Doa Setelah Sholat Nisfu Syaban Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Admin 0 Komentar

Bacaan doa Setelah melaksanakan sholat Nisfu Syaban merupakan amalan baik yang dianjurkan Rasulullah SAW. Berikut doa arab, latin & artinya!

INDIFFS.COM – Bacaan doa setelah melaksanakan sholat Nisfu Syaban merupakan amalan baik. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa sholat Nisfu Syaban adalah salah satu ibadah sholat sunnah yang tidak boleh ditinggalkan. Sebab, sholat ini hanya dikerjakan pada bulan Sya’ban atau bulan terdekat dengan Ramadhan selain Syawal.

Amalan yang dikerjakan pada saat bulan Sya’ban dimaksudkan untuk memohon rahmat dan berkah dari Allah SWT. Maka setelah melaksanakan shalat sunnah perlu membacakan doa.

Doa Setelah Sholat Nisfu Syaban

Berikut ini bacaan arab, latin dan artinya:

  • Arab

اَللّٰهُمَّ يَاذَا الْمَنِّ وَلاَ يُمَنُّ عَلَيْكَ يَاذَا اْلجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ يَاذَا الطَّوْلِ وَاْلاِنْعَامِ لاَاِلٰهَ اِلاَّ اَنْتَ ظَهَرَ اللاَّجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَاَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِى عِنْدَكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقِيًّا اَوْ مَحْرُوْمًا اَوْ مَطْرُوْدًا اَوْ مُقْتَرًّا عَلَىَّ فِى الرِّزْقِ فَامْحُ

اَللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ فِيْ اُمِّ اْلكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاِقْتَارَ رِزْقِي وَاَثْبِتْنِىْ عِنْدَكَ فِي اُمِّ اْلكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ اْلحَقُّ فِى كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُوْ اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ اُمُّ اْلكِتَابِ

اِلٰهِيْ بِالتَّجَلِّى اْلاَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِيْ يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍ وَ يُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ اْلبَلاَءِ مَا اَعْلَمُ وَمَا لاَ اَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ اْلغُيُوْبِ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
  • Latin

Allaahumma yaa dzal manni walaa yumannu alaika ya dzal jalaali wal ikraam, Yaa dzath thauli wal In aam la illaha illa anta, dhahrul laajiin, Wa jaarul Mustajiirin, Wa amannul khaa ifiin

Allahmumma In kunta katabta nii indaka fii ummi kitaabi syaqoyyan aw mahruuman aw marhruudan aw muwtarra alayya for rozqi famhu

Allahumma bi fadllika syaqaawati wa hirmaani wal thardii waq titaari rizqi wa ats-bithi indaka fi ummi kitaabi sa ‘iiidan marzuuqan muwaf faqal lii khairaat. fa innaka quita wa qaulita wa qaulukal haqqu fii kitaabikal munazzali ‘alaa nabiyyikai mursali yamhul laahumaa yasyaa u wa yutsbitu wa indahuu ummu kitaabi

Illahi bittajallil Aadhami fu lailatin nishi min syahri syabaanil mukarramul lati yufraqu fiiha kullu amri hakim wa yubram ishif anni minal balaa i maa alamu wa iaa alam wa anta allaamul ghuyuubi birahmatika ya arhamar raahimin

Wa sallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadiw wa’alaa alihii wa sahbihi wa sallama.

  •  Terjemahan

Artinya: “Ya Allah Tuhanku, wahai Yang memiliki anugerah dan tiada yang memberi anugerah kepada-Mu, wahai Yang mempunyai keagungan dan kemuliaan, wahai yang mempunyai kekuasaan dan yang memberi nikmat, tiada Tuhan yang berhak di sembah kecuali Engkau, tempat bernaung bagi orang-orang yang mengungsi, tempat berlindung bagi orang-orang yang memohon perlindungan dan tempat yang aman bagi orang-orang yang ketakutan.”

“Ya Allah Tuhanku, jika Engkau telah menetapkan diriku di dalam Ummul Kitab (Lauh Mahfuz) yang berada di sisi-Mu sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir atau di sempitkan rezekinya sudilah kiranya Engkau menghapuskan.”

“Ya Allah Tuhanku, berkat karunia-Mu apa yang ada dalam Ummul Kitab yaitu perihal diriku sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir dan sempit rezeki. Dan sudilah kiranya Engkau menetapkan di dalam Ummul Kitab yang ada di sisi-Mu agar aku menjadi orang yang berbahagia, mendapat rezeki yang banyak lagi beroleh kesuksesan dalam segala kebaikan. karena sesungguhnya Engkau telah berfirman di dalam kitab-Mu dan firman-Mu adalah benar yang diturunkan melalui lisan Nabi yang Engkau utus, “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan, dan di sisi-Nya ada Ummul Kitab.”

“Ya Tuhanku, Berkat penampilan yang maha besar (dari rahmat-Mu) pada malam pertengahan bulan sya’ban yang mulia ini diperincikanlah segala urusan yang ditetapkan dengan penuh kebijaksanaan. Sudilah kiranya Engkau menghindarkan diriku dari segala bencana yang aku ketahui dan yang tidak kuketahui serta yang lebih Kau ketahui (dari diriku), dan Engkau Mahan Mengetahui segala yang gaib, berkat rahmat-Mu wahai yang maha penyayang diantara para penyayang.”

“Dan semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad berserta keluarga dan para sahabatnya, semoga dia melimpahkan salam sejahtera (kepada mereka)”

Keutamaan

Di dalam doa yang penuh keistimewaan memiliki fadhilah yang dipercaya Bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang memberikan kekuatan, nikmat dan segala sesuatu yang ada. Kita memohon kepada Allah SWT untuk melimpahkan berkah dan kebaikan serta menjauhkan kita dari keburukan pada bulan Sya’ban atau menjelang Ramadhan.

Tak hanya itu, kita juga memohon kepada Allah SWT agar melimpahkan pula kebaikan kepada Nabi Muhammad SAW serta keturunan-keturunannya.

Demikian penjelasan mengenai doa setelah sholat Nisfu Sya’ban, dalam bahasa arab, latin dan artinya sesuai sunnah Rasulullah SAW. Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru