8 Cara Mengurangi Nafsu Makan Berlebih, Wujudkan Body Goals!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Terdapat beberapa cara efektif dan aman yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi atau menurunkan nafsu makan berlebih. Yuk simak!

INDIFFS.COM – Setiap orang tentunya memiliki nafsu makan yang berbeda-beda. Ada yang mudah mengendalikan nafsu makan, dan ada juga orang yang kesulitan menahannya. Hal ini bisa dipengaruhi oleh metabolisme dan aktivitas fisik sehari-hari. Banyak risiko yang mengintai saat seseorang makan terlalu banyak, termasuk obesitas atau kegemukan. Nah untuk menghindari hal ini, ada cara untuk mengurangi nafsu makan yang berlebih.

Cara Mengurangi Nafsu Makan Berlebih

Berikut ini terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi atau menurunkan nafsu makan berlebih:

1. Atur Porsi yang Pas untuk Setiap Waktu Makan

Sebuah penelitian membuktikan bahwa saat makanan disajikan dalam porsi yang lebih sedikit, peserta cenderung mengurangi porsi makan mereka pada hari berikutnya. Peserta penelitian itu meyakini bahwa porsi yang telah dikurangi tersebut adalah porsi normal. Jadi, mengurangi porsi makan yang tadinya lebih banyak bisa membantu Anda dalam menurunkan nafsu makan. Pastikan porsinya tetap sesuai selera dengan petunjuk gizi sehat dan seimbang.

2. Memilih Makanan Berserat Tinggi

Makanan berserat tinggi bisa memperlambat proses pengosongan perut dan membantu tubuh memproduksi hormon yang membuat Anda kenyang. Tidak heran jika nafsu makan bisa berkurang. Faktanya, menambah makanan berserat seperti kacang-kacangan ke dalam menu diet, mampu meningkatkan rasa kenyang hingga 31%.

3. Makan Secara Perlahan

Saat sedang makan, diperlukan waktu sekitar 20 menit bagi tubuh untuk memunculkan sensasi rasa kenyang. Jika Anda makan secara perlahan, maka akan memberikan waktu bagi otak untuk menangkap sinyal bahwa Anda sudah kenyang sembari membatasi jumlah kalori yang di konsumsi. Dengan begitu, Anda bisa mengurangi asupan yang masuk sekaligus mengendalikan nafsu makan.

4. Berhenti Membayangkan Makanan

Pikiran seseorang bisa terganggu karena memikirkan atau membayangkan makanan. Jika terjadi terus-menerus, maka kebiasaan tersebut dapat meningkatkan nafsu makan. Membayangkan aroma dan rasa makanan tersebut bisa mengembangkan keinginan untuk mengonsumsi makanan tersebut.

5. Minum Sebelum Makan

Meminum satu gelas air sebelum makan telah terbukti meningkatkan rasa kenyang setelah makanan dihabiskan. Ini bisa menjadi cara untuk mengatasi nafsu makan berlebih. Penelitian lain membuktikan, meminum air sebanyak 1,5 liter dalam waktu 8 minggu, bisa mengurangi nafsu makan dan berat badan.

6. Tidur Dengan Cukup

Kurang tidur punya risiko besar untuk menyebabkan kenaikan beratb badan. Hal ini karena Anda cenderung mengonsumsi makanan ringan pada malam hari apabila sulit tidur. Tubuh akan mengeluarkan hormon ghrelin dan leptin lebih banyak saat tubuh Ana tidur. Kedua hormon inilah yang dapat merangsang dan meningkatkan nafsu makan.

Maka dari itu, penting untuk mencukupi waktu tidur setidaknya 7 jam setiap malam untuk mengurangi nafsu makan. Tidur yang cukup menurunkan kadar hormon ghrelin dan leptin dalam tubuh saat terjaga sehingga tidak cepat merasa lapar.

7. Makan dalam Situasi Rileks

Otak adalah pemain utama dalam memutuskan apa dan kapan seseorang akan makan. Cobalah untuk makan dalam situasi tenang dan rileks yang menyenangkan. Misalnya sambil menonton tv ataupun bersantai. Memerhatikan suasana saat makan dapat membantu seseorang mengurangi makan berlebihan.

8. Berolahraga Secara Teratur

Saat tubuh baru menjalani aktivitas fisik atau olahraga, maka biasanya nafsu makan memang sedikit meningkat. Namun, jika dilakukan secara rutin, olahraga justru dapat membantu tubuh untuk menahan nafsu makan.

Rutin berolahraga dipercaya mampu mengurangi aktivitas bagian otak yang mengendalikan nafsu makan dan mengurangi kadar hormon yang memicu rasa lapar.

Nah, itu dia beberapa cara untuk mengurangi nafsu makan yang dapat Anda lakukan. Namun, jika nafsu makan masih saja sulit ditahan meski sudah mengikuti tips di atas, atau jika Anda memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru