De Quervain Syndrome: Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Penyakit De Quervain Syndrome, kerap menyerang pangkal ibu jari atau pergelangan tangan dan akan menimbulkan rasa nyeri akibat pembengkakan

INDIFFS.COM – Apakah kamu pernah merasakan nyeri pada pergelangan tangan, tapi hanya pada bagian pangkal ibu jari saja? Jika pernah, perlu di waspadai karena mungkin ada masalah yang terjadi dan masalah ini biasa di sebut dengan De Quervain Syndrome.

Mungkin namanya terdengar aneh bagi sebagian orang. Namun, De Quervain Syndrome atau De Quervain’s tenosynovitis ini kerap menyerang pada manusia yang berusia 40-50 tahun. Tak hanya itu, kondisi ini terjadi ketika seseorang menggerakkan ibu jarinya, akan terasa sakit.

Rasa sakit yang disertai pembengkakan di pangkal ibu jari dan pergelangan tangan ini disebabkan oleh peradangan pada selubung tendon di pangkal ibu jari. Sehingga, akan terasa menyakitkan bagi seseorang untuk menggerakkan ibu jari mereka.

Jika hal ini segera di tangani, mungkin penyakit ini dapat disembuhkan. Namun, jika kasus ini parah, mungkin penderita perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut, seperti operasi.

De Quervain Syndrome

De Quervain Syndrome – Gleneagles Hospital

Penyebab De Quervain Syndrome

Untuk penyebab yang mengakibatkan penyakit De Quervain’s tenosynovitis ini muncul, memang belum pasti diketahui. Biasanya, kondisi ini dapat disebabkan oleh gerakan yang berulang pada ibu jari dan pergelangan tangan. Seperti menggenggam, meremas, mencubit, atau mengepal-ngepalkan tangan.

Selain itu, kondisi lain yang dapat menyebabkan de Quervain’s tenosynovitis adalah penyakit radang sendi atau rheumatoid arthritis.

Namun, ternyata ada kebiasaan lain yang menyebabkan penyakit ini muncul pada seseorang, diantaranya:

  • Terlalu sering bermain golf.
  • Bermain piano.
  • Mengetik.
  • Pekerjaan tukang kayu.
  • Menggendong seorang anak.
  • Bermain Smartphone.

Kondisi ini juga lebih sering terjadi pada wanita daripada pria dan sering terjadi setelah periode kehamilan. Bahkan, dalam studi jurnal BMC Musculoskeletal Disorder, diperkirakan sekitar 0,5 persen laki-laki dan 1,3 persen perempuan mengalami gangguan ini.

Faktor Risiko

Mengutip dari Alo dokter, Penyakit De Quervain Syndrome atau De Quervain’s tenosynovitis ini, dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih berisiko menyerang orang yang memiliki faktor risiko berikut:

  • Berusia antara 30–50 tahun.
  • Berjenis kelamin perempuan.
  • Mengalami perubahan hormon akibat kehamilan.
  • Memiliki pekerjaan atau hobi yang melibatkan gerakan berulang pada ibu jari dan pergelangan tangan.

Gejala De Quervain Syndrome

Perlu diwaspadai, ketika seseorang menderita penyakit yang satu ini, setidaknya akan terjadi beberapa gejala diantaranya:

  • Timbul rasa nyeri di bagian sendi ibu jari.
  • Bengkak dan nyeri di pangkal ibu jari.
  • Bengkak dan nyeri di sisi pergelangan tangan.
  • Kesulitan menggerakkan ibu jari dan pergelangan tangan saat ingin mencubit atau menggenggam sesuatu.

Gejala tersebut kerap kali muncul secara tiba-tiba. Jika rasa nyeri tersebut tidak segera diobati, mungkin saja sakitnya akan menyebar pada ke ibu jari atau lengan bawah.

Cara Pencegahan

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, agar terhindar dari penyakit De Quervain Syndrome atau De Quervain’s tenosynovitis. 

  • Menghindari penggunaan pergelangan tangan dan ibu jari secara berlebihan.
  • Mengurangi penggunaan aksesoris berlebihan yang berada di area pergelangan tangan.

Jika, penyakit ini telah terjadi dan menyerang pada seseorang. Sebaiknya lakukan cara penanganan berikut agar bisa mengurangi rasa nyeri yang terjadi.

  • Pemberian obat pereda nyeri.
  • Kompres dengan es yang dilapisi handuk untuk mengurangi nyeri dan pembengkakan.
  • Melakukan fisioterapi atau latihan untuk mengembalikan kemampuan gerak ibu jari dan pergelangan tangan.
  • Pemasangan penyangga atau alat bidai selama 4–6 minggu, untuk menjaga agar ibu jari dan pergelangan tangan tidak bergerak.
  • Pemberian suntikan kortikosteroid langsung di area tendon, untuk meredakan pembengkakan.
  • Operasi pada area yang terasa nyeri bila penanganan dengan cara lain tidak berhasil mengatasi keluhan.

Demikian penjelasan seputar penyakit De Quervain Syndrome atau De Quervain’s tenosynovitis yang mungkin kerap terjadi pada sebagian orang. Serta lakukan beberapa cara pencegahan agar penyakit ini tidak terjadi pada kamu.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru