Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT agar Dapat Ketenangan

Wiwin Indriani 0 Komentar

Kedekatan dengan Allah akan memberikan ketenangan, kepercayaan, dan rasa cinta. Berikut ini beberapa cara untuk mendekatkan diri kepada Allah

INDIFFS.COM – Allah SWT memerintah manusia untuk selalu beribadah kepada-Nya. Perintah ini bermaksud bahwa ibadah merupakan sarana bagi manusia untuk bisa dekat dengan Rabb Sang Pencipta. Sudah sewajarnya bagi kita sebagai umat muslim untuk mencoba selalu mendekatkan diri dengan-Nya. Kedekatan dengan Allah akan memberikan ketenangan, kepercayaan dan rasa cinta.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 28:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”

Allah sangat senang kepada hamba yang selalu mendekatkan diri kepada-Nya. Sebagaimana dijelaskan dalam sabda Rasulullah SAW:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : إِنَّ اللهَ تَعَالَى قَالَ : مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُهُ عَلَيْهِ، وَلاَ يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَلَئِنْ سَأَلَنِي لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لأُعِيْذَنَّهُ (رواه البخاري)

Artinya: “Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhya Allah ta’ala berfirman: Siapa yang memusuhi wali-Ku maka telah Aku umumkan perang terhadapnya. Tidak ada taqarrubnya seorang hamba kepada-Ku yang lebih Aku cintai kecuali beribadah dengan apa yang telah Aku wajibkan atasnya. Dan hamba-Ku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah diluar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya. Dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan Aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi.” (Riwayat Bukhari).

Cara Mendekatkan Diri Kepada Allah

Allah memang sangat dekat dengan hambanya, hanya saja sebagai seorang hamba kadang malah menjauh dari Allah. Namun, ada beberapa cara mendekatkan diri kepada Allah agar kita selamat dunia akhirat.

1. Ibadah

Ibnu Taimiyah berkata, ibadah adalah kata yang mencakup semua kebaikan, yaitu segala perkataan dan perbuatan baik lahir maupun batin yang diridhai dan dicintai Allah. Ibadah adalah risalah dan misi besar manusia. Hanya untuk inilah Allah menciptakan manusia dan jin. Sebagaimana dalam firman-Nya surat Adz-Dzariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Artinya: “Aku tidak menciptakan jin dan manusia agar mereka beribadah kepada-Ku.”

2. Membaca Al-Qur’an

Cara mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan memperbanyak tillawah atau membaca Al-Qur’an. Amalan ini tak hanya membuat kita semakin dekat dengan sang pencipta dan mendatangkan pahala, ini juga bisa membuat kita menjadi pribadi yang semakin sabar, lapang dada, jujur dan sebagainya.

Al-Qur’an diturunkan oleh Allah untuk diamalkan dan dijadikan petunjuk jalan bagi orang-orang yang beriman serta bertawakal. Sebagian salaf mengatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan untuk diamalkan. Dengan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an kamu akan termasuk orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT.

3. Berdoa dan Berdzikir

Cara lainnya untuk mendekatkan diri kepada Allah yaitu dengan berdoa kepada-Nya. Dengan berdoa, artinya seorang hamba menjalin komunikasi dengan Allah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Hal ini sebagaimana firman Alah dalam surat Al-Baqarah ayat 186:

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.”

4. Selalu Bersyukur

Umat Islam hendaknya wajib bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan, dari nikmat harta hingga nikmat bernapas. Dengan banyak bersyukur maka kita termasuk orang yang mendapatkan ridho Allah SWT serta salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”

Ada beberapa cara bersyukur, yaitu sebagai berikut:

  • Bersyukur dengan hati, dilakukan dengan menyadari sepenuhnya bahwa segala nikmat dan rezeki yang kita dapatkan semata-mata merupakan karunia dan kemurahan Allah.
  • Bersyukur dengan lisan, mengucapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah).
  • Bersyukur dengan tindakan, bermakna bahwa semua nikmat yang kita peroleh harus dimanfaatkan di jalan yang Allah ridhai, dan merawat kenikmatan yang telah diberikan

Jika kita bisa bersyukur maka Allah akan menambah kenikmatan kepadanya dan Allah akan selalu dekat dengan hambanya.

5. Ingat Kematian dan Tidak Tergiur dengan Dunia

Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita dan dapat secepat kilat menjemput. Oleh karena itu, sebagai umat Islam dan hamba yang baik jangan sampai tergiur akan gemerlap dunia. Dunia hanyalah tempat singgah sementara dan hanya perkara yang fana. Hamba yang baik hanya mengingat satu perkara, yaitu janji Allah akan kehidupan akhirat yang kekal adanya.

Demikian cara mendekatkan diri kepada Allah SWT yang bisa kita terapkan agar selalu mendapat keberkahan hidup, ketenangan dan rasa cinta. Semoga kita selalu menjadi hamba yang dekat dengan-Nya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru