8 Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Setelah Operasi, Ketahui!

Wiwin Indriani 0 Komentar

Tidak semua makanan baik untuk orang yang baru saja menjalani operasi. Ada makanan yang tidak boleh dimakan setelah menjalani operasi.

INDIFFS.COM – Setelah operasi, disarankan untuk mengonsumsi makanan bernutrisi. Pasalnya, peran makanan penting untuk membantu proses penyembuhan setelah operasi. Namun, tidak semua jenis makanan baik untuk orang yang baru saja menjalani operasi. Apabila pola makan tidak diperhatikan, bisa mengalami masalah kesehatan lain yang dapat menghambat proses pemulihan.

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Setelah Operasi

Ada beberapa sejumlah makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi yaitu berikut ini:

1. Makanan Olahan tinggi

Sebagian besar makanan olahan mengandung serat, vitamin, mineral, dan nutrisi yang sangat rendah. Mereka mungkin juga memiliki tingkat pengawet, natrium, lemak, dan gula yang tinggi. Anda harus menghindari makanan olahan seperti makanan cepat saji, keripik dan kentang goreng.

2. Ikan Kaya Asam Lemak Omega-3

Berbagai jenis ikan laut kaya asam lemak omega-3, seperti ikan tuna, ikan kembung, dan ikan tongkol, juga terbukti cukup ampuh meningkatkan kinerja sistem imun setelah operasi. Salah satu studi juga menemukan asam lemak omega-3 bisa membantu mempercepat penyembuhan luka dan mengurangi peradangan pada tubuh pasien.

3. Buah Kering

Buah-buahan kering harus ditinggalkan dari menu pemulihan pascaoperasi. Terlalu banyak mengonsumsi buah kering dapat menyebabkan masalah pencernaan, kenaikan berat badan yang dapat menyulitkan saat Anda berdiri, serta gangguan gula dan komplikasi asma.

4. Kafein Dan Produk Susu

Bahkan jika kopi disebut memiliki banyak manfaat kesehatan, minuman ini kurang membantu pascaoperasi. Ketika Anda minum banyak kafein, tubuh Anda tidak dapat menyerap nutrisi dengan mudah. Selain itu, jika Anda telah menjalani operasi perut sebaiknya hindari produk susu dan keju. Karena makanan ini akan membuat Anda terus mengeluarkan air liur dan sembelit.

5. Makanan Berlemak Tinggi

Makanan berlemak tinggi termasuk gorengan, makanan olahan, daging, keju, kue manis, cokelat, dan susu. Perlu diwaspadai, makanan ini sulit dicerna tubuh yang bisa mengakibatkan pasien operasi usus buntu merasa mual bahkan diare.

6. Makanan Mengandung Gas

Pasca operasi khususnya setelah operasi usus buntu, seseorang akan merasa kembung dan memiliki keinginan buang gas. Itulah sebabnya, pasien operasi usus buntu sebaiknya menghindari makanan mengandung gas tinggi. Makanan ini justru memperparah perut kembung dan terasa tidak nyaman. Makanan mengandung gas tinggi, yaitu kacang-kacangan, kubis, kol, brokoli, dan selada.

7. Makanan Pedas

Meski menyukai makanan pedas, hindarilah makanan tersebut sebab dapat membuat penyembuhan luka bekas operasi menjadi lebih lama. Mengonsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Bisa saja Anda akan lebih sering ke toilet dan lebih banyak mengejan. Hal ini jelas sangat membahayakan luka bekas operasi karena jahitan bisa saja terbuka akibat mengejan terlalu kuat.

8. Gorengan

Jika Anda usai operasi Caesar, hindarilah makanan gorengan. Karena, gorengan adalah jenis makanan yang sulit dicerna oleh tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi gorengan juga bisa mengakibatkan asam lambung, timbulnya rasa terbakar di tenggorokan, hingga perut kembung.

Daripada mengonsumsi gorengan yang jelas-jelas termasuk ke dalam makanan yang tidak boleh dimakan setelah operasi, sebaiknya konsumsi makanan yang lebih sehat. Misalnya, makanan yang dikukus, direbus, atau dipanggang.

Nah itulah beberapa makanan yang tidak boleh dimakan setelah dioperasi, semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru