8 Keutamaan Surat Maryam Untuk Ibu Hamil, Ibu Harus Tau!

Resa Azzahra 0 Komentar

Ibu hamil sangat dianjurkan untuk membaca surat maryam, keutamaan surat maryam untuk ibu hamil sangat baik bagi anak dan janin.

Indiffs – Surat Maryam adalah surat ke-19 dalam Al-Qur’an. Surat yang terdiri dari 98 ayat ini termasuk ke dalam surat makkiyah yang diturunkan di Makkah sebelum Nabi Muhammad hijrah ke madinah. Surat Maryam ini memiliki keutamaan untuk ibu hamil. Isi surat ini menceritakan tentang perjuangan Maryam binti imran saat melahirkan Isa Alaihisalam.

Perjuangan Maryam yang menjalani masa kehamilan tanpa bantuan seorangpun, cacian masyarakat sekitar setelah kelahiran putranya dan keteguhan imannya memberikan banyak pelajaran yang luar biasa.

Dalam surat tersebut menunjukkan tentang kekuatan dan harapan yang sangat besar bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan, cobaan iman hingga kekecewaan. Surat yang terdiri dari 98 ayat ini dipenuhi dengan banyak hikmah bagi umat islam yang ingin memperkuat hubungannya dengan Allah SWT.

Keutamaan Surat Maryam

Dari sanalah begitu banyak kisah dari perjuangan seorang ibu saat menghadapi persalinan, hingga diusir karena dianggap hamil tanpa ayah. Berikut keutamaan surat maryam yang perlu diketahui:

1. Dilancarkan Proses Persalinan

Ibu hamil dianjurkan untuk melantunkan mendengarkan murotal surat maryam dan melakukan amalan istighfar dan berdoa agar mendapatkan kelancaran selama masa kehamilan serta persalinannya. Dengan mengamalkan surat ini, ibu akan mendapatkan keberkahan dalam perjalanan menanti kelahiran sang buah hati.

Allah Berfirman dalam QS. Maryam ayat 5:

وَإِنِّى خِفْتُ ٱلْمَوَٰلِىَ مِن وَرَآءِى وَكَانَتِ ٱمْرَأَتِى عَاقِرًا فَهَبْ لِى مِن لَّدُنكَ وَلِيًّا

Wa’inna khift ٱlmawalia min wara’ia wakanat ٱmra’atia eaqiran fahab lia min lladunk walian

Artinya: “Dan sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera”.

2. Memberikan Ketenangan

Dengan memahami kisah tentang Maryam yang harus menghadapi kehamilan seorang diri dengan izin Allah, maka akan terbangun rasa percaya diri saat harus menghadapi momen kehamilan yang tidak selalu berjalan lancar. Rasa percaya diri itulah yang akan menumbuhkan ketenangan menghadapi masa kehamilan.

3. Tentang Keimanan

Surat Maryam berisi tentang kekuasaan Allah berbuat sesuatu menurut kehendak-Nya walaupun tidak sesuai dengan hukum alam. Seperti kisah Maryam yang dapat hamil dan melahirkan meski sebelumnya ia tidak pernah berhubungan badan dengan laki-laki manapun.

Hal ini menjadi sebuah teladan keimanan dan doa sebagai salah satu dari keutamaan surat Maryam untuk ibu hamil agar ibu hamil serta anak yang dikandungnya memiliki rasa keimanan dengan membaca dan meneladani kisah kisah di dalamnya.

4. Sebagai Doa agar Anak Dapat Berbakti

Selain bentuk ikhtiar agar persalinan lancar, surat Maryam untuk ibu hamil juga mengandung banyak doa untuk ibu hamil kepada calon bayi. Surat Maryam ayat ke-14. Ayat ini berisi doa ibu hamil agar anak yang dikandungnya bisa menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya. Dab seorang ibu berharap calon anaknya nanti tidak menjadi orang sombong, apalagi durhaka.

Bunyi QS Maryam ayat 14:

وَبَرًّۢا بِوَٰلِدَيْهِ وَلَمْ يَكُن جَبَّارًا عَصِيًّا

wabarranۢa biwalidayh walam yakun jabbaran easian

Artinya: Dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya dan dia bukan orang yang sombong bukan pula orang yang durhaka.

5. Belajar Keteladanan

Dalam surat Maryam, banyak keteladanan yang bisa dipelajari oleh ibu hamil. Bahkan, selama kehamilan sampai persalinan, bukti ketaatan Maryam pada Allah SWT tidak bisa diragukan lagi. Ia adalah perempuan suci yang selalu menjaga diri.

وَأَعْتَزِلُكُمْ وَمَا تَدْعُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَأَدْعُوا۟ رَبِّى عَسَىٰٓ أَلَّآ أَكُونَ بِدُعَآءِ رَبِّى شَقِيًّا

Wa’aetazilukum wama tadeun min dun ٱlllah wa’adeua۟ rabba easaa ‘alla ‘akun biduea’ rabba shaqian

Artinya: “Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan apa yang engkau sembah selain Allah.” (QS Maryam: 48).

Selama kehamilan juga, Maryam terus mendoakan kebaikan calon bayinya. Jadi, manfaat surat Maryam untuk ibu hamil adalah sarana belajar meneladani keimanan, ketaatan, dan ketaqwaannya pada Allah SWT.

6. Meraih Kasih Sayang Allah SWT

Kasih sayang atau rahmat Allah SWT merupakan harapan semua orang. Oleh karenanya dengan membaca Surat Maryam diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan sang buah hati yang masih dalam kandungan.

7. Bukti Kebesaran Allah

Surat Maryam mengajarkan bukti kebesaran Allah sebagai Pemilik Semesta, bahwa Allah SWT selalu mendengarkan doa hamba-Nya. Sekalipun Maryam putus asa, Allah tidak pernah meninggalkanmu dan selalu memberikan pertolongan. Sehingga surat ini bisa memberikan kekuatan pada ibu hamil agar selalu kuat dan tidak putus asa, karena Allah Maha Besar.

8. Mengajarkan Prasangka Baik

Saat Maryam hampir putus asa selama persalinannya, Allah SWT menunjukan pertolongannya-Nya. Sehingga kita bisa mengambil hikmahnya bahwa harus selalu berprasangka baik pada Allah karena Allah akan selalu menolong hamba-Nya.

Seperti yang dijelaskan dalam Surat Maryam ayat 23-25

فَاَجَاۤءَهَا الْمَخَاضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِۚ قَالَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا. فَنَادٰىهَا مِنْ تَحْتِهَآ اَلَّا تَحْزَنِيْ قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا. وَهُزِّيْٓ اِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا ۖ .

faajaۤ’aha almakhad aila jidhe alnnakhlatiۚ qalat ylaytani mitt qabl hdha wakunt nasyan mmansian. fanadaha min tahtiha aalla tahzani qad jaeal rabbuk tahtak sarian. wahuzzi ailayk bijidhe alnnakhlat tusqit ealayk rutaban janian ۖ .

Artinya: “Kemudian rasa sakit akan melahirkan memaksanya bersandar pada pangkal pohon kurma, dia (Maryam) berkata: wahai betapa baiknya aku mati sebelum ini dan aku menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan. Maka dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru