Cara Membuat SKCK Untuk Rekrutmen BUMN, Begini Syaratnya!

Admin 0 Komentar

Untuk keperluan melamar pekerjaan di BUMN, SKCK dapat diajukan di tingkat Polres. Ketahui syarat, biaya, dan cara membuat SKCK di sini!

INDIFFS.COM – Pendaftaran rekrutmen bersama BUMN batch 2 tahun 2022 telah dibuka hingga 7 Desember. Bagi calon pelamar yang ingin mendaftar, tentunya harus memenuhi persyaratan. Adapun persyaratannya meliputi dokumen seperti foto, KTP, ijazah, dan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Terkait syarat dokumen SKCK ini memang tidak diwajibkan dan ini dapat diunggah atau diajukan apabila pelamar memilikinya. Namun, bagi kamu yang berencana untuk membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian dapat dilakukan di tingkat Polres.

Adapun syarat, ketentuan dan alur pembuatan kamu bisa simak dalam artikel di bawah ini!

Syarat Pembuatan SKCK

Surat Keterangan Catatan Kepolisian ini merupakan surat yang diterbitkan oleh POLRI. Ini digunakan untuk membuktikan perilaku baik seseorang secara hukum. SKCK juga biasanya digunakan sebagai berkas persyaratan ketika seseorang akan bekerja atau mendapatkan beasiswa.

Syarat Bagi WNI

Berikut merupakan persyaratan untuk buat SKCK bagi Warga Negara Indonesia:

  1. Fotokopi KTP (siapkan KTP asli untuk ditunjukkan).
  2. Fotokopi paspor.
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga).
  4. Fotokopi akta kelahiran/kenal lahir.
  5. Fotokopi kartu identitas lain jika belum memenuhi syarat memperoleh KTP.
  6. Enam lembar pas foto berwarna (ukuran 4×6 cm; latar belakang merah; foto berpakaian sopan dan berkerah; foto tidak menggunakan aksesoris di wajah; wajah harus terlihat utuh bagi pemohon berjilbab).

Syarat Bagi WNA

Berikut merupakan persyaratan untuk buat Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi Warga Negara Asing:

  1. Surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang mempekerjakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab pada WNA.
  2. Fotokopi KTP dan Surat Nikah apabila sponsor dari Suami/Istri Warga Negara Indonesia (WNI).
  3. Fotokopi paspor.
  4. Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP).
  5. Fotokopi IMTA dari KEMENAKER RI.
  6. Fotokopi Surat Tanda Melapor (STM) dari Kepolisian.
  7. Enam lembar pas foto berwarna (ukuran 4×6 cm; latar belakang merah; foto berpakaian sopan dan berkerah; foto tidak menggunakan aksesoris di wajah; wajah harus terlihat utuh bagi pemohon berjilbab).

Alur Pembuatan SKCK

Adapun untuk alur pembuatan surat keterangan catatan kepolisian, terbagi menjadi 2. Yaitu, pembuatan offline dan online.

1. Alur Pembuatan SKCK Offline

Berikut merupakan alur pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang dilakukan secara offline dengan mendatangi kantor kepolisian.

  1. Membawa Surat Pengantar dari Kantor Kelurahan tempat domisili pemohon.
  2. Membawa fotokopi KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari Kantor Kelurahan.
  3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotokopi Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  5. Membawa pas foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar.
  6. Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar.
  7. Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.

2. Alur Pembuatan SKCK Online

Berikut merupakan alur pendaftaran yang dilakukan secara online dengan mengunjungi situs polri.

  1. Pengajuan SKCK baru secara online dilakukan melalui laman https://skck.polri.go.id.
  2. Lakukan registrasi dan isi formulir daftar pertanyaan yang ada. Kamu akan diminta mengisi data satuan wilayah, data pribadi, keluarga, pendidikan, perkara pidana, ciri fisik, lampiran, dan keterangan lain yang diperlukan, termasuk mengunggah file persyaratan.
  3. Saat mengajukan permohonan pembuatan SKCK secara online, kamu dapat memilih metode pembayaran biaya pembuatan SKCK, baik tunai atau transfer via BRI Virtual Account.
  4. Setelah melampirkan dan mengunggah file yang dibutuhkan, kamu akan memperoleh kode barcode untuk mencetak SKCK.
  5. Kamu dapat mendatangi loket pelayanan kantor polisi yang telah dipilih saat mengajukan permohonan secara online, dalam hal ini Polres, dengan membawa kode barcode dan persyaratan untuk mencetak SKCK.

Sebagai informasi, bahwa surat Keterangan Catatan Kepolisian hanya berlaku hingga 6 bulan setelah diterbitkan. Apabila yang bersangkutan memerlukannya, maka yang bersangkutan harus mengajukan perpanjangan.

Berikut alur memperpanjang masa berlaku Surat Keterangan Catatan Kepolisian:

  1. Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun).
  2. Membawa fotokopi KTP/SIM.
  3. Membawa fotokopi Kartu Keluarga.
  4. Membawa fotokopi Akta Kelahiran/Kenal Lahir.
  5. Membawa pas foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar.
  6. Mengisi formulir perpanjangan SKCK yang disediakan di kantor Polisi.

Nah, itulah beberapa cara yang harus kamu lakukan yang berencana membuat kartu SKCK. Selain itu, perlu di perhatikan bahwa pembuatan SKCK bakal dikenakan, yakni sebesar Rp30.000. Semoga membantu!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru