7 Ciri Pubertas Pada Anak Laki-Laki, Terjadinya Perubahan Suara!

Admin 0 Komentar

Ada beberapa ciri dari masa pubertas anak laki-laki dan salah satunya ialah perubahan suara yang berat. Simak ulasan selengkapnya berikut ini

INDIFFS.COM – Seorang anak laki-laki mengalami banyak perubahan penting selama berada dalam masa pubertas. Ciri dari pubertas anak laki-laki biasanya cukup terlihat dari segi fisik. Tubuhnya akan menjadi semakin tinggi, suara lebih berat dan ia akan menjadi lebih kuat.

Masa pubertas sendiri adalah peralihan dari masa anak-anak menjadi dewasa. Lelaki maupun perempuan pasti akan mengalami perubahan pada masa pubertas. Proses pendewasaan anak perempuan ialah 9 tahun sedangkan anak lelaki baru mulai masa pubertas di usia 12 tahun.

Akan tetapi patokan tersebut tidak baku, karena start awal masa pubertas lelaki bisa berbeda. Masa pubertas laki-laki dianggap normal sampai usia 8-14 tahun.

Ciri-Ciri Pubertas Laki-Laki

Masa pubertas akan terjadi ketika perubahan dalam otak anak yang memicu pada peningkatan hormon pertumbuhan, reproduksi dan androgen. Mulai dari perubahan bentuk tubuh hingga muncul bau badan. Berikut deretan ciri dari pubertas lelaki:

1. Berkeringat dan Akhirnya Berjerawat

Semakin banyak keringat dan mulai timbulnya jerawat serta bau badan juga merupakan tanda pubertas yang wajar dialami. Karena hormon, kulit wajah anak laki-laki juga akan semakin berminyak sehingga akhirnya munculah jerawat. Munculnya jerawat ini adalah salah satu bagian dari proses pubertas anak, baik laki-laki maupun perempuan.

2. Pertumbuhan Penis dan Testis Serta Skratum Berubah Warna

Penis atau testis anak lelaki akan mengalami pertumbuhan saat pubertas, begitu juga dengan rambut kemaluannya. Seiring dengan berjalannya waktu, bulu juga bisa tumbuh hingga ke bawah pusar dan akan memasuki pertumbuhan seperti memanjang dan menebal. Hal ini paling cepat terjadi pada umur 18 tahun saat masa puber. Selain itu, anak pada umumnya akan mengalami pertumbuhan bulu ketiak. 

Skrotum pada pria merupakan salah satu bagian dari organ reproduksi yang ada pada tubuh pria, yang berupa kantung kulit yang terletak di bawah penis. Pada masa pubertas, skrotum pada masa pubertas akan secara otomatis berubah menjadi gelap.

3. Mengalami Mimpi Basah

Mimpi basah merupakan tanda yang paling umum terjadi yang dialami lelaki. Mimpi basah merupakan masa dimana pria mengalami ejakulasi atau keluarnya sperma saat dalam kondisi tidur. Dalam kondisi ini, mimpi basah pada umumnya merupakan mimpi tentang hasrat seksual yang mengakibatkan terjadinya ejakulasi.

4. Suara Berubah

Perubahan suara menjadi berat merupakan tanda pubertas pada anak-lelaki. Hal ini terjadi karena pita suara dan kota suara juga bertambah massa. Sebelum berubah suara, suaranya mungkin pecah dan melambung, naik dari tinggi ke rendah dengan cepat. Pecahnya suara ini akan terjadi cukup lama, umumnya selama beberapa bulan.

Seorang anak laki-laki yang mengalami hal ini umumnya berusia 12 tahun hingga 16 tahun. Kemudian suara akan selalu berkembang sempurna. Suara yang pecah pada nya baru akan menetap pada usia 17 tahun.

5. Menambah Tinggi Badan

Anak lelaki umumnya jika mengalami masa pubertas ia akan menambah tinggi badanya sekitar 7 sampai 9,5 cm setiap tahun. Jadi, anak lelaki yang mengalami pubertas akan bertambah tingginya sekitar 31 cm. Walaupun masa pubertas wanita lebih dulu dari anak lelaki, tetapi rata-rata tinggi anak lelaki tetap lebih unggul.

6. Tumbuhnya Jakun, Kumis dan Janggut

Perubahan fisik ini terjadi pada bagian tubuh, dalam hal ini pada anak lelaki salah satunya terjadi dengan tumbuhnya jakun pada bagian tengah leher. Ukuran jakun pada setiap anak lelaki akan berbeda, hal ini tergantung pada banyak nya kartilago atau kotak suara yang lebih besar jika dibandingkan dengan pita suaranya.

Perubahan fisik anak laki-laki pada masa pubertas juga ditandai dengan munculnya sedikit kumis, janggut, dan jambang. Pada masa ini, mereka mungkin mulai mencoba bercukur untuk merapikan bulu di wajahnya tersebut.

7. Terbentuknya Otot-Otot

Ciri yang selanjutnya ialah terbentuknya otot-otot di tubuh yang disebabkan karena hormone estrogen dan hormone progestotre. Kedua hormone ini bertugas untuk mengurus perubahan tubuh pada masa puber. Kedua hormon tersebut akan memicu jaringan lemak dan menyebarkannya ke tubuh. Jaringan lemak inilah yang akan membentuk otot pada tubuh anak laki-laki

Demikianlah beberapa ciri terjadinya pubertas pada anak laki-laki. Semoga dapat membantu dengan menambah wawasan!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru