Dahsyatnya Doa Seorang Ibu, Mampu Mengubah Takdir Anak

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Doa dari sekian doa, salah satunya doa ibu yang mampu mengubah takdir seorang anak. Dahsyatnya doa ibu yang dikisahkan dalam kisah berikut!

Indiffs – Diantara doa dari sekian doa yang mudah terkabul ialah doanya orang tua, terutama doa seorang ibu. Dalam Islam posisi seorang ibu sangat lah spesial. Ya, seseorang yang telah mengandung seorang anak serta melahirkan kita di dunia ini yang bersusah payah mempertaruhkan nyawanya pada saat melahirkan. Maka dari itu sepatutnya kita menghormati seseorang yang telah berjasa pada kita terkhusus ibu. Berikut ada sebuah kisah tentang dahsyatnya doa seorang ibu.

Kisah yang diambil dari Kitab Al-Hafizh Ibnu Abi Ad-Dunya Rahimahullah.

Dari Anas bin Malik RA, dia bercerita, suatu hari kami menjenguk seorang anak muda dari Anshar (Madinah) yang sedang sakit berat. Kami tidak beranjak dari sisinya sampai ajal menjemputnya. Lalu kami pun membentangkan kain untuk menutupi wajahnya. Ibunya yang sudah lemah dan tua berada di samping kepalanya. Lalu kami menoleh kepadanya sambil menghiburnya dengan berkata, ” Berharaplah pahala dari Allah atas musibah yang menimpamu” .

” Apakah anakku sudah mati?” tanya wanita tua itu.

” Ya,” jawab kami.

Lalu wanita tua itu mengulurkan tangannya ke langit sambil berdoa, ” Ya Allah, Engkau tahu bahwa aku pasrah kepada-Mu dan berhijrah kepada Rasul-Mu, dengan harapan agar Engkau berkenan menolongku dalam tiap kesulitan. Ya Allah, janganlah Engkau timpakan kepadaku musibah ini pada hari ini” .

Kemudian, dibukalah penutup wajah yang telah kami tutupkan kepada anak muda itu. Tidak berapa lama kemudian, anak muda itu hidup kembali. Sungguh doa ibu itu menjadi suatu keajaiban bagi kita yang patuh dan berbakti, dan merubah takdir kita yang tidak di sangka-sangka.

Lantas, apa hikmah dari kisah ini?

Kisah ini memberi bukti begitu dahsyatnya doa ibu yang shalihah. Dan doa orang tua itu seperti doa Nabi untuk umatnya. Serta jangan ragu untuk meminta doa kepada orang tua.

Selanjutnya kisah ini memotivasi kita agar terus berdoa, dan jangan pernah berhenti berdoa. Jangan berpikir mengapa doa kita belum terkabulkan. Kalaupun Allah swt ‘belum’ menjawab doa kita, maka kita sudah mendapatkan dua pahala: pahala berdoa dan pahala bersabar menunggu keputusan Allah SWT.

Juga kisah ini memotivasi kita untuk terus mempertebal keyakinan kepada Allah SWT Sang Pemberi Kehidupan, bahwa Dia akan selalu menyertai langkah hidup kita. Keyakinan seperti ini tidak akan tumbuh dalam hati seseorang yang tidak percaya dengan Kemahakuasaan Allah swt.

Keyakinan seperti ini tidak akan lahir dari hati yang lalai dari Allah swt. Itulah hati yang penuh dengan doa dan pengharapan kepada Allah, hati yang penuh dengan cinta kepada Allah, hati yang selalu berusaha lurus di jalan-Nya.

Maka dari itu kita sebagai umat muslim sepatutnya harus bersikap lemah lembut terhadap ibu kita, ada beberapa cara bersikap lemah lembut terhadap ibu kita, diantaranya:

Lemah Lembut Dalam Bertutur kata

Apabila kita ditanya oleh orang tua kita sebaiknya jawablah dengan kata yang lemah lembut serta tidak kasar dan tidak menyakiti hari orang tua kita. Ini termasuk kedalam salah satu tatakrama atau adab kepada orang tua.

Mendoakan Yang Terbaik Baginya

Barangkali sehat nya kamu di hari ini adalah karena doa ibu yang terkabul, lelapnya tidur kamu pada saat tidur karena doa ibumu yang terkabul. Maka dari itu sepatutnya kita juga mendoakan nya yang terbaik untuk nya.

Membantu Pekerjaan Ibu

Ibu yang sudah lelah-lelah menyiapkan makan bagi kita dan lain sebagainya. Alangkah baiknya kita juga sebagai anak yang sepatutnya berbakti pada ibu kita membantu pekerjaan ibu kita, ya membantu aktivitas rumah seperti bersih-bersih dan lain sebagainya.

Berikanlah Hadiah Untuknya

Ia telah memberikan banyak hadiah kepada kita, sudahkah kita memberi hadiah juga kepadanya? sebagai rasa atau bentuk apresiasi perasaan kita kepadanya. Berikanlah hadiah yang terbaik untuknya hadiah tersebut bisa berupa jasa, bentuk dan lain sebagainya. Tak cukup mahal-mahal cukuplah orang tua mu bangga kepada mu maka itu sudah jadi hadiah terbaik.

Itulah sebuah kisah dan tatakrama yang sepatutnya dilakukan kepada orang tua kita khususnya ibu kita dalam hal ini, semoga kita semua dapat mengambil hikmah yang terkandung didalamnya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru