7 Fakta Tragedi Berdarah Halloween di Itaewon Korea Selatan

Hani Hnsa 0 Komentar

Fakta tragedi berdarah Pesta Halloween yang menewaskan ratusan orang di Itaewon, Seoul, Korea Selatan terus menarik perhatian dunia.

INDIFFS.COM – Fakta tragedi berdarah Pesta Halloween yang menewaskan ratusan orang dan 82 orang terluka di Itaewon, Seoul, Korea Selatan terus menarik perhatian dunia.

Kemewahan dan kemeriahan Itaewon berubah menjadi mencekam akibat insiden mengerikan saat perayaan Halloween pada Sabtu (29/10/22) malam. Tak hanya menimpa warga Korea, sejumlah warga negara asing juga tewas. Kematian mengenaskan tersebut terjadi karena antusias yang tinggi dari para warga setelah tiga tahun ditiadakan pesta tersebut akibat pandemi Covid-19.

Fakta Tragedi Halloween Itaewon

Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta tragedi Halloween Itaewon yang menewaskan ratusan orang:

1. Masa Berkabung Nasional

Korsel mengumumkan masa berkabung nasional untuk para korban tragedi berdarah Halloween di Itaewon, akan berlangsung mulai hari ini hingga tanggal 5 November 2022 mendatang.

Selama masa berkabung, semua lembaga publik dan kantor diplomatik akan mengibarkan bendera setengah staf. Semua acara yang tidak mendesak akan ditunda. Selain itu, pegawai negeri dan pegawai lembaga publik akan mengenakan pita untuk belasungkawa mereka selama masa berkabung.

2. Kostum Halloween Menjadi Kostum Kematian

Di lokasi, setelah tragedi itu terjadi banyak korban tergeletak di jalanan. Korban tragedi yang membutuhkan pertolongan hingga yang meninggal dunia tampak masih menggunakan kostum Halloween. Berbagai foto dan video media sosial menunjukkan orang-orang tergeletak di jalan dan di atas tandu.

3. Serangan Jantung Menjadi Penyebab Korban Meninggal

Banyaknya pengunjung yang berdesak-desakan di jalan Itaewon menyebabkan mereka mengalami sesak hingga terinjak. Korban juga kebanyakan disebut meninggal akibat serangan jantung. Para pejabat di tempat kejadian menyebut saat ini banyak korban menderita serangan jantung dan kesulitan bernapas.

4. Pesta Halloween Pertama di Seoul Sejak Pandemi

Pesta tersebut adalah acara Halloween pertama di Seoul dalam tiga tahun, setelah negeri ginseng mencabut pembatasan Covid. Banyak pengunjung pesta mengenakan topeng dan kostum Halloween.

Dengan mereda nya pandemi Covid-19, pembatasan operasi pada jam malam di bar-bar telah dihentikan sejak April. Perintah untuk mengenakan masker di luar ruangan juga dicabut sebulan sesudahnya.

5. Ada Korban Orang Asing

Dua orang asing dilaporkan tewas dalam insiden ini. Sementara itu, 15 di antaranya juga dilaporkan luka-luka. Pemerintah kota Seoul juga menerima laporan orang hilang.

6. Negara Beri Dukungan Pemakaman dan Psikologis

Perdana Menteri (PM) Korsel mengatakan pemerintah akan memberikan dana dan dukungan untuk keluarga mereka yang tewas dan terluka dalam tragedi berdarah Halloween di Itaewon, Seoul. Selain itu, perawatan psikologis untuk keluarga dan yang terluka juga akan diberikan.

7. Tragedi Paling Mematikan di Korsel Sejak 2014

Yoon Suk Yeol, Presiden Korea Selatan, memimpin pertemuan darurat dengan para pejabat senior untuk membahas situasi pascainsiden. Ia pun memerintahkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk perawatan korban luka.

Tragedi pesta Halloween di Seoul tadi malam termasuk insiden yang paling mematikan di Korsel sejak tenggelam nya Kapal Feri pada 2014. Kala itu, ada 304 orang tewas yang kebanyakan korbannya ialah siswa sekolah menengah.

Itulah beberapa fakta tentang tragedi berdarah pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan. Turut berduka cita atas kejadian di Itaewon.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru