7 Tanda Gula Darah Tinggi Pada Tubuh Yang Sering Di Sepelekan

Wiwin Indriani 0 Komentar

Dengan mengetahui tanda gula darah tinggi, yaitu agar dapat membangun kesadaran dan lebih waspada terhadap kompilasi penyakit diabetes.

INDIFFS.COMKadar gula darah tinggi merupakan tingkat gula dalam darah seseorang terlalu tinggi. Mempertahankan kadar gula darah agar tetap normal penting untuk dilakukan. Maka dari itu, perlu Anda ketahui tanda gula darah tinggi agar dapat membangun kesadaran dan lebih waspada terhadap kompilasi penyakit diabetes.

Tanda-Tanda Gula Darah Tinggi

Kadar gula darah tinggi biasanya terjadi saat tubuh memiliki terlalu sedikit insulin atau hormon yang mengangkut glukosa ke dalam darah. Hal ini juga dikaitkan dengan penyakit diabetes. Berikut ini terdapat beberapa tanda jika gula darah tinggi sering disepelekan:

1. Selalu Lapar Tapi Berat Badan Turun

Gejala gula darah yang tinggi bisa menyebabkan seseorang jadi cepat lapar meski baru saja makan banyak. Kelebihan gula dalam darah tidak bisa diolah tubuh menjadi energi sehingga sel-sel tubuh tidak mendapatkan energi.

Sel dan jaringan yang kekurangan asupan energi akan mengirimkan sinyal lapar ke otak agar nafsu makan Anda meningkat untuk kembali mengonsumsi makanan. Alih-alih membuat kenyang dan meningkatkan berat badan, ciri-ciri gula darah tinggi satu ini malah menyebabkan tubuh kurus.

Hal ini karena kelebihan glukosa yang tidak dipakai akhirnya terbuang bersama urine. Otak menganggap tubuh sedang kekurangan energi (padahal tidak) sehingga beralih menggunakan sumber energi cadangan dari lemak.

Tubuh akan memecah simpanan lemak dan otot yang berujung pada penurunan berat badan. Pada kebanyakan kasus, tanda gula darah tinggi ini bisa terjadi secara drastis tanpa disadari.

2. Gerak Tubuh Lebih Lamban

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan sederet masalah bagi kulit. Menurut ahli dari Washington, sebagian orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap lonjakan insulin.

Melonjaknya insulin ini yang memicu hormon lainnya yang bisa menimbulkan masalah kulit. Contoh paling sederhananya adalah pertumbuhan jerawat.

3. Lemas atau Kelelahan

Gampang lelah merupakan salah satu gejala awal gula darah tinggi yang cukup umum. Lemas atau kelelahan tidak hanya dialami penderita diabetes semata.

Orang tanpa diabetes juga bisa merasa lemas setelah mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti gula dalam jumlah besar. Namun, waspadai jika rasa lemas atau kelelahan muncul terus-terusan atau sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

4. Mual

Saat organ liver tidak bisa menggunakan gula darah untuk sumber energi, tubuh mulai memecah lemak sebagai bahan bakar penggantinya. Kondisi ini terkadang bisa membuat darah menjadi asam. Gejala gula darah tinggi yang langka ini di antaranya mual, muntah, sakit perut, sesak napas, sampai napas berbau tak sedap.

5. Penglihatan Kabur

Gejala gangguan mata yang paling sering dirasakan orang dengan kadar gula tinggi adalah pandangan kabur. Kadar gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penglihatan kabur secara sementara.

Hal ini disebabkan oleh lensa mata yang membengkak. Jika gula darah dikendalikan, kemampuan penglihatan pun akan membaik. Selain itu, diabetes juga dapat menyebabkan komplikasi lain pada mata akibat kadar gula darah yang tinggi dalam jangka waktu lama, misalnya glaukoma, gangguan retina, dan katarak.

6. Sering Buang Air Kecil

Tanda gula darah tinggi yang lainnya yaitu sering buang air kecil. Ketika kandungan gula darah terlalu tinggi, ginjal otomatis akan mengeluarkan lebih banyak gula dari tubuh. Salah satu caranya dengan kencing. Alhasil, penderita penyakit gula darah tinggi lebih sering kencing dibanding orang dengan kondisi gula darah normal.

7. Luka Menjadi lama Sembuh

Ketika luka di kulit seperti goresan, memar, koreng, atau benjolan yang muncul akibat gigitan serangga mungkin akan lebih lama hilang atau sembuh. Hal tersebut merupakan tanda-tanda gula darah naik. Orang dengan gula darah tinggi dapat mengalami kerusakan pada saraf dan memengaruhi sirkulasi, terutama di bagian kaki dan tungkai bawah.

Kerusakan saraf dapat membuat penyembuhan luka menjadi lama karena tak cukupnya aliran darah ke daerah tersebut. Luka kecil saja bisa mengalami infeksi dan dapat menjadi sangat serius hingga perlu diamputasi.

Demikianlah beberapa tanda gula darah tinggi pada tubuh yang sering di sepelekan, semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru