Bacaan Doa Setelah Iqomah Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Ketika seruan iqomah usai dikumandangkan, jemaah shalat harus bersiap merapikan shaff serta dianjurkan untuk membaca doa setelah iqomah.

INDIFFS.COMIqomah atau iqamat adalah seruan yang dikumandangkan setelah Adzan, sebagai pertanda untuk segera berdiri melaksanakan sholat. Saat Iqamat sudah dikumandangkan, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa setelah Iqomah.

Anjuran membaca doa ini, sebagaimana tertuang dalam hadist riwayat berikut:

Dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, RasulullahShallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda,

إِنَّ الدُّعَاءَ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ، فَادْعُوا

Innaddu’aa alaa yuroddu baynal adzaani wal iqoomati, fad’uu.

Artinya: “Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa (yang dipanjatkan) di antara adzan dan iqamah, maka berdoalah (di waktu itu).” (HR. Ahmad no. 12584, sanad hadits ini shahih sebagaimana penilaian Syaikh Syu’aib Al-Arnauth).

Adapun doa sesudah mendengar iqamah ini perlu diketahui oleh umat muslim, hal ini agar senantiasa selalu mengingat Allah Subhanahu Wata’ala.

Bacaan Iqomah

Sebelumnya mengetahui doa setelah iqamah, ada baiknya mengetahui lafal atau bacaan iqamah terlebih dahulu, yakni:

اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
أَشْهَدُ اَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّااللهُ
اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ
حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ
قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ ،قَدْ قَامَتِ الصَّلَاةُ
اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ
لَاإِلٰهَ إِلاَّاللهُ

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
Asyhadu allaa illaaha illallaah.
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah.
Hayya ‘alashshalaah.
Hayya ‘alalfalaah.
Qad qaamatish-shalaah, Qad qaamatish-shalaah.
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar.
Laa ilaaha illallaah.

Artinya:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Aku bersaksi bahwa Tiada Tuhan melainkan Allah.
Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.
Marilah Sembahyang (sholat).
Marilah menuju kepada kejayaan.
Sesungguhnya sudah hampir mengerjakan sholat.
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan melainkan Allah.

Doa Setelah Iqomah

Kala sesudah mendengar iqamat lima kali dalam sehari, kita sebagai umat muslim sangat dianjurkan untuk membaca doa. Adapun lafal doanya ialah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةْ وَالصَّلاةِ القَائِمَةْصَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأٰتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَا مَةِ

Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah, washshalaatil qaa imah, shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa aa tihi su’lahu yaumal qiyaamati.

Artinya: “Wahai Tuhanku, yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang segera akan dilaksanakan, curahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad Saw, dan berilah atau kabulkanlah segala permohonannya pada hari kiamat.”

Doa ini juga sebagai mana yang diriwayatkan oleh sahabat Jabir dalam sahih Bukhari.

وعن جابر بن عبد الله رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قال حين يسمع النداء اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ القَائِمَةِ آتِ مُحَمَّداً الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حلت له شفاعتي يوم القيامة رواه البخاري في صحيحه

Artinya: “Dari Jabi bin Abdullah ra, Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa saja yang berdoa ketika mendengar seruan azan ‘Allahumma rabba hadzihid dakwatit tammah, was shalatil qa’imah, ati muhammadanil wasilata wal fadhilah, wab’atshu maqamam mahmudanil ladzi wa’attah,‘ niscaya jatuhlah syafaatku padanya di hari kiamat.” (HR Bukhari)

Doa Selanjutnya

Adapun bacaan doa selanjutnya ialah sebagai berikut:

اَقَامَهَااللهُ وَاَدَامَهَا مَادَامَتِ السَّمَوَاتُ وَاْلاَرْضُ

Aqoomahallaahu wa adaamahaa maadamatis samaawaatu wal ardlu

Artinya: “Semoga Allah selalu menegakkan dan mengekalkan adanya shalat selama langit dan bumi masih ada.”

Selain itu, saat usai membaca doa setelah iqamah, bisa dilanjutkan dengan membaca ayat kursi.

اللهُ لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allahu la Ilaha illa Huwal hayyul qayyumu. La ta’khudzuhu sinatuw wa la naum. laHu ma fissamawati wa ma fil ardhi. man dzal ladzii yasfa’u ‘indahu illa bi idznihi. ya’lamu maa baina aidiihim wa ma khalfahum. wa la yuhithuna bi syai in min ‘ilmihii illa bi masya a. wasi’a kursiyyuhussamawati wal ardha. wa la ya udhu hifzhuhuma wahuwal ‘aliyyul azhiim.

Artinya: “Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Demikian doa yang dipanjatkan ketika telah mendengar kumandang iqomah sebagai seruan untuk segera melaksanakan sholat. Wallahu’alam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru