Bisul: Penyebab, Jenis, Dan Cara Pencegahan

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Menjaga kebersihan menjadi salah satu upaya dan cara pencegahan yang utama agar tidak terjadi penyebab bisul pada kulit kamu.

Indiffs – Benjolan merah lunak pada kulit yang berisi nanah ini kerap sekali membuat setiap orang yang mengalami merasa tidak nyaman dan membuat tumbuh rasa nyeri pada daerah tersebut. Ya, Bisul kerap muncul pada sebagian orang yang mengalaminya namun terdapat beberapa penyebab yang akan menjadikan bisul ini tumbuh pada kulit.

Penyebab Bisul

Bisul pada biasanya dan kebanyakan bisul ini disebabkan oleh kuman atau bakteri stafilokokus. Kuman atau bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui torehan kecil atau luka di kulit atau bisa menjalar ke rambut hingga ke folikel. Kuman atau bakteri ini dapat hadir pada kulit normal dan masuk ke dalam tubuh melalui luka kecil di kulit atau dengan menyusuri sehelai rambut ke folikel. Benjolan lunak kecil pada kulit atau Bisul ini bisa juga disebabkan oleh luka, goresan, pencukuran, rambut tumbuh ke dalam, gigitan serangga, atau bahkan penyakit atau kondisi kulit.

Dan faktor penyebab terjadinya ini bisa karena masalah kesehatan lainnya seperti berikut,

  • Diabetes
  • Masalah dengan sistem kekebalan tubuh
  • Nutrisi buruk
  • Kebersihan yang buruk

Faktor di atas juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya bisulan pada kulit.

Jenis-Jenis Bisul

Ternyata penyakit bisul terbagi menjadi beberapa jenis, berikut pembagian berdasarkan yang lebih spesifik

1. Furunkel atau karbunke

Ini disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Furunkel dapat memiliki satu atau lebih lubang pada kulit dan mungkin menimbulkan ras demam atau kedinginan. Jenis bisul ini biasanya terjadi di dalam folikel rambut. Karbunkel dapat membentuk benjolan keras yang dapat dirasakan di kulit.

2. Jerawat kistik

Jerawat kistik paling sering terjadi pada usia remaja. Jenis bisul ini terbentuk ketika saluran minyak yang tersumbat dan terinfeksi. Jerawat kistik inilah yang mempengaruhi jaringan kulit yang lebih dalam daripada peradangan dan lebih dangkal dari jerawat biasa.

3. Hidradenitis suppurativa

Jenis bisul yang satu ini terjadi di bawah ketiak dan sering muncul di daerah selangkanganyang merupakan tempat munculnya lokal kelenjar keringat. jenis bisul yang satu ini agak sedikit sulit untuk diobati dengan antibiotik saja dan biasanya memerlukan proses pembedahan untuk bisa mengangkat kelenjar keringat yang terdapat pada kulit tersebut.

4. Kista pilonida

Jenis bisul yang satu ini terjadi pada lipatan bokong, ini terjadi karena dimana area tersebut mengalami infeksi kecil di dasar area kulit tempat rambut tumbuh folikel rambut. Akibat tekanan langsung pada kulit, lama kelamaan area yang meradang ini akan membesar dan menjadi benjolan keras, nyeri, dan lunak yang membuat kamu sulit untuk duduk dengan nyaman. Ini juga bisa di sebabkan karena posisi duduk kamu yang terlalu lama.

Cara Mencegah Bisul

Agar tidak mudah terjadi bisul pada kulit yang membuat rasa nyeri ini, sebaiknya kamu melakukan cara berikut

1. Menjaga kebersihan

Cara terbaik yang harus dilakukan agar tidak terjadi benjolan merah yang berisi nanah atau bisul ini, dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Terutama lingkungan tempat tinggal kamu, karena itu akan menjadi salah satu penyebab tumbuhnya bakteri dan kuman sehingga akan memicu berkembang biaknya bakteri apabila ini terkena kulit bisa menyebabkan bisul pada kulit kamu

2. Menghindari kontak dengan orang yang memiliki infeksi bisul

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan agar tidak terjadi bisul pada kulit kamu ialah dengan cara menghindari kontak langsung dengan orang yang memiliki bisulan, karena ini bisa jadi menular pada tubuh kamu melalui sentuhan langsung pada benjolan tersebut.

3. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan gel antibakteri

Dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan pada air yang mengalir atau bisa juga menggunakan gel anti bakteri ini setidaknya kamu sudah melakukan upaya penyebaran bakteri dan kuman yang menempel.

4. Mandi secara teratur dengan sabun

Pastikan kamu mandi secara teratur agar kuman atau bakteri yang menempel pada tubuh kamu bisa hilang, dan jangan berbagi atau menggunakan kembali handuk yang telah di pakai oleh orang lain. Ini sangat rentan untuk penyebaran bakteri atau kuman.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru