Doa Kesehatan Mental, Agar Jiwa Tahan Banting Hadapi Cobaan

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Penting menerapkan pola hidup sehat agar terhindar dari stres. Namun selain itu, ada doa yang bisa diamalkan untuk menjaga kesehatan mental.

INDIFFS.COM – Masalah dalam kehidupan sering kali membuat orang merasa gelisah dan berpengaruh pada kesehatan mentalnya. Namun sebagai umat muslim, ketika mengalami hal tersebut cobalah panjatkan doa agar senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan pada mental.

Pasalnya, kondisi yang gelisah jika terlalu sering bisa memicu tumbuh nya stres dan bakal berpengaruh pada kondisi mental. Selain itu, orang dalam kondisi tersebut sering mengalami suasana hati yang buruk dan emosional tanpa alasan yang jelas.

Maka dengan itu, sebagai umat muslim sebaiknya berdoa dan mendekatkan diri pada Allah. Hal ini berharap agar senantiasa mendapatkan ketenangan jiwa, kekuatan hati, dan kesabaran diri.

Doa Kesehatan Mental

Berikut kumpulan doa yang bisa dipanjatkan agar senantiasa mendapatkan ketenangan jiwa dan raga. Doa-doa berikut bisa kamu amalkan disetiap pagi dan sore hari.

1. Doa Ketika Dirundung Masalah

Berikut doa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab Al Adabul Mufrad.

اللهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ لَا اِلَهَ اِلَّا أَنْتَ

Allahumma, rahmataka arju, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata ‘aynin, ashlih lii sya’nii kullahuu, laa ilaaha illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, kepada rahmat-Mu kuberharap. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Tiada Tuhan selain Engkau.”

2. Doa Agar Masalah Cepat Selesai

Berikut merupakan doa yang diajarkan Rasulullah yang terdapat dalah hadist riwayat Imam An Nasai, Ibnu Sunni, Al Hakim dan Al Baihaqi.

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ

Yaa hayyu, yaa qayyumu, bi rahmatika astaghitsu, ashlih lii sya’nii kullahuu, wa la takilni ila nafsi tharfata ‘aynin

Artinya: “Wahai Zat yang maha hidup dan maha kekal abadi, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Bawakanlah kemaslahatan pada segala urusanku. Janganlah Kaubiarkan aku sendiri menyelesaikan urusan meski sekejap.”

3. Doa Agar Terhindar dari Stres

Stres dan depresi sebaiknya jangan dibiarkan. Kita harus mengatasinya mulai dari dalam maupun bantuan dari luar. Salah satu hal yang bisa dilakukan dari dalam adalah dengan melakukan hal-hal positif, seperti menyandarkan segalanya kepada-Nya dengan berdoa.

اللَّهُمَّ يَا لَطِيْفُ يَا لَطِيْفُ يَا لَطِيْفُ يَا مَنْ وَسِعَ لُطْفُهُ اَهْلَ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرَضِيْنَ اَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ اَنْ تَلْطَفَ بِنَا مِنْ خَفِيِّ خَفِيِّ خَفِيِّ لُطْفِكَ اْلخَفِيِّ اْلخَفِيِّ اْلخَفِيِّ الَّذِيْ اِذَا لَطَفْتَ بِهِ عَلَى اَحَدٍ مِنْ خَلْقِكَ كُفِيَ فَأِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ اْلحَقُّ اللهُ لَطِيْفٌ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ اْلقَوِيُّ اْلعَزِيْزُ

Allahumma ya lathifu ya lathifu ya lathifu ya man wasi’a luthfuhu ahlas samawati wal aradlina. As aluka allahumma an talthofa bina min khofiyyi khofiyyi khofiyyi luthfikal khofiyyil khofiyyil khofiyyi, alladzi idza lathofta bihi ‘ala ahadin min kholqika kufiya, fa innaka qulta wa qoulukal haqqu. Allahu lathifun bi ‘ibadihi yarzuqu may yasyau wa huwal qowiyul ‘aziz.

Artinya: “Ya Allah, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang Maha Lembut, wahai Dzat Yang kelembutan-Nya meluasi pada seluruh langit dan seluruh bumi. Aku memohon kepada-Mu, wahai Allah, agar Engkau bersifat lembut pada kami melalui kerahasiaan kelembutan-Mu yang rahasia, yang mana jika Engkau bersikap lembut dengannya pada salah satu makhluk-Mu, maka ia pasti tercukupi. Sesungguhnya Engkau berkata dan perkataan-Mu sangat benar; Allah sangat lembut pada hamba-hamba-Nya, Dia memberi rizeki pada orang-orang yang Dia kehendaki. Dia Maha Kuat dan Maha Mulia.”

4. Doa Agar Diberi Jiwa yang Kuat Ketika Menghadapi Cobaan

Berikut merupakan doa yang bisa kamu panjatkan ketika sedang menghadapi kehidupan dunia yang semakin kejam.

يَا ٱللَّهُ يَا رَبُّ يَا قَدِيْرُ يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ )ثَلَاثًا (أَسْاَلُكَ بِقَدْرَتِكَ وَبِقُوَّتِكَ أَنْ تَمُدَّنِي فِى جَمِيْعِ قُوَايَ وَجَوَارِحِي الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ بِقُوَّةٍ مِنْ قُوَّتِكَ وَبِقُدْرَةٍ مِنْ قُدْرَتِكَ أَقْدِرُ بِهَا وَأَقْوَى عَلَى الْقِيَامِ بِمَا كَلَّفْتَنِي بِهِ مِنْ حُقُوْق رُبُوْبِيَّتِكَ وَنَدَبْتَنِي إِلَيْهِ مِنْهَا فِيْمَا بَيْنِي وَبَيْنَكَ وَفِيْمَا بَيْنِي وَبَيْنَ خَلْقِكَ وَعَلَى التَمَتُّعِ بِكُلِّ مَا خَوَّلْتَنِي مِنْ نِعَمِكَ الَّتِي أَبَحْتَهَالِي فِى دِيْنِكَ وَيَكُوْنُ كُلُّ ذَلِكَ عَلَى أَصْلَحِ الْوُجُوْهِ وَأَعْدَلِهَا وَأَحْسَنِهَا وَأَفْضَلِهَا مَصْحُوْبًا بِالْعَافِيَةِ وَالْقَبُوْلِ وَالرِّضَاءِ عِنْدَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Ya Allah, ya rabbu, ya qodiru, ya qowiyyu, ya matin (tiga kali). As aluka biqudratika wa biquwwatika an tumiddani fi jami’i quwaya wa jawarihil dhahirati wal bathinati biquwwatin min quwwatika wa biqudratin min qudratika aqdiru biha wa aqwa ‘alal qiyami bima kallaftani bihi min huquqi rububiyyatika wa nadabtani ilaihi minha fimaa baini wa bainaka wa fimaa baini wa baina kholqika wa ‘alat tamattu’i bikulli ma khowwaltani min ni’amikal lati abahtahali fi dinika wa yakunu kullu dzalika ‘ala ashlahil wujuhi wa a’daliha wa ahsaniha wa afadlaliha maskhuban bil ‘afiyati wal qobuli war ridlai ‘indaka ya arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, wahai Tuhan, wahai Dzat Yang Maha Kuasa, wahai Dzat Yang Maha Kuat, wahai Dzat Yang Maha Kokoh. Aku memohon kepada-Mu dengan kekuasaan-Mu dan kekuatan-Mu agar Engkau memberikan pada seluruh kekuatanku dan seluruh anggota badanku, lahir maupun batin, kekuatan dari kekuatan-Mu dan kekuasaan dari kekuasaan-Mu, yang dengannya aku kuasa dan kuat melaksanakan hak-hak ketuhanan-Mu sebagaimana Engkau bebankan padaku dan Engkau anjurkan antara diriku dengan diri-Mu dan antara diriku dengan makhluk-Mu.

Juga (kuat) untuk menikmati segala yang telah Engkau anugerahkan kepada kami dalam batas yang Engkau gariskan dan bolehkan menurut tuntunan agama-Mu. Kiranya hal tersebut terlaksana dalam bentuk selurus-lurusnya, seadil-adilnya, sebaik-baiknya, seutama-utamanya disertai dengan kesehatan, penerimaan serta ridha di sisi-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara para pengasih.”

Demikianlah sejumlah doa kesehatan mental yang bisa diamalkan. Semoga dengan membaca doa tersebut senantiasa diberikan ketenangan hati, jiwa dan pikiran dari segala ujian yang tengah terjadi. Wallahu’alam.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru