8 Cara Menjadi Pendengar yang Baik, Hargai Teman Bicaramu!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Tidak semua orang mampu menjadi pendengar yang baik, namun jika kamu ingin berusaha lakukan cara berikut agar temanmu merasa nyaman!

INDIFFS.COM – Mungkin kamu pernah menjadi tempat bercerita teman? dan terkadang sering bingung bagaimana cara menanggapinya agar tidak membuatnya sakit hati dan merasa dihargai. Untuk itu ada beberapa cara yang harus kamu lakukan agar bisa menjadi pendengar yang baik.

Memang menjadi pendengar yang baik adalah salah satu komponen yang sangat penting untuk berkomunikasi. Dengan menjadi pendengar yang baik, tentunya akan memberikan kenyamanan terhadap seseorang setiap kali menyampaikan sesuatu.

Dengan itu menjadi pendengar yang baik, sangat lah penting. Namun sayangnya, tidak semua orang mampu untuk berusaha menjadi pendengar yang baik.

Meski begitu, untuk membantu kamu agar tidak menjadi pendengar yang buruk, lakukan beberapa tips berikut untuk menjadi pendengar yang baik.

Tips Menjadi Pendengar Yang Baik

Bagi sebagian orang, mendengarkan cerita orang lain mungkin terasa membosankan. Terkadang hanya akan diam dan kebingungan memberi respons cerita orang lain, karena takut akan respons kita terhadap lawan bicara, hingga membuatnya merasa tak di hargai atau sakit hati.

1. Mendengarkan dengan Sepenuh Hati

Ketika teman atau sahabat bercerita kepada kamu, dan mencurahkan keluh kesahnya padamu, sebaiknya dengarkanlah dengan sepenuh hati. Hal ini dilakukan teman bicara bisa merasakan ketulusan yang kita berikan, sehingga akan menciptakan kenyamanan.

Dengan memberikan respon penuh ketulusan dan ketertarikan ini tentunya akan membangun kepercayaannya ketika bercerita kepada kamu. Tentunya, ini akan memberikan kaitan dengan dampak positif bagi kesehatan mentalnya dan dengan hubungan kamu dengan teman bicara.

2. Jangan Menyepelekan Lawan Bicara

Terlalu sering menyepelekan lawan bicara, ini justru akan merusak indentitas kamu menjadi seseorang yang tidak bisa menghargai pendapat orang. Biasanya ini terjadi ketika berhadapan dengan orang-orang tertentu.

Seperti halnya, teman bicara kamu ternyata seorang pembantu atau pekerjaannya sering dipandang rendah. Sebaiknya jika kamu benar-benar ingin menjadi sosok yang bisa mendengarkan orang lain, janganlah berpikiran yang suka menyepelekan. Namun, tunjukkanlah rasa hormat kamu dengan cara tak mengacuhkannya ketika sedang bicara.

3. Mendengarkan dengan Penuh Empati

Dengan cara ini akan menghadirkan ketulusan untuk mendengarkan serta ikut memahami perasaan yang dialami oleh teman bicara kamu. Hal ini dilakukan, agar kamu dapat mengerti apa yang ia rasakan.

Dengan itu harus mendengarkan dengan penuh kesabaran sehingga diharapkan kamu dapat memahami dan memberikan umpan balik kepada teman bicaramu.

4. Jangan Potong Ceritanya

Cara selanjutnya yang harus kamu lakukan agar menjadi lawan bicara yang baik ialah jangan memotong pembicaraannya. Ketika teman bicara kamu sedang menceritakan atau menjelaskan banyak hal, sebaiknya kamu mendengarkannya sampai selesai. Tak boleh memotong, atau malah menyodorkan topik lain.

Tentunya hal ini sangat mempengaruhi mood teman bicara kamu dan akan memudarkan kenyamanan yang harusnya tercipta. Jika sudah kamu selalu memotong pembicaraannya, bisa jadi teman mu itu tidak ingin menjadikanmu sebagai tempat bercerita lagi pada waktu lain.

5. Hindari Menyibukan Diri dengan Penggunaan Smartphone

Memang bermain dengan smartphone ini menjadi hal yang sulit di pisahkan. Namun, jika seseorang teman bicara mu ingin mengobrol dan bercerita kepadamu, sebaiknya singkirkanlah smartphone terlebih dahulu. Meskipun ini merupakan tindakan sepele, namun sepertinya hal seperti ini sulit sekali dilakukan banyak orang.

Perlu diketahui, bahwa jika kamu menghargai seseorang yang sedang berinteraksi dengan kamu, kamu tidak akan bermain ponsel. Karena jika kamu bermain ponsel, tentunya ini akan membuat teman bicara kamu merasa tidak dihargai dan membuat kamu menjadi seseorang yang tidak bisa menghargai orang lain. Untuk itu, hindari sibuk bermain ponsel disaat kamu sedang berinteraksi dengan teman bicaramu.

6. Jangan Berbicara Karena Ada Jeda

Cara menjadi pendengar yang baik selanjutnya ialah, dengan tidak terburu buru untuk berbicara ketika ada jeda obrolan diantara pembicaraan. Karena memang, dalam percakapan jeda bukanlah sinyal untuk memulai berbicara lagi. Biarkan jeda tersebut menjadi jeda sebuah pembicaraan jangan sampai kamu harus menjelaskan kembali apa maksudnya.

7. Beri Respon yang Positif

Lakukan cara ini ketika teman bicara kamu tiba-tiba menangis saat bercerita. Karena, jika teman bicara kamu menangis, respon yang seharusnya kita beri adalah sebuah pelukan hanga dan bukannya kata-kata perintah seperti “jangan nangis!”.

Karena memang, menangis itu hak bagi setiap orang, dan bukan sebuah kelemahan dan standar pengukur kekuatan hati seseorang. Jika teman bicara mu menangis, cobalah pelukan hangat yang bisa membuat nya tenang.

Jika ia sudah berhenti menangis dan tenang, maka kamu bisa menanyakan alasan mereka menangis, dan jangan dipaksa. Hal yang terpenting adalah menciptakan kesan nyaman terlebih dahulu.

8. Jangan Menghakimi

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan agar menjadi pendengar yang baik ialah jangan terlalu cepat untuk menghakimi orang lain. Memang, sikap suka menghakimi ialah sikap yang ditandai dengan kecenderungan seseorang untuk menilai orang lain menurut standarnya. Tentunya orang yang suka menghakimi ini bukanlah pendengar yang baik.

Jangan langsung menyimpulkan bahwa teman bicara kamu tidak bisa memberikan upaya yang maksimal. Karena ini akan membuat kamu menjadi pendengar yang buruk dan tidak memahami orang lain. Untuk itu, jadilah sebagai sosok seseorang yang mampu mengerti dan menyemangati seseorang dan jangan berargumen bahwa teman bicara kamu pantas dimarahi.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar menjadi pendengar yang baik dan mamou menghargai obrolan teman yang sedang bercerita. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru