Doa Memohon Perlindungan dan Pengusir Dari Gangguan Jin

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Dengan membaca doa pengusir jin ini, senantiasa berharap agar mendapatkan perlindungan dari Allah SWT dari gangguan jin dan setan.

INDIFFS.COM – Dengan membaca doa pengusir dari gangguan jin ini senantiasa berharap agar selalu diberikan perlindungan oleh-Nya dimana pun berada. Baik di rumah atau pun ketika dalam perjalanan di malam hari.

Jin atau setan termasuk makhluk gaib dan kerap mengganggu manusia. Padahal, kita sebagai manusia dan mereka makhluk gaib adalah sama-sama ciptaan Allah Subhanahu Wata’la yang diajarkan berbagai tuntunan untuk beribadah kepada-Nya. Tentunya, hal ini tak bisa di tolak keberadaannya.

Akan tetapi, setan kerap kali mengganggu, merayu serta menghasut manusia, sehingga terjerumus dalam kesesatan serta jauh dari kaidah-kaidah Islam yang diajarkan Rasul dan para nabi yang diamanatkan wahyu dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Gangguan jin ini yang paling gampang dilihat ialah peristiwa kesurupan. Sementara gangguan jin lewat alam bawah sadar biasanya berbentuk rasa malas beribadah, cemas, gelisah, menderita penyakit yang tidak jelas, dan sejenisnya.

Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya sebagai umat muslim senantiasa melindungi diri serta memanjatkan doa dan memohon perlindungan kepada Allah Subhanahu Wata’ala agar terhindar dari gangguan jin dan setan.

Doa Pengusir Jin dan Setan

Adapun berikut doa yang bisa dibacakan sebagai bentuk ikhtiar untuk menghindari dari gangguan jin.

  • Doa Pertama

Berikut bacaan doa yang pertama:

ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Allahu Laaillahailla Huwal Hayyum Qayyum, Laa Ta’khudzuhu Sinatu Walaa Nauum, Lahu Maa Fiisamaawaati Wa Maa Fil Ardhi. Mandzalladzii Yasyfau’ I’ndahu Illa Bi idznihi Ya’lamu maa Baina Aidiihim Khalfahum Wa Laa Yuhiithuuna Bisyaim min I’lmihii Illaa Bimaa Syaa. Wasia’ Kussiyuhus samaawaati Walardha. Wa laa Wauuduhu Khifdzuhumaa Wa Huwal A’liyyul A’dzim

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

  • Doa Kedua

Berikut bacaan doa yang kedua:

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

A’udzu biwajhillaahil kariim, wabikalimaatillaahit taammaatil latii laa yujaawizuhunnaa barrun wa laa faajirun, min syarri maa yanzilu minas sama’i, wa min syarri ma ya’ruju fiihaa, wa min syarri maa dzara’a fil ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhaa, wa min syarri fitanil laili wan nahaari, wamin syarri thawaariqil laili, wamin syarri kulli thaarinin illaa thaariqan yathruqu bi khairin, yaa rahmaan.

Artinya: “Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampaui nya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.”

  • Doa Ketiga

Doa ini terdapat pada Quran Surat Al Mu’minun ayat 97-98,

  . وَقُل رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَٰتِ ٱلشَّيَٰطِينِ . وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَن يَحْضُرُونِ

 Wa qur rabbi a’ụżu bika min hamazaatisy syayaaṭiin . Wa a’ụżu bika rabbi ay yaḥḍurụn

Artinya: Dan katakanlah, “Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku”.

Itulah doa yang bisa dibacakan sebagai pengusir dari gangguan jin. Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah Subhanahu Wata’ala. Wallahua’lam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru