8 Tanda Seseorang Butuh Konsultasi Ke Psikolog, Perhatikan!

Admin 0 Komentar

Tanda-tanda seseorang butuh pergi ke psikolog perlu diperhatikan agar bisa mendatangi dan konsultasi tepat pada waktunya.

INDIFFS.COM – Konsultasi psikologi adalah metode komunikasi dengan psikolog untuk membantu pasien dalam menghadapi berbagai situasi berbeda. Metode komunikasi ini dapat digunakan untuk menangani berbagai masalah kesehatan mental, termasuk pada orang yang memiliki banyak masalah mental sekaligus.

Dengan berkonsultasi ke psikolog, kamu bisa mendapat pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan mental diri sendiri. Lalu kapan saat harus ke psikolog? Nah untuk itu, kamu harus perhatikan tanda-tanda di bawah ini sehingga kamu bisa mendatangi dan berkonsultasi dengan psikolog tepat pada waktunya.

Tanda Butuh Konsultasi Ke Psikolog

Melansir dari berbagai sumber, berikut ini terdapat beberapa tanda bahwa kamu perlu konsultasi ke psikolog.

1. Stres Jangka Panjang

Stres merupakan kondisi psikis seseorang yang mengalami tekanan, baik secara emosi maupun mental. Kondisi ini ditandai dengan kegelisahan, kecemasan, dan mudah tersinggung.

Pada kasus stres jangka panjang, pengidapnya menarik diri dari lingkungan, nafsu makan berkurang, mudah marah, serta melakukan perilaku kurang sehat untuk mengurangi stres seperti merokok, minum alkohol, dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Stres yang di alami seseorang berdampak negatif pada kondisi fisik. Misalnya, menyebabkan gangguan tidur, lelah, sakit kepala, sakit perut, nyeri dada, nyeri otot, penurunan gairah seksual, obesitas, hipertensi, diabetes, hingga gangguan jantung.

2. Tidak Bisa Mengendalikan Emosi

Tanda berikutnya bahwa seseorang perlu konsultasi dengan psikolog yaitu jika sudah tidak bisa mengendalikan emosi. Perasaan atau emosi yang tidak terkendali dan sering berubah-ubah bisa menjadi sinyal ada kesehatan mental yang harus diatasi. Terlebih, jika emosi yang labil itu dibarengi porsi makan atau jam tidur yang jadi lebih sedikit dari biasanya. Tandanya masalah yang kamu alami sudah sangat mengganggu.

3. Pernah Mengalami Trauma

Seseorang yang memiliki riwayat kekerasan fisik, seksual atau trauma lain yang belum sepenuhnya pulih juga dapat memperoleh manfaat besar dari terapi bicara. Psikoterapi memungkinkan seseorang untuk mengeksplorasi dalam masalah ini.

Selain itu, seorang terapis dapat membantu orang tersebut mengembangkan cara berpikir baru tentang peristiwa traumatis serta mempelajari teknik untuk memecahkan asosiasi dan pegangan yang di miliki trauma atas mereka.

4. Tidak Berhasil Menyelesaikan Masalah

Kamu mungkin sudah mencoba banyak cara menyelesaikan masalah, misalnya dengan liburan atau curhat dengan orang terdekat. Sayangnya, usaha tersebut belum berhasil. Tentunya ini menjadi tanda bahwa kamu butuh konsultasi psikolog.

Ingatlah, meminta bantuan konselor atau psikolog bukan berarti diri kamu lemah atau gila. Justru ini merupakan pertanda bahwa kamu punya kemauan untuk membantu diri sendiri dan memperbaiki diri ke depannya.

5. Suasana Hati Berubah Ekstrem

Perubahan suasana hati yang ekstrem atau mood swing, serius dan tanpa alasan jelas. Mood swing di tandai dengan perubahan suasana hati mendadak dan naik turun, bergantian antara perasaan bahagia (positif) ke perasaan marah, tersinggung atau depresi (negatif) dalam waktu yang singkat. Pada kasus parah, mood swing menyebabkan kecemasan, mudah marah, sulit fokus, mudah berprasangka buruk, halusinasi dan depresi.

6. Bersikap Paranoid

Seseorang yang mengalami paranoid menganggap bahwa orang lain akan mengeksploitasi, menyakiti, atau menipu tanpa adanya bukti dan alasan yang jelas. Gejala paranoid meliput tidak percaya dengan orang lain, cenderung menarik diri dari pergaulan, dan sulit bersikap santai karena hidup di penuhi kecurigaan.

7. Keinginan Menyakiti Diri Sendiri

Tanda lainnya jika seseorang butuh konsultasi ke psikolog yaitu ada keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Tekanan psikis bisa membuat pikiran kalut, satu di antaranya menyebabkan pikiran untuk menyakiti diri. Jika hal ini sampai terjadi, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan psikolog agar pemeriksaan menyeluruh dapat di lakukan.

8. Tidak Lagi Menikmati Aktivitas yang Biasa Kamu Lakukan

Orang yang berjuang dengan masalah psikologis atau emosional sering merasa terputus atau terasing dari kehidupan. Akibatnya, mereka kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya mereka sukai, baik itu hobi atau bersosialisasi. Nah, terapi dapat membantu seseorang yang menderita depresi atau masalah yang berkaitan dengan disregulasi emosi.

Nah, itulah beberapa tanda bahwa seseorang harus konsultasi ke psikolog. Jika ada hal yang mengganggu pikiran dan perasaan, jangan ragu untuk berbicara dengan psikolog atau psikiater ya!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru