Hindari Stres Akibat Media Sosial, Berikut Strategi Mengatasinya!

Dini NHaH 0 Komentar

Media sosial yang hadir dengan berbagai platform memudahkan para pengguna dalam menghubungkan satu individu ke individu lainnya.

indiffsMedia sosial ibarat pedang bermata dua. Selain bermanfaat untuk sarana berbagi informasi maupun untuk aktivitas perdagangan, banyak pengguna yang merasa tertekan akibat terdampak media sosial, seperti pengaruh gaya hidup, perjudian online, sampai menjadi korban kejahatan digital.

Hal itu mengemuka dalam webinar dengan tema “Candu Medsos Hati-Hati Stres Gara-Gara Media Sosial”. Narasumber yang tampil dalam webinar tersebut yaitu Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Farid Zamroni Mardizansyah; Owner Kampeng Dolanan Nusanara Borobudur sekaligus Pembina Mafindo Magelang Abbet Nugroho; dan Dosen Program Studi Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Achmad Uzair. Acara ini dipandu oleh Eva Tarigans selaku moderator.

Jika kamu seringkali merasa lebih stres atau anxious setelah membaca berbagai konten negatif di media sosial, itu hal yang normal. Mulai dari konten tentangg COVID-19, konflik antar negeri, hingga masalah dari dalam negeri sendiri, bahwa membaca berita tersbut dapat membuat kamu merasa takut, paranoid, hingga kewalahan.

Meskipun membaca konten atau berita itu supaya up-to-date memang penting, ada baiknya juga menyusun strategi dan membuat aturan untuk diri sendiri supaya kamu dapat menjaga kesehatan mental dan mengatasi stres berlebihan.

1. Kenali Batasanmu dan Istirahat Sejenak

Bagi orang-orang yang menjadikan media sosial sebagai sumber pekerjaan, seperti para pembisnis online, hingga beberapa influencer, hal ini kerap menyebabkan adanya kesenjangan kesehatan mental yang terkait dengan pekerjaan. Bagi mereka yang tidak berpengaruh, sedikit lebih mudah untuk berpisah dari medsos tanpa membahayakan pekerjaan dan sumber penghasilannya.

Namun, jika teknologi berakibat kecemasan atau suasana hati yang tertekan, membatasi penggunaan atau istirahat mungkin dapat membantu kamu mengatasi kecanduan media sosial.

2. Hindari Membaca Konten pada Malam Hari

Meskipun membaca konten sebelum tidur terdengar efisien, ini sebenarnya kurang baik untuk kesehatanmu. Membaca konten pada malam hari dapat meningkatkan anixiety sebelum tidur dan mengaktivasikan blue light yang dapat menurunkan kualitas tidur.

3. Tetapkan Pola Pikir Positif

Hindari termakan berita palsu atau hoaks. Terapkan pola pikir yang positif untuk membatasi konten-konten berlebihan yang kita terima lewat berbagai media penyebaran informasi.

Hal yang bisa dilakukan adalah catat setiap reaksi kita dan bagaimana perasaan kita setelah mendengar suatu konten. Kemudian berfokus pada apa yang dapat dikenadalikan. Misalnya skip semua konten yang cenderung membuat kita stres.

4. Berhenti Peduli untuk Hal-Hal yang Toxic

Memutuskan untuk mengambil lebih banyak istirahat dari teknologi, cobalah bermain-main keluar bersama teman atau keluarga sambil menikmati pemandangan alam untuk menangkal stres dan emosi negatif yang kadang-kadang dikaitkan dengan media sosial.

Demikianlah strategi untuk menghindari stres dari media sosial, semoga bermanfaat.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Konten Terkait

Konten Terbaru