Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri: Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Seperti apa bacaan bilal Idul Fitri? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawaban lengkapnya disertai dengan waktu membacanya.

INDIFFS.COM – Bacaan bilal Idul Fitri umumnya dibaca di Masjid atau Mushola ketika hendak melaksanakan Sholat Ied Fitri. Yang mana susunan bacaannya mempunyai beragam hal yang diterapkan oleh masyarakat.

Tentu saja bacaan bilal ketika shalat Idul Fitri ini tidak lah sama dengan bilal pada saat shalat jumat ataupun Tarawih. Dimana pembacaan khotbah Idul Fitri sendiri dilakukan usai sholat Ied tanpa mengumandangkan adzan. 

Bacaan Bilal Sholat Idul Fitri

Di samping itu, Bacaan bilal Idul Fitri biasanya dilafalkan sebelum dan sesudah pelaksanaan salat Id yakni sebelum khatib naik ke mimbar dan saat khatib telah selesai membawakan khotbah Idul Fitri.

Berdasarkan buku Tuntunan Lengkap 99 Shalat Sunnah Superkomplet karya Puspa Swara dan Ibnu Wataniyah. Berikut bacaan bilal Idul Fitri lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan artinya:

1. Ketika Sholat Idul Fitri Hendak Dimulai

Berikut merupakan Seruan bilal saat akan mulai shalat Ied:

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ... الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

As sholah… As sholah… As sholata(u) sunnatan li ‘Idil fithri jami’ah rahimakumullah. As sholah… As sholah… As sholata(u) sunnatan li ‘Idil fithri jami’ah rahimakumullah. As sholah… As-sholah… As sholata(u) sunnatan li ‘Idil fithri la ilaha illallah.

Artinya: “(Marilah kita) salat (Marilah kita) salat (Marilah kita) salat sunah Idul Fitri berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua.
(Marilah kita) salat (Marilah kita) salat (Marilah kita) salat sunah Idul Fitri berjamaah. Semoga allah menurunkan rahmat-Nya kepadamu semua.
(Marilah kita) salat (Marilah kita) salat (Marilah kita) salat sunah Idul Fitri berjamaah. Tiada tuhan selain Allah.”

2. Ketika Sudah Selesai Sholat Idul Fitri, Bilal Berdiri Menghadap Jamaah

Setelah selesai mengerjakan salat Idul Fitri, bilal segera berdiri melakukan aba-aba dimulainya khotbah Idul Fitri, kemudian membaca:

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. اِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْفِطْرِ وَيَوْمُ السُّرُوْرِ، وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ. أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ. إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ, اَنْصِتُوْا أثابكم الله واسمعوا أجاركم الله وأطيعوا رحمكم الله

Ma’asyiral muslimin wa zumratal mu’minin rahimakumullahu, i’lamu anna yaumakum hadza yaumu ‘idil fithri wa yaumus sururi wa yaumul maghfuri ahallallahu lakum fihith tha’ama wa harrama ‘alaikum fihish shiyamu idza sha’idal khathibu ‘alal mimbari anshitu atsabakumullahu wasma’u ajarakumullahu wa athi’i rahimakumullahu.

Artinya: “Kaum muslimin dan muslimat! Semoga kalian semua dirahmati Allah! Ketahuilah, bahwa hari ini adalah hari idul fitri, hari kebahagiaan, hari pengampunan, dan hari dihalalkan untuk makan dan diharamkan berpuasa. Jika nanti khatib sudah naik ke mimbar, jangan ngobrol, simak baik-baik, patuhilah. Semoga Allah memberi pahala, balasan dan rahmat kepada kalian semua.”

3. Ketika Bilal Menyerahkan Tongkat untuk Khatib

Kemudian khatib naik ke atas mimbar dan bilal membaca shalawat sebagai berikut:

اللهم صل على سيدنا محمد اللهم صل على سيدنا محمد اللهم صل وسلم على سيدنا ومولانا محمد وعلى آل سيدنا محمد

Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad, Allahumma shalli wa sallim ‘ala sayyidina wa maulânâ Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad.

Artinya: “Ya Allah, berilah rahmat kepada kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, Ya Allah berilah rahmat dan keselamatan kepada junjungan dan tuan kami Nabi Muhammad serta keluarga junjungan kami, Nabi Muhammad.”

Setelah selesai membaca shalawat, bilal membaca doa:

اللهم قو الإسلام من المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات وانصرهم على معاند الدين رب الختم لنا منك بالخير ويا خير الناصرين. برحمتك يا أرحم الراحمين

Allahumma qawwil islam, minal muslimina wal muslimat wal mu’minina wal mu’minnat al ahya’i minhum wal amwati wanshurhum ‘ala ma’anidid dini rabbikhtim lana minka bil-khairi wa ya khairan nashirin, birahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (pria) dan muslimat (wanita), kaum mukmin (pria) dan mukminat (wanita), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, dan bantulah mereka untuk mengokohkan agama. Tuhanku, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan keibakan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan yang Maha Penyayang dari semua penyayang.”

4. Ketika Khatib Naik ke Mimbar Kemudian Mengucapkan Salam dan Duduk di Kursi

Setelah itu, khatib mengucapkan salam kemudian duduk. Maka bilal membaca takbir:

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إلٰهَ إلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, Laaila ha illallohu wallohu akbar Allahu akbar walillahilhamdu.

Artinya: “Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar. Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah.”

Demikian ulasan terkait bacaan bilal idul fitri yang bisa diamalkan saat hendak menjadi bilal. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru