Google Doodle Rayakan Hari Angklung, Tampilannya Penuh Makna

Dini NHaH 0 Komentar

Google Doodle turut menampilkan gambar angklung yang merupakan alat musik tradisional dengan ciri khas khusus karena terbuat dari bambu.

INDIFFS.COM – Tampilan menarik dari Google Doodle hari ini membuat bangga masyarakat, khususnya Indonesia. Pasalnya, Google Doodle turut menampilkan gambar angklung yang merupakan alat musik tradisional dengan ciri khas khusus karena terbuat dari bambu.

Angklung adalah alat musik multitonal (bernada-nada) yang berkembang dari masyarakat Sunda.

Alat musik ini terbuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.

“Doodle animasi hari ini merayakan Angklung, alat musik Indonesia yang terbuat dari bambu. Pada hari ini di tahun 2010, UNESCO secara resmi menyatakan angklung sebagai barang Warisan Dunia,” tulis Google.

Google juga menulis bahwa alat musik ini berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Dimana, penduduk desa percaya dengan suara bambu yang bisa menarik perhatian Dewi Sri, Dewi Padi dan kemakmuran.

“Setiap tahun, pengrajin terbaik desa menggunakan bambu hitam khusus untuk membuat angklung. Pada musim panen, mereka mengadakan upacara dan memainkan angklung dengan harapan dewa akan memberkati mereka dengan hasil panen yang subur,” tulis Google.

Alat musik ini masih menjadi pokok budaya Indonesia. Pemerintah sering menyelenggarakan pertunjukan alat musik tradisional tersebut untuk menyambut tamu terhormat.

“Suara angklung yang menggembirakan dapat didengar di ruang kelas di seluruh dunia karena ini adalah cara yang bagus bagi guru untuk memperkenalkan musik dan budaya Indonesia kepada siswa,” Google mengakhiri.

Pada tampilan Google Doodle tersebut, terlihat berjajar enam orang yang mengenakan pakaian khas Indonesia dan tengah memegang alat musik tersebut di tangannya.

Tak hanya itu, terdapat pula animasi tambahan yang seolah memberi isyarat bahwa yang dipegang orang-orang dalam gambar tersebut bisa berbunyi.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru