemadam kebakaran. Namun, pastikan kamu melakukan panggilan darurat ke pemadam kebakaran ini saat kamu sudah berada di luar ruangan, dan bukan di dalam ruangan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari insiden kebakaran. Namun, terlebih itu sebaiknya lakukan beberapa cara untuk meminimalisir kebakaran seperti mematikan aliran listrik saat tidak terpakai.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru