Contoh Pidato Isra Miraj 1444 H, Penuh Makna dan Inspiratif!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Berikut contoh teks pidato singkat Isra Miraj Nabi Muhammad 2023/ 1444 H dengan bahasa santai, penuh makna, jelas dan singkat.

INDIFFS.COM – Tinggal menghitung beberapa pekan lagi, peringatan Isra’ Mi’raj akan segara tiba. Tentu, serangkaian pidato atau ceramah yang disampaikan, menjadi salah satu sambutan hangat untuk memperingati  Isra Miraj tersebut.

Terlebih, Isra’ Mi’raj ialah peristiwa penting dalam kehidupan Nabi Muhammad yang menjadi pijakan seorang muslim menjalankan ibadah.  Dimana, perjalanan Nabi Muhammad malam itu dimulai di Masjidil Haram di Makkah, kemudian ke Masjidil Aqsha di Baitul Maqdis, menuju Sidrotul Muntaha di Langit ke Tujuh.

Contoh Teks Pidato Isra Miraj

Saat peringatan Isra Miraj, biasanya beberapa sekolah, majelis taklim, atau pesantren menggelar acara ceramah untuk merayakan momen tersebut.

Ada berbagai rangkaian acara keagamaan yang digelar dan diikuti oleh para siswa maupun santri. Nah, bagi kamu yang akan menyampaikan pidato, tidak ada salahnya jika mengetahui contoh teks pidato Isra Miraj berikut untuk dijadikan sebagai inspirasi.

1. Contoh Teks Pidato Part I

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bapak-bapak, ibu-ibu dan kaum muslimat yang dimuliakan oleh Allah.

Pertama-tama marilah kita semua mengucapkan tahmid dan tasyakur kehadirat Allah SWT, karena kita semua pada saat ini masih diperkenankan oleh Allah untuk hidup di muka bumi ini, sehingga pada saat ini kita dapat berkumpul di tempat di sini, dalam rangka memperingati hari besar Islam, Isra Miraj Nabi Muhammad saw.

Selanjutnya, sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw karena dari beliaulah kita semua dapat mengetahui ajaran-ajaran Islam, sehingga kita dapat membedakan mana sesuatu yang haq dan mana sesuatu yang bathil.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Saat ini kita semua telah berada di bulan Rajab, di mana pada bulan Rajab ini ada satu peristiwa yang tidak boleh dilupakan oleh setiap umat manusia, utamanya adalah umat Islam itu sendiri, karena pada bulan Rajab itu, terjadilah peristiwa besar yang pernah dijalankan oleh Rasulullah pada abad-abad yang silam yairu Isra Miraj, atas kehendak Allah SWT.

Menurut arti bahasa, Isra itu berarti perjalanan di malam hari. Akan tetapi, secara syariiyah isra adalah perjalanan malam hari yang dilakukan oleh Rasulullah saw dari Masjidil Haram (di Mekkah) menuju ke Baitul Maqdis (di palestina) yang penuh mengandung rahasia dan keajaiban.

Hal ini telah dijelaskan oleh Allah dalam Al-Qur’an Al-Isro ayat 1 :

Yang artinya : Maha suci Tuhan yang telah memperjalankan hamba-Nya (yakni Nabi Muhammad) pada malam hari, dari masjidil Haram sampai masjidil Aqso, yang kami berkati di sekitarnya, supaya Kami perlihatkan tanda-tanda kebesaran Kami kepadanya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat.

Sedangkan Miraj, menurut arti bahasa yaitu jenjang naik. Akan tetapi yang dimaksud ialah naiknya Rasulullah saw dari Masjidil Aqso di Baitul Maqdis, dengan menempuh angkasa luar.

Sehingga akhirnya sampai ke suatu tempat yang paling tinggi bernama Sidratul Muntaha, suatu tempat yang tidak mungkin di capai oleh manusia, dengan kemajuan teknologi yang bagaimana pun canggihnya kecuali oleh Nabi Muhammad saw.

Di situlah Rasulullah saw menerima langsung dari Allah SWT tentang solah lima waktu, yang harus dikerjakan olehnya dan seluruh umatnya.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Tujuan pokok dari diisra Miraj kan Nabi Muhammad SAW ini adalah dalam rangka memberi kekuatan batin bagi Nabi Muhammad saw terhadap musibah atau cobaan, serta siksaan yang datangnya dari para musuh-musuh Islam sejak sepeninggal Abu Thalib, Abdul Muthalib dan istri tersayangnya Siti Khodijah, dalam memperjuangkan cita-cita luhur, mengajak seluruh umat manusia untuk beriman kepada Allah SWT di dalam naungan Islam.

Hadirin sekalian yang berbahagia.

Dengan memperhatikan peristiwa-peristiwa di atas maka di dalam kita memperingati Isra Miraj ini, maka yang terpenting bagi kita untuk mengambil hikmahnya yaitu, kita mempertebal dan memperkuat keimanan serta ketaqwaan kepada Allah dan kepada Nabi Muhammad saw.

Disamping itu, kita harus menjalankan perintah Allah yaitu solat lima waktu. Hadirin sekalian yang berbahagia.

Demikian pidato dari saya dalam rangka memperingati hari besar Islam Isra Miraj.

Terimakasih atas segala perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekuarangan dan kekhilafannya.

Akhirul kalam wabillahittaufiq walhidayat wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuhu.

2. Contoh Teks Pidato Part II

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Kepada semua hadirin yang saya hormati. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur atas ke hadirat Allah SWT, yang mana pada kesempatan kali ini kita dapat berjumpa dalam majlis taklim ini dengan penuh bahagia.

Saat ini, kita memperingati peristiwa Isra Miraj yang menjadi cikal bakal kewajiban umat Muslim dalam beribadah, yakni menjalankan sholat. Perlu diketahui bahwa di 14 abad yang lalu telah terjadi peristiwa yang sangat besar bagi umat Islam.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang mengabaikan peristiwa penting ini. Jika kita mengaku beriman dan percaya Rasul, maka kita wajib percaya tentang adanya peristiwa Isra Miraj ini.

Isra Miraj adalah suatu peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW bersama Malaikat Jibril menuju ke langit. Dalam perjalanan tersebut, Rasulullah mendapatkan perintah Dari Allah untuk menjalankan sholat 5 waktu.

Perjalanan ini merupakan satu-satunya perjalanan dalam sejarah umat manusia menuju langit ketujuh dalam waktu yang sangat singkat.

Perjalanan dimulai dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu dilanjutkan dengan menembus langit tertinggi sampai batas yang tidak dapat dinalar oleh ilmu pengetahuan.

Dalam peristiwa ini, perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjidil Aqsha di Palestina. Kemudian naik ke Sidratul Muntaha adalah peristiwa yang sangat fenomenal. Sehingga disebutlah sebagai peristiwa Isra Miraj.

Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW dan seluruh umatnya memperoleh perintah untuk melaksanakan sholat wajib sebanyak lima kali dalam sehari.

Shalat merupakan hal yang penting untuk memperkuat keimanan kita. Bahkan, ibadah ini juga menjadi ibadah yangakan dihisab pertama kali di hari pembalasan nanti.

Para hadirin sekalian,

Untuk itu, marilah kita menjalankan sholat dengan sebaik mungkin yang sesuai disyariatkan dalam agama Islam. Agar kita terhindar dari siksa yang nyata dan mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat.

Terimakasih atas segala perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekuarangan dan kekhilafannya.

Akhirul kalam wabillahittaufiq walhidayat wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokaatuhu.

Itulah contoh pidato Isra Miraj yang singkat, padat dan jelas yang bisa dibawakan saat mengisi acara peringatan Isra Miraj mendatang. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru