Apa Itu Mobilisasi Parsial? Berikut Pengertian dan Tujuannya

Dini NHaH 0 Komentar

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial pada hari Rabu, simak penjelasannya berikut ini!

INDIFFS.COM – Perang Rusia dan Ukraina bakal makin memanas. Pasalnya Rabu, Presiden Vladimir Putin, mengumumkan mobilisasi parsial di Ukraina.

Pengumuman disampaikan langsung Putin di media televisi. Ini setelah serangan balik Ukraina yang diyakini memakan banyak korban tentara Rusia.

Putih memperingatkan Barat bahwa ini bukanlah gertakan semata Rusia, tegasnya akan melakukan segala cara untuk melindungi wilayahnya.

Menteri Pertahanan Sergei Shoigu mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan 300.000 tentara cadangan dari mobilisasi parsial untuk membantu pasukan di perang Ukraina yang ia klaim telah merenggut nyawa 5.397 tentara Rusia. Ini adalah mobilisasi pertama Rusia sejak Perang Dunia II. Putin mengatakan, tenaga tambahan diperlukan untuk memenangi perang tidak hanya melawan Ukraina tetapi juga para pendukungnya dari Barat.

Pengertian Mobilisasi Parsial

Tidak seperti “mobilisasi umum”, di mana Rusia dapat mengumpulkan semua 2 juta cadangan, mobilisasi parsial menetapkan bahwa panggilan militer terbatas pada kelompok cadangan tertentu atau mereka yang berasal dari wilayah tertentu di negara itu. Ini bisa berarti Rusia membawa cadangan aktif, mereka yang baru saja menyelesaikan dinas militer, atau mereka yang memiliki pengalaman tempur. Putin mengatakan mobilisasi parsial hari Rabu akan terbatas pada pasukan cadangan dengan pengalaman militer yang relevan.

Tujuan Mobilisasi Parsial

Dikutip dari Sky News, pada Rabu (21/9/2022) – Meskipun Menhan Shoigu mengklaim bahwa 5/397 tentara Rusia telah tewas sejak inavsi ke Ukraina, Pentangin AS mengatakan bahwa pihaknya yakin antara 70.000 hingga 80.000 personil Rusia telah terluka.

Pada bulan Juli 2022, diperkirakan korban tewas Rusia sekitar 15.000. Shoigu menolak klaim dari Kyiv dan Barat bahwa Rusia telah menderita kerugian besar, dengan mengatakan 90 persen tentara Rusia yang terluka kembali ke garis depan.

Dia mengatakan, mobilisasi parsial akan membantu Rusia “mengonsolidasikan” (memperteguh atau memperkuat) wilayah yang dipegangnya dibelakang garis depan di Ukraina.

Pengumuman itu keluar sehari setelah wilayah yang dikuasai Rusia di Timur dan Selatan Ukraina akan mengadakan pemungutan suara untuk menjadi bagian integral dari Rusia.

Jika Kremlin mampu mendapatkan empat wilayah Ukraina, maka Moskow dapat meningkatkan perang untuk melawan keberhasilan Ukraina di medan perang baru-baru ini.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru