ANBK 2022: Peserta Siswa dan Jadwal Asesmen Nasional

Admin 0 Komentar

Apa itu ANBK? ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang dulunya lebih dikenal dengan nama UNBK.

Indiffs – Apa itu ANBK? ANBK adalah singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer yang dulunya lebih dikenal dengan nama UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). ANBK sendiri merupakan evaluasi dari pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Peserta ANBK adalah para siswa yang berada di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.

ANBK sendiri dapat dilakukan secara online maupun semi online. ANBK online dilakukan apabila akses internet stabil serta harus memiliki komputer proctor untuk membuka token. Sementara itu, untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer semi online computer client tidak memiliki akses secara langsung. Komputer client akan terconnect dengan computer proctor yang memiliki akses internet.

Jadwal ANBK 2022

1. Jenjang SMA, SMK, MA, Sederajat

  • 29-31 Juli 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Gelombang 1
  • 1-4 Agustus 2022: Simulasi AN Gelombang 1
  • 5-6 Agustus 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Gelombang 2
  • 8-11 Agustus 2022: Simulasi AN Gelombang 2
  • 19-21 Agustus 2022: Sinkronisasi gladi bersih AN jenjang SMK, MAK, MA, SMA, SMALB, dan Paket C
  • 22-25 Agustus 2022: Gladi bersih AN jenjang SMK, MAK, MA, SMA, SMALB, dan Paket C
  • 26-28 Agustus 2022: Sinkronisasi AN jenjang SMK, MAK, MA, SMA, SMALB, dan Paket C
  • 29 Agustus-1 September 2022: Pelaksanaan AN jenjang SMK, MAK, MA, SMA, SMALB, dan Paket C
  • 3-4 September 2022: Pelaksanaan AN jenjang Paket C

2. Jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B

  • 29-31 Juli 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Gelombang 1
  • 1-4 Agustus 2022: Simulasi AN Gelombang 1
  • 5-6 Agustus 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Gelombang 2
  • 8-11 Agustus 2022: Simulasi AN Gelombang 2
  • 9 -11 September 2022: Sinkronisasi gladi bersih AN jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B
  • 12-15 September 2022: Gladi bersih AN jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B
  • 16-18 September 2022: Sinkronisasi AN jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B
  • 19-22 September 2022: Pelaksanaan AN jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B
  • 24-25 September 2022: Pelaksanaan AN jenjang Paket B

3. Jenjang SD, MI, SDLB, Paket A

  • 23-25 September 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 1 dan 2
  • 26-29 September 2022: Simulasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 1 dan 2
  • 30 September-2 Oktober 2022: Sinkronisasi Simulasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 3 dan 4
  • 3-6 Oktober 2022: Simulasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 3 dan 4
  • 14-16 Oktober 2022: Sinkronisasi gladi bersih AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A
  • 17-20 Oktober 2022: Gladi bersih AN jenjang SMP, MTs, SMPLB, Paket B Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A
  • 21-23 Oktober 2022: Sinkronisasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 1 dan 2
  • 24-27 Oktober 2022: Pelaksanaan AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 1 dan 2
  • 28-30 Oktober 2022: Pelaksanaan AN jenjang Paket A Gelombang 1 dan 2
  • 28-30 Oktober 2022: Sinkronisasi AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 3 dan 4
  • 31 Oktober-3 November 2022: Pelaksanaan AN Jenjang SD, MI, SDLB, dan Paket A Gelombang 3 dan 4
  • 5-6 November 2022: Pelaksanaan AN jenjang Paket A Gelombang 3 dan 4

Hal yang Perlu Diketahui dari ANBK

1. Peserta Asesmen Nasional

Asesmen Nasional diikuti semua jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. Namun dalam tiap-tiap jenjang pendidikan, tidak semua murid mengikuti program ini. Asesmen Nasional akan diikuti oleh sebagian peserta didik kelas V, VIII dan XI yang dipilih secara acak oleh pemerintah. Untuk program kesetaraan, Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh peserta didik yang berada pada tahap akhir program belajar nya.

Selain peserta didik, Asesmen Nasional juga akan diikuti oleh guru dan kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. Guru dan kepala sekolah hanya mengikuti survei lingkungan belajar. Hasil Asesmen Nasional diharapkan menjadi dasar dilakukannya perbaikan pembelajaran.

Asesmen Nasional dilakukan hanya untuk kelas V, VIII, dan XI dimaksudkan agar murid yang menjadi peserta Asesmen Nasional dapat merasakan perbaikan pembelajaran ketika mereka masih bersekolah. Selain itu, Asesmen Nasional juga digunakan untuk memotret dampak dari proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan.

Murid kelas V, VIII, dan XI telah melalui proses pembelajaran selama satu tahun di sekolahnya, sehingga sekolah dapat dikatakan telah berkontribusi pada hasil belajar yang diukur dalam Asesmen Nasional.

2. Asesmen Nasional Tidak Serta Merta Menggantikan UN

Adanya Asesmen Nasional tidak serta merta menggantikan peran UN. UN tetap berperan mengevaluasi prestasi atau hasil belajar siswa secara individu. Asesmen Nasional menggantikan peran UN sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan secara keseluruhan. Laporan hasil Asesmen Nasional akan dijadikan “cermin” atau feedback bagi sekolah dan Dinas Pendidikan dalam proses evaluasi diri dan perencanaan program belajar mengajar ke depannya.

3. Instrumen dalam ANBK/Asesmen Nasional

  • Asesmen Kompetensi Minimum

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

  • Survey Karakter

Survei Karakter ditujukan untuk mengukur perkembangan karakter peserta didik sebagai salah satu capaian pembelajaran. Pengembangan Survei Karakter Siswa mengacu pada Profil Pelajar Pancasila.

Pengembangan Survei Karakter Siswa belum mengikutsertakan akhlak beragama dan akhlak pribadi karena beberapa pertimbangan. Akhlak beragama mengacu pada pemahaman mengenai sifat-sifat Tuhan dan menghayati bahwa inti dari sifat-sifat-Nya adalah kasih dan sayang.

  • Survey Lingkungan Belajar

Survei Lingkungan Belajar adalah alat ukur yang digunakan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan satuan pendidikan.

Hasil dari Informasi yang diperoleh pada survei lingkungan belajar adalah tentang faktor-faktor dari aspek input dan proses pembelajaran yang berpotensi mempengaruhi hasil belajar murid.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru