Doa Mendengar Kabar Baik Lengkap Arab, Latin Beserta Artinya

Resa Azzahra 0 Komentar

Saat mendapatkan kabar baik, kita selaku umat muslim dianjurkan untuk membacakan doa ketika mendengar kan kabar baik sebagai rasa syukur

INDIFFS.COM – Saat mendapatkan kabar baik atau gembira, kita sebagai umat muslim tentunya harus mengucapkan Alhamdulillah. Selain itu juga ada doa ketika mendengar kabar baik. Doa ini dianjurkan sebagai bentuk rasa syukur kita karena telah mendapatkan kesenangan atau kabar gembira yang telah Allah SWT berikan kepada kita sebagai Hambanya.

Doa Mendengar Kabar Baik

Disamping itu, dianjurkan untuk memanjatkan doa saat mendapatkan kesenangan. Salah satu doa yang baik di bacakan yakni sebagai berikut:

اَللهُمَّ كَمَا فَرَّحْتَنَا فِى هَذِهِ الدُّنْيَا فَفَرّحْنَا فِى اْلاَخِرَةِ

Allahumma Kamaa Farrohtanaa Fii Haadzi Hid Dun-Yaa Fa Farrihnaa Fil Aakhirat

Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberikan kesenangan kepada aku di dunia, maka berilah aku kesenangan di akhirat.”

Doa Ketika Rasulullah Mendapatkan Kesenangan

Doa ini diucapkan oleh Rasulullah SAW, ketika ia mendapatkan kesenangan dan berita gembira.

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ

Alhamdulillah alladzi bi ni’matihi tatimmus shalihat

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang dengan kenikmatan-Nya menjadi sempurna segala amal shalih.

Doa tersebut diucapkan oleh Rasulullah  SAW, ketika ia mendapatkan kesenangan dan berita gembira yang telah Allah SWT berikan kenikmatan yang luar biasa.

Penutup Doa

Islam juga mengajarkan kepada kita tentang bagaimana kewajiban umatnya ketika mendapatkan sebuah kenikmatan yang membuat dirinya bahagia dan gembira. Semua nya tidak tidak terlepas dari usaha dan ikhtiar kita semua. Untuk berterimakasih kepada-Nya minimal lakukan sujud syukur sebagai tanda terimakasih lalu mengucapkan doa berikut ini dari QS. Ar-Rad ayat 11, merupakan renungkanlah firman Allah SWT:

 لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنْۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهٖ يَحْفَظُوْنَهٗ مِنْ اَمْرِ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوْا مَا بِاَنْفُسِهِمْۗ وَاِذَآ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوْمٍ سُوْۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ ۚوَمَا لَهُمْ مِّنْ دُوْنِهٖ مِنْ وَّالٍ

Lahu mu’aqqibaatum mim baini yadaihi wa min khalfihi yahfaunahu min amrillah, innallaha ia yugayyiru ma biqaumin hatta yugaayyiru maa bi’anfusihim, wa ia araadallaahu biqaumin suu’an fa la maradda lah, wa maa lahum min dunihi miw wal

Artinya: “Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (QS. Ar-Rad: 11)

Demikianlah doa yang dapat kita panjatkan untuk mensyukuri apa yang telah Allah berikan atas kebahagiaan serta kenikmatannya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru