Doa Ketika Ditimpa Musibah dan Kesulitan yang Sangat Berat

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Dengan membaca Doa ini Ketika menghadapi Kesulitan, semoga senantiasa mendapati kemudahan dari ujian-ujian yang sedang terjadi di kehidupan.

INDIFFS.COM – Ketika menghadapi kesulitan dan musibah hendaklah kamu memanjatkan doa kepada Allah dan meminta pertolongan dari-Nya. Karena sesungguhnya, sebaik-baiknya tempat meminta hanyalah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Memang setiap orang pasti diuji dalam kehidupannya, baik dengan keburukan atau kebaikan selama ia masih hidup. Hal itu tidak lain untuk meningkatkan derajatnya di sisi Allah serta membuatnya menjadi pribadi yang tangguh dan penuh empati terhadap sesama manusia.

Namun, tak jarang dalam kesulitan yang sedang dihadapi, kamu lupa akan keberadaan-Nya. Akan tetapi, yang perlu kamu ingat, bahwa Allah tidak akan memberikan kesulitan melebihi kemampuan hambanya.

Untuk itu, kita sebagai umat muslim di anjurkan untuk berdoa kepada-Nya agar mendapatkan kemudahan dalam memecahkan persoalan, membuat pikiran lebih tenang dan tawakal.

Doa Ketika Kesulitan

Ada beberapa doa yang diajarkan Rasulullah untuk dibaca saat menghadapi kesulitan dan musibah.

Doa Pertama

Berikut bacaan Doa pertama yang bisa dibacakan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Lailaha illallahul adhimul halimu la ilaha illallahu rabbussamawati wal ardhi wa rabbul arsyil adhimi.

Artinya : “Tiada Ilah selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada ilah selain Allah, Tuhan langit dan bumi serta Tuhan arasy yang mulia.”

Adapun anjuran membaca doa ini sebagai mana diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radliyallahu ‘Anhu,

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو عِنْدَ الْكَرْبِ يَقُولُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Dari Ibnu Abbas RA dia berkata. “Nabi SAW biasa berdoa ketika dalam kesulitan, beliau mengucapkan. Lailaha illallahul adhimul halimu la ilaha illallahu rabbussamawati wal ardhi wa rabbul arsyil adhimi.”

Doa Kedua

Adapun lafal doa kedua yang bisa dibacakan ialah sebagai berikut:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Lailaha illallahul adhimul halimu la ilaha illallahu rabbul arsyil adhimi la ilaha illallahu rabbussamawati wal rabul ardhi wa rabbul arsyil karimi

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan Penguasa arasy yang agung. Tiada Tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi serta Tuhan arasy yang mulia.”

Adapun anjuran membaca doa ini sebagai mana diriwayatkan dalam riwayat berikut,

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ عِنْدَ الْكَرْبِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW biasa berdoa ketika dalam kesulitan, beliau mengucapkan. “Lailaha illallahul adhimul halimu la ilaha illallahu rabbul arsyil adhimi la ilaha illallahu rabbussamawati wal rabul ardhi wa rabbul arsyil karimi.”

Doa Ketiga

Berikut bacaan Doa ketiga yang bisa dibacakan:

اللهم إني أعوذبك مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Allahumma inni audzubika min jahdil bala’i wa darkis syaqai wa suil qadhai wa syamatatil a’dai

Artinya: “Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari cobaan yang memayahkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang buruk, dan cacian musuh.”

Adapun anjuran membaca doa ini sebagai mana diriwayatkan dalam riwayat berikut,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَعَوَّذُ مِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ وَدَرَكِ الشَّقَاءِ وَسُوءِ الْقَضَاءِ وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW selalu meminta perlindungan dari cobaan yang memayahkan, kesengsaraan yang menderitakan, takdir yang buruk, dan cacian musuh.

Doa Keempat

Adapun doa keempat ini sebagai mana Imam Al Ghazali menganjurkan kita untuk membaca sebuah doa ketika kita dirundung oleh satu masalah kehidupan tertentu.

اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ صَدْرِي وَجِلَاءَ غَمِّي وَذَهَابَ حُزْنِي وَهَمِّي

Allahumma inni ‘abduka, wabnu ‘abdika, wabnu amatika. Nashiyati bi yadika madhin fiyya hukmuka, ‘adlun fiyya qadha’uka. As’aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta bihi nafsaka, wa anzaltahu fi kitabika, aw ‘allamtahu ahadan min khalqika, awista’tsarta bihi fi ilmil ghaybi ‘indaka, an taj’alal qur’ana rabi’a qalbi, wa nura shadri, wa jila’a ghammi, wa dzahaba huzni wa hammi

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasibku di tangan-Mu, berlaku padaku ketentuan-Mu, adil padaku putusan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu yang Kau sebut untuk diri-Mu, (nama) yang Kau turunkan dalam kitab-Mu, (nama) yang Kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, atau (nama) yang hanya Kau sendiri yang mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar Kau menjadikan Al-Qur’an sebagai musim semi (di) hatiku, cahaya batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku.”

Adapun doa ini dikutip oleh Imam Al-Ghazali dari riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, dan Al-Hakim sebagai berikut:

قال صلى الله عليه و سلم ما أصاب أحدا حزن فقال ذلك إلا أذهب الله همه وأبدله مكانه فرحا فقيل له يا رسول الله أفلا نتعلمها فقال صلى الله عليه و سلم بلى ينبغي لمن سمعها أن يتعلمها

Artinya: “Rasulullah saw bersabda, ‘Tidaklah orang yang dirundung sebuah masalah yang membuatnya sedih, lalu membaca doa itu, melainkan Allah akan menghilangkan kebimbangannya dan menggantikannya dengan kebahagiaan.’ Rasulullah ditanya, ‘Apakah tidak boleh kami mempelajarinya?’ ‘Tentu (boleh), seharusnya orang yang pernah mendengarnya mempelajari doa tersebut,’ jawab Rasulullah,”

Itulah beberapa doa yang bisa dibacakan ketika sedang dihadapi dengan kesulitan. Semoga dengan membaca dan mengamalkan doa tersebut senantiasa mendapatkan kemudahan dari segala ujian yang di hadapi.

Wallahua’alam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru