Dianggap Tabu, Inilah 7 Mitos Ramadhan yang Harus Dihindari!

Admin 0 Komentar

Mitos-mitos ini terus berkembang hingga melekat di tengah masyarakat. Apa saja mitos di bulan Ramadhan yang hanya omongan belaka?

INDIFFS.COM – Setiap muslim wajib melaksanakan puasa Ramadan. Selain diwajibkan, menjalankan puasa juga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Hanya saja, terdapat beberapa mitos di bulan Ramadhan yang masih dipercaya banyak orang.

Mitos-mitos ini terus berkembang hingga melekat di tengah masyarakat. Apa saja mitos di bulan Ramadhan yang hanya omongan belaka? Mengingat Ramadhan 2023 akan segera tiba, informasi seperti ini perlu diketahui.

Tak sedikit mitos tentang puasa yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan tubuh kamu. Itu sebabnya kamu sebaiknya mengenali mitos dan fakta puasa Ramadan agar dapat menjalankannya dengan baik.

Mitos di Bulan Ramadhan

Tak sedikit masyarakat yang merasa bingung atas berbagai mitos tersebut. Nah, penasaran mitos apa saja? Berikut beberapa mitos populer yang harus kamu hindari saat bulan Ramadan:

1. Korek Hidung atau Telinga Membatalkan Puasa

Faktanya: Meskipun banyak yang beranggapan demikian, tapi tidak ada dalil yang menunjukkan hukum tersebut.

2. Semua Orang Wajib Puasa, Apapun Kondisinya

Satu dari sekian banyak mitos yang muncul saat Ramadan adalah, kamu harus berpuasa tak peduli apa pun kondisinya. Padahal faktanya, puasa selama bulan Ramadan hanya diperuntukkan bagi mereka yang sehat dan bugar untuk melakukannya.

Jika kamu sedang sakit, hamil, menyusui, atau sedang dalam masa menstruasi, maka kamu tidak diwajibkan untuk berpuasa. Anak-anak dan para lansia pun diberi pengecualian untuk tidak berpuasa.

3. Menangis

Menangis menjadi mitos di bulan Ramadhan yang menjadi sebab batalnya puasa dan saat ini masih banyak orang yang mempercayainya. Padahal menangis adalah suatu respon tubuh seseorang ketika ia mendapatkan rangsangan emosional atau terkena zat tertentu seperti bawang.

Cairan yang keluar dari mata tidak dapat membatalkan puasa karena bukan termasuk kotoran yang tergolong najis. Kecuali jika umat Islam sengaja menelannya, baru dapat membatalkan puasa Ramadhan.

4. Sebaiknya Tak Berolahraga

Manager of Nutrifood Research Center Felicia Kartawidjaja mengatakan, olahraga penting dilakukan meski sedang berpuasa.

Olahraga dapat menjaga tubuh agar tetap bugar dan segar saat berpuasa. Namun ada jam-jam tertentu di mana Anda sebaiknya berolahraga. Seperti menjelang berbuka puasa sambil menunggu waktu maghrib, atau setelah berbuka puasa.

“Jadi olahraga itu penting agar tubuh tetap bugar, bahkan bisa mencegah konstipasi, asalkan nutrisi terpenuhi dan istirahat cukup,” tuturnya.

5. Berkumur-kumur

Berkumur-kumur dipercayai dapat membatalkan puasa sehingga terkadang menyebabkan sejumlah orang kebingungan saat wudhu.

Terkait isu berkumur bisa membatalkan puasa ini hanyalah mitos lantaran berkumur adalah kegiatan mencuci area mulut dan tidak masuk ke dalam kerongkongan. Berkumur menjadi salah satu tindakan untuk menjaga kebersihan sehingga tidak membatalkan puasa, kecuali menelan air kumur secara sengaja.

6. Tidak Boleh Menyikat Gigi

Ternyata, menyikat gigi selama bulan Ramadan itu diperbolehkan, dan bahkan dianjurkan. Ramadan adalah bulan suci yang bertujuan agar orang-orang bisa kembali ke fitri, baik secara fisik maupun spiritual. Oleh karena itu, kebersihan fisik sangat dianjurkan.

7. Tak Masalah Jika Tidak Sahur

Sebaiknya Anda tidak melewatkan waktu sahur. Tidak makan sahur bisa menyebabkan dehidrasi dan kekurangan energi sehingga Anda merasa lemas sepanjang hari. Kekurangan energi juga bisa menyebabkan pusing dan membuat hari Anda jadi tidak produktif.

Demikian beberapa mitos di bulan Ramadhan yang hingga saat ini masih dipercaya oleh beberapa umat Islam. Sebaiknya mulai sekarang kamu meninggalkan mitos-mitos tersebut. Karena tidak ada dalil yang menyebutkan pantangan tersebut. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru