8 Ciri Lowongan Kerja Palsu, Awas Jangan Sampai Jadi Korban!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Pencari kerja atau job seeker wajib mengetahui ciri-ciri lowongan palsu atau bodong yang sering kali masih bermunculan. Simak selengkapnya!

INDIFFS.COM – Berkat adanya internet, mencari pekerjaan kini menjadi sangat mudah. Meski demikian, nyatanya di satu sisi lain masih banyak ditemukan penipuan lowongan kerja palsu atau bodong.

Bahkan, beberapa oknum memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menyebarkan loker bodong dan mengatasnamakan perusahaan ternama. Jelas, hal ini kerap membuat para pencari kerja atau jobseekers terkecoh.

Hal ini tentunya sangat merugikan bagi berbagai pihak, terutama untuk para pencari pekerjaan itu sendiri. Apalagi, jika mereka sampai harus mengeluarkan biaya saat mendaftar.

Ciri- Ciri Lowongan Kerja Palsu

Agar tidak menjadi korban, para pencari kerja harus mengetahui ciri-ciri lowongan kerja palsu yang beredar. Dengan mengetahui ciri-ciri tersebut, pencari kerja diharapkan tidak lagi terjebak dengan penipuan berkedok rekrutment kerja.

1. Persyaratan Terlalu Mudah

Mungkin kamu kerap menemukan persyaratan rekrutment kerja sangatlah mudah, bahkan tidak masuk akal. Apalagi jika loker tersebut dilakukan tanpa tes dan dapat diterima keesokan harinya. Nah, hal seperti ini yang sebaiknya kamu waspadai.

Pasalnya, perusahaan yang asli membutuhkan setidaknya 1 hingga 2 minggu untuk proses rekrutment. Mereka juga bakal menyeleksi kandidat berdasarkan skill, pengalaman, kompetensi, dan latar belakang pendidikan yang dimiliki.

Hal ini karena setiap perusahaan, ingin mendapatkan kandidat terbaik dan sesuai kualifikasi yang mereka butuhkan. Namun, jika kamu menemukan loker yang mencantumkan persyaratan kerja terlalu umum dan mudah, patut untuk curiga bahwa lowongan tersebut palsu.

2. Informasi Sumber Tidak Valid

Ciri selanjutnya yang menyatakan bahwa lowongan tersebut palsu ialah sumber informasinya yang tidak valid. Karena pasalnya sering ditemukan informasi loker yang mengatasnamakan rekrutmen BUMN.

Untuk itu, pastikan sumber informasi lowongan kerja tersebut berasal dari akun atau website resmi dan terpercaya. Jangan sampai terlewat untuk mengecek ke situs resmi loker tersebut.

Pasalnya, jika tidak tercantum informasi pembukaan lowongan, maka kemungkinan besar informasi lowongan tersebut palsu.

3. Gunakan Email Tidak Resmi

Mungkin sebagian dari kamu pernah menerima undangan untuk melakukan interview melalui email. Namun, perlu diperhatikan hal ini juga bisa menjadi salah atau modus penipuan.

Nah, untuk memastikannya cobalah memeriksa domain email pengirim. Jika menggunakan domain email yahoo.id atau gmail.com, ada indikasi hal tersebut modus penipuan.

Pasalnya, perusahaan resmi seperti BUMN atau pemerintahan tidak pernah menggunakan akun email sendiri atau pribadi.

4. Tata Bahasanya Cenderung Berantakan dan Tidak Baku

Setiap perusahaan tentu memiliki bagian rekruitment yang profesional. Namun, jika kamu menemui informasi lowongan kerja dengan tata bahasa yang tidak baku, berantakan, dan bahkan di kalimatnya banyak terjadi salah ketik atau typo, kemungkinan besar lowongan tersebut adalah palsu. Untuk itu, kamu perlu lebih waspada dan berhati-hati lagi.

5. Formulir Abal-Abal

Jangan sesekali untuk mengklik tautan yang dikirimkan oleh seseorang yang tidak kamu kenali. Bisa jadi itu merupakan modus penipuan yang bisa saja mencuri data pribadi milikmu

Oleh sebab itu, pastikan alamat email yang mengirim link tersebut asli. Memang, terdapat beberapa lowongan yang harus mengisi formulir di Gform. Namun, perhatikan juga permintaan dalam isi formulir tersebut.

6. Menggunakan Website Gratis

Ciri lain yang bisa menjadi tanda bahwa informasi lowongan tersebut palsu ialah mendistribusikan melalui website yang tidak berbayar atau gratis. Bahkan terkadang dirancang untuk menyerupai perusahaan yang benar-benar ada.

Karena biasanya, situs loker palsu menggunakan nama domain yang meniru perusahaan resmi atau menggunakan tanda hubung atau tanda-tanda yang tidak lazim.

7. Menawarkan Gaji yang Menggiurkan

Bukan hanya mencantumkan persyaratan yang mudah, ciri loker palsu juga biasanya akan mencantumkan gaji yang menggiurkan. Bahkan, dalam lowongan tersebut akan tercantum angka gaji yang menggiurkan di atas UMR da disertai dengan banyak bonus tunjangan.

Mereka tidak segan-segan mencantumkan gaji 7-10 juta. Untuk itu, dalam hal ini para job seekers harus lebih berhati-hati lagi.

8. Bekerja Sama dengan Perusahaan Travel

Hati-hati jika ditemukan terhadap loker yang tidak bertanggung jawab, mengirim undangan interview atau seleksi tes ke luar kota melalui email.

Bahkan dalam informasi tersebut, calon pekerja akan dimintai untuk mengirimkan sejumlah uang melalui transfer rekening. Dengan alasan untuk membayar biaya ke perusahaan travel tertentu. Selanjutnya, penipu akan meyakinkan calon bahwa bakal mengganti uang ketika sudah tiba di kota tujuan.

Karena hal tersebut, banyak ditemui informasi lowongan kerja palsu yang modus bekerja sama dengan perusahaan travel.

Demikianlah beberapa ciri lowongan kerja palsu yang sering kali di temukan oleh pencari kerja. Nah, dalam hal ini kamu sebagai pencari kerja harus lebih waspada dan berhati-hati lagi, jangan sampai menjadi korban. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru