Doa Tertimpa Musibah Bencana Alam, Lengkap Arab, Latin dan Arti

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Berikut bacaaan doa ketika sedang tertimpa musibah bencana alam yang bisa diamalkan umat Muslim agar senantiasa diberikan perlindungan-Nya.

INDIFFS.COM – Doa tertimpa musibah bencana alam ini menjadi salah satu bentuk permohonan agar senantiasa mendapatkan perlindungan-Nya. Terlebih, kini di Indonesia sedang marak-maraknya terjadi bencana alam, seperti gempa bumi yang menimpa wilayah saudara kita di Cianjur.

Memang dalam ajaran Islam sendiri musibah bencana alam adalah sebuah ujian dari Allah. Yang mana, ini merupakan salah satu ketetapan Allah Subhanahu Wata’ala yang tidak bisa dihindari manusia.

Selain itu, adanya bencana alam juga, bisa dijadikan sebagai bentuk pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa memperkuat iman dan takwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Doa Tertimpa Musibah Bencana Alam

Adapun berikut beberapa doa yang bisa dipanjatkan ketika sedang terkena musibah bencana alam. Diharapkan dengan membaca doa-doa ini senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan-Nya.

Doa Ketika Terkena Musibah

Ini merupakan doa yang diajarkan oleh Rasulullah, saat kita terkena musibah dan dianjurkan untuk membacanya. Adapun berikut lafal doanya:

إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahumma ajirnii fi mushibati wa akhlif li khairan minha.

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

Doa Ketika Seseorang Terkena Musibah

Doa ini tertuang pada Hadist Riwayat Tirmidzi dan lainnya, hadist ini dihasankan oleh Al-Bani. Adapun berikut lafal doanya:

اَلْحَمْدُ لِلهِ الِّذِي عَافَانِي مِمّاابْتَلاَكَ بِهِ وِ فَضّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفضِيلاً

Alhamdulillahilladzii ‘aafaanii mimmab talaaka bihi wa fadhdholanii ‘ala katsiirimmimman kholaqo tafdhiilaa.

Artinya: “Segala puji hanya milik Allah yang telah membebaskanku dari apa yang Ia uji engkau dengannya dan yang benar-benar telah mengaruniaiku keutamaan dibanding banyak dari makhluk-Nya. Melainkan ia akan terbebas dari bencana atau pennyakit tersebut, apapun wujudnya sepanjang hayat.”

Doa Ketika Menghadapi Kesulitan dan Bencana

Imam Nawawi menyebutkan dalam kitabnya al-Adzkar, bahwa Rasulullah SAW mengajarkan Sayyidina Ali sebuah doa yang dibaca ketika menghadapi kesulitan ataupun bencana agar Allah SWT menghilangkan bencana tersebut. Doa yang dimaksud sebagai berikut :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ باللَّهِ العَلِيّ العَظِيمِ

Bismillahirrahmanirrahim wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada daya dan kekuatan (bagi kami) melainkan hanya dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Doa Memohon Perlindungan dari Bencana

Adapun doa lain yang bisa dipanjatkan ialah sebagai berikut:

بِسْمِ اللَّهِ الَّذي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأرْضِ وَلا في السَّماءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيم

Bismillahil ladzi la yadlurru ma’asmihi syaiun fil ardli wa la fis samâ-I wa huwas sami’ul alim.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudarat (bahaya). Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Doa Memohon Perlindungan dari Bahaya

Selain beberapa doa di atas, terdapat doa lain yang bisa dibacakan untuk memohon perlindungan dari bahaya. Adapun lafalnya ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِراً وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً

Allahumma inni a’udzubika minal hadmi wa a’udzubika minat taraddi wa a’udzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a’udzubika an yatakhabbathanisy syaithanu ‘indal maut wa ‘audzubika an amuta fi sabilika mudbiran wa a’udzubika an amuta ladighan.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam, terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila setan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat.”

Demikianlah beberapa doa yang bisa dipanjatkan ketika sedang tertimpa musibah bencana alam. Tentunya, dengan memanjatkan doa-doa tersebut diharapkan senantiasa mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Wallahua’lam

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru