Filosofi Warna Seragam Sekolah Di Indonesia

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Ternyata warna seragam di Indonesia memiliki nilai filosofi yang terkandung di dalamnya inilah filosofi warna seragam di Indonesia. Simak yu!

indiffs – Filosofi Warna Seragam Sekolah di Indonesia, seragam sekolah digunakan mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Seragam sekolah digunakan selama kegiatan sekolah untuk menggambarkan karakter siswa sebagai pelajar dan untuk menutupi kesenjangan sosial.

Dilansir dari mengenalindonesia.com Seperti yang sudah kita ketahui, tiap jenjang pendidikan memiliki warna yang berbeda-beda. Makna Warna Seragam Sekolah seperti merah putih untuk Sekolah Dasar (SD), biru putih untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan abu-abu putih untuk Sekolah Menengah Atas (SMA). Nah, pengenaan seragam ini sebetulnya sudah ada sejak zaman penjajahan, tepatnya zaman penjajahan Jepang, loh! Dilansir dari ilmupedia.com, pada saat itu, memang sudah ada aturan untuk mengenakan standar bagi pelajar, namun pihak yang berwenang belum menentukan warna apa yang ditetapkan bagi setiap jenjang pendidikan. Tujuan dari penggunaan seragam pada siswa sekolah sendiri adalah sebagai lambang kesetaraan bagi sosial bagi seluruh siswa.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada saat pemerintahan Soeharto, tanggal 17 Maret 1982 keluarlah ketetapan mengenai pemisahan warna seragam sekolah. Makna warna seragam sekolah juga bersumber dari ide yang dicetuskan oleh Bapak Idik Sulaiman.

Bapak Idik Sulaeman ia adalah pencetus seragam sekolah. Ia juga pembuat logo Osis dan lambang Paskibraka. Nama lengkapnya ialah Idik Sulaeman Nataatmadja, AT. Ia lahir di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia, 20 Juli 1933 dan meninggal di Jakarta, Indonesia pada 4 April 2013 pada umur 79 tahun.

Bapak Idik Sulaeman ini pencetus penggunaan seragam yang pada saat itu menjabat sebagai Direktur Pembinaan Kesiswaan di Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah periode 1979-1983.

Peresmian Aturan

Peresmian aturan terjadi pada masa pemerintahan Presiden Soeharto pada 1982 lewat surat keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah. SK tersebut berisi tentang penggunaan seragam sekolah bagi para siswa, tepatnya pada 17 Maret 1982.

Selanjutnya akan kami bahas Filosofi Warna seragam di Indonesia, sebagai berikut:

1. Sekolah Dasar (SD)

Warna yang digunakan ketika memasuki sekolah dasar ialah warna Merah. Pemilihan warna merah ini tidak sembarangan. Warna merah ini dipilih karena menggambarkan karakter anak SD yang energik, ceria, dan bersemangat tinggi sehingga pas digunakan anak usia 6-12 tahun karena sedang di fase ceria-cerianya. Selain itu, warna merah memiliki kesan menarik yang mendorong anak-anak untuk selalu antusias dalam sekolah dan semangat belajar.

2. Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Warna yang digunakan ketika memasuki sekolah menengah pertama ialah warna Biru. ya, dimana sekolah menengah pertama dimasuki setelah lulus SD ini merupakan peralihan anak-anak menuju remaja. Pada masa ini anak-anak tumbuh pubertas dimana akan mengalami masa pertumbuhan dari mulai proses percintaan yang akan timbul, juga lebih menjadi moody an atau bad mood. Ya, istilah itu akan dialami ketika memasuki usia ini.

Pemilihan warna biru ini juga dipilih karena warna biru ini melambangkan komunikasi dan kepercayaan diri, dikarenakan dalam masa-masa ini siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) sedang mengalami proses pengembangan diri.

3. Sekolah Menengah Atas (SMA)

Warna yang digunakan ketika memasuki sekolah menengah atas ialah warna Abu. Pada masa ini anak-anak sedang beranjak remaja ke dewasa. Dalam pertumbuhan remaja ke dewasa ini ia akan sudah bisa memilih plan atau rencana yang dibuatnya untuk masa depan. Pada masa ini juga sudah dianggap matang dalam pemikiran. Karena itu tidak aneh sering terdengar baru lulus SMA saja sudah ada yang berumah tangga, ya itu tergantung bagaimana anda menyimpulkannya.

Pemilihan warna abu ini juga dipilih karena peralihan warna dari hitam ke putih, diumpamakan seperti peralihan remaja ke dewasa. Warna ini melambangkan kedewasaan dan ketenangan sehingga cocok dengan umur dan psikolog mereka.

Nah itulah filosofi yang terkandung dalam warna seragam kita di Indonesia, yang mungkin kalian juga pernah memakainya.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru