Gangguan Bipolar: Penyebab Dan Cara Untuk Mengatasinya

Wiwin Indriani 0 Komentar

Gangguan bipolar atau mania depresif yaitu gangguan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati. Berikut penyebab dan cara mengatasinya.

INDIFFS.COM – Bipolar atau mania depresif adalah gangguan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati, energi, tingkat aktivitas, konsentrasi, dan kemampuan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Berdasarkan data WHO di tahun 2017, ada sekitar 45 juta orang di seluruh dunia.

Gangguan ini merupakan salah satu penyebab utama cacat dan kematian akibat bunuh diri di seluruh dunia. Orang yang mengidap gangguan bipolar, biasanya mempunyai suasana hati yang berubah-ubah secara drastis. Dari perasaan gembira secara tiba-tiba bisa mengalami emosi marah tanpa alasan yang jelas.

Selain itu, sebagian orang yang mempunyai gangguan mental ini tidak menyadari bahwa dirinya mengalami bipolar. Dalam hal tersebut terdapat beberapa faktor penyebab gangguan bipolar.

Penyebab Bipolar

Penyebab gangguan bipolar ini bisa berasal dari pengaruh biologis dan genetik atau keturunan. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa faktor penyebab bipolar:

1. Perbedaan Biologis

Penyebab bipolar yang pertama yaitu perbedaan biologis. Orang dengan gangguan bipolar nampaknya memiliki perubahan fisik di otak mereka. Pentingnya perubahan ini masih belum pasti tetapi pada akhirnya dapat membantu menentukan penyebab.

2. Mengalami Stres Cukup Berat

Memiliki stres yang cukup berat tentu dapat mengakibatkan beberapa gangguan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tidak hanya itu, Anda akan mengalami gangguan pada pola tidur dan didominasi memiliki perasaan sedih dan tidak memiliki harapan akan suatu hal.

3. Genetika

Faktor penyebab gangguan bipolar yang lainnya adalah genetika. Gangguan bipolar lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kerabat tingkat pertama, seperti saudara kandung atau orang tua, dengan kondisi tersebut. Dalam hal ini, para peneliti masih terus mencoba meneliti gen yang mungkin terlibat dalam menyebabkan gangguan bipolar.

4. Mengalami Traumatik

Orang yang mengalami gangguan bipolar dapat disebabkan oleh kejadian traumatik di masa lalu. Beragam jenis trauma dapat dialami oleh siapa saja, misalnya pelecehan seksual atau kekerasan di dalam rumah tangga, kecelakaan yang cukup parah hingga lain sebagainya.

5. Ketidakseimbangan Zat Kimia dalam Otak

Otak dapat mengalami perubahan fisik. Hal ini berpengaruh pada jumlah bahan kimia otak (neurotransmitter) terkait suasana hati seperti noradrenalin, serotonin, dan dopamin. Ketidakseimbangan zat kimia di dalam otak dapat membuat Anda mengalami gejala bipolar disorder. Contohnya, episode mania sering terjadi karena tingkat hormon noradrenalin di dalam otak terlalu tinggi.

Cara Mengatasi

Melansri dari beberapa sumber, adapun cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan bipolar:

1. Terapi Obat-obatan

Dokter biasanya meresepkan penstabil mood atau obat-obatan anticonvulsant. Antidepresan juga dapat diberikan untuk mengatasi pemicu episode bipolar. Stabilisator dapat meliputi: lithium carbonate, obat-obatan antipsychotic atau anticonvulsant.

Penting untuk diingat bahwa obat-obatan diperlukan untuk kelainan bipolar, sehingga Anda direkomendasi untuk mengonsumsi obat-obatan sesuai petunjuk. Beberapa obat dapat memiliki efek samping, seperti pemicu gejala manik, yang perlu Anda konsultasikan pada dokter terlebih dahulu.

Pengobatan untuk episode bipolar memerlukan kesabaran, karena diperlukan beberapa waktu untuk obat-obatan bekerja secara efektif pada kondisi Anda. Jika terdapat perubahan pada penggunaan obat atau masalah pada gejala, segera hubungi dokter untuk mendapatkan petunjuk yang tepat terhadap kondisi Anda.

2. Menjaga Pola Hidup Sehat

Saat merasa tertekan, Anda mungkin mudah untuk masuk ke kebiasaan buruk. Bahkan ketika lapar pun jadi malas makan atau terus makan meski Anda sudah kenyang. Hal yang sama dalam pola tidur. Ketika Anda depresi, cenderung tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Kebiasaan makan dan tidur yang tidak sehat ini dapat memperburuk gejala depresi. Dilansir dari Healthline, rutinitas harian yang sehat bisa mempertahankan kebiasaan baik.

Cara menyembuhkan penyakit bipolar yang bisa Anda pertimbangkan dengan pola hidup sehat, seperti:

  • Makan makanan dan camilan pada waktu yang ditentukan sepanjang hari.
  • Tingkatkan asupan sayuran, protein tanpa lemak, dan biji-bijian.
  • Lakukan tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam.

3. Pengobatan Psikologis

Terapi psikolgis dapat berguna untuk mengurangi gejala, seperti:

  1. Psychoeducation, terapi ini dapat memberikan informasi penting tentang penderita bipolar, seperti gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.
  2. Cognitive Behavioral Therapy (CBT), terapi ini juga dikenal sebagai terapi bicara yang tentunya dapat membantu dalam mengatasi masalah gangguan bipolar dan mengubah pikiran serta tingkah laku penderita dengan gangguan bipolar tersebut
  3. Terapi Keluarga, terapi ini terfokus pada hubungan keluarga dan mendorong setiap anggota keluarga untuk memperkuat hubungan keluarga dalam meningkatkan kesehatan mental.

4. Lakukan Aktivitas Membahagiakan

Cara mengatasi bipolar yang lainnya yaitu dengan melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia. Saat Anda tidak mengalami episode depresi, biasanya akan mudah menemukan kesenangan dalam aktivitas tertentu, seperti membaca, mendengarkan musik, atau membuat kue.

Lain halnya bila mendadak merasa tertekan. Mungkin tidak memiliki motivasi untuk melakukan apa pun. Meski tengah kekurangan energi, penting untuk terus melakukan aktivitas yang biasanya Anda nikmati. Cara menyembuhkan ini akan membantu meningkatkan mood dan Anda akan merasa jauh lebih baik.

Demikian penyebab dan cara-cara untuk mengatasi gangguan bipolar. Semoga ulasan ini dapat membantu!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru