7 Fakta Dampak Gempa Cianjur, Mendapatkan Perhatian Dunia!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, memakan sampai ratusan korban jiwa dan mendapatkan perhatian Dunia, simak fakta nya berikut ini!

INDIFFS.COM – Fakta di balik penyebab Gempa Cianjur pada 22 November 2022 kemarin, masih terus di gali. Hal ini karena, BMKG Cianjur mewaspadai bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang usai guncangan gempa magnitudo 5,6 (SR) tersebut.

Fakta Gempa Bumi di Cianjur

Meskipun tidak berpotensi tsunami, namun gempa bumi tersebut memiliki sifat merusak. Oleh karena itu, kami merangkum beberapa fakta dari dampak gempa bumi yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Gempa Dipicu Sesar Cimandiri

Titik gempa Cianjur, berada di 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur dan berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa gempa tersebut diduga akibat dari pergerakan Sesar Cimandiri.

Sesar ini dapat terbentuk akibat adanya gaya pada batuan sehingga batuan tidak mampu lagi menahannya. Nah, Sesar Cimandiri sendiri dikabarkan menjadi pemicu terjadinya gempa di Cianjur tersebut.

Sesar Cimandiri ini merupakan sesar besar yang memanjang dari Teluk Pelabuhan Ratu sampai sekitar Padalarang. Jika ada pengaktifan gaya geologi di sekitar Teluk Pelabuhan Ratu, maka sesar ini kerap menjadi media penerus gaya guncangan gempa.

2. Korban yang Tewas di Dominasi oleh Anak-anak

Dalam kejadian bencana ini, korban yang tewas terus bertambah. Adapun korban jiwa yang mencapai 162 orang tersebut di dominasi oleh anak-anak. Selain itu, tercatat korban luka ringan sebanyak 326 orang, serta 13.784 warga mengungsi dan bangunan rusak sebanyak 2000 unik.

3. Terasa Sampai Sukabumi

Tak hanya di daerah Cianjur saja, akibat dari gempa ini terasa hingga kabupaten Sukabumi. Yang mana, menyebabkan 681 rumah rusak, 58 KK mengungsi dan 11 orang luka-luka.

“Ratusan rumah itu tersebar di 19 kecamatan. Kondisi paling parah di Kecamatan Sukalarang dengan total kerusakan bangunan mencapai 179 unit.”

“Kemudian beberapa kecamatan lain yang terdampak di Sukabumi, yakni Kecamatan Kadudampit sebanyak 154 unit dan Kecamatan Nagrak terdapat 132 unit yang rusak”. Menurut Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi,yang dikutip dari merdeka.

4. Tercatat 90 Gempa Susulan

BMKG mencatat telah terjadi puluhan kali gempa susulan pasca gempa tersebut, yang memporak-porandakan Cianjur. Berdasarkan data BMKG, gempa susulan terus terjadi bahkan hingga pukul 22.30 WIB pada waktu itu. Tercatat sebanyak 90 gempa susulan dengan kekuatan terbesar 4,2 magnitudo dan terkecil 1,5 magnitudo.

Hal ini juga sebagai mana disampaikan oleh Kepala Stageof BMKB Bandung Teguh Rahayu, ia mengatakan “Iya terjadi terus gempa susulan, terbaru sudah 90 gempa susulan.” 

5. Kantor Polisi Jadi Pengungsian

Tak hanya bangunan tenda yang dijadikan sebagai tempat pengungsian, Kemensos juga memberikan sejumlah fasilitas sosial juga beralih fungsi menjadi lokasi pengungsian dari para korban. Yang mana, kantor polisi salah satunya yang dijadikan sebagai tempat pengungsian.

6. Warga Belum Berani Tinggal di Rumah

Karena kewaspadaan yang mengintai, masyarakat setempat belum berani tidur di rumah dan memilih untuk tidur di luar rumah. Hal ini karena, mereka khawatir akan terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang sama.

7. Penanganan Pasca Gempa di Bantu oleh Tim SAR dari Semarang

Tak hanya ditangani oleh tim SAR di daerah Jawa Barat. Bantuan pasca gempa juga dilakukan oleh tim SAR dari Semarang, Jawa Tengah.

Hal ini juga sebagai mana yang telah disampaikan oleh kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang. Yang mana ia mengatakan ada 20 petugas dengan kualifikasi Urban SAR dan kemampuan pertolongan pertama secara medis.

Petugas tersebut juga dibekali sejumlah alat evakuasi seperti gergaji beton, tabung kantung pengangkat, serta alat pengungkit.

8. Mendapat Perhatian Dunia

Berbagai para pemimpin dunia turut menyampaikan rasa dua cita yang mendalam akan kejadian peristiwa tersebut. Sebagaimana yang di informasikan Liputan6, gempa bumi di Kabupaten Cianjur mendapat perhatian dari dunia internasional.

Bahkan beberapa media luar negeri terlihat memberitakan bencana itu seperti BBC, Arab News, Kyodo dan Japan Times dari Jepang. Mereka memberitakan dampak serta jumlah korban meninggal akibat bencana tersebut.

Demikianlah beberapa informasi, mengenai fakta terkait gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur pada 22 November 2022 kemarin.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru