Inilah Perbedaan STB dan Receiver Parabola, Awas Jangan Keliru!

Siti Nurul Azizah 0 Komentar

Jangan sampai keliru! Ternyata ini perbedaan antara receiver parabola dan Set Top Box (STB) Digital yang sebenarnya. Simak selengkapnya!

INDIFFS.COM – Perangkat STB memang memiliki bentuk yang hampir mirip dengan Receiver parabola. Terlebih, bentuknya membuat beberapa orang masih yang belum bisa menentukan perbedaan antara keduanya (STB dan Receiver Parabola).

Tak hanya itu, ditambah lagi terdapat beberapa Set Top Box dan receiver yang memiliki merk yang sama. Diantaranya, seperti Venus, Matrix, Skybox, Polytron dan lainnya. Jelas, hal tersebut bisa mengecohkan para pembeli.

Meski demikian, sejatinya keduanya memiliki perbedaan yang mencolok. Nah agar tidak keliru, sebaiknya kamu simak perbedaannya dalam artikel di bawah ini!

Perbedaan STB dan Receiver Parabola

Merangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa perbedaan terkait Set Top Box dengan Receiver Parabola.

1. Fungsi

Meski terlihat sama, jelas keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Yang mana, Set Top Box berfungsi untuk menangkap siaran digital ke perangkat televisi analog. Sementara, Receiver merupakan perangkat untuk mengolah sinyal digital yang diterima antena parabola dari satelit.

2. Teknologi yang Digunakan

Perbedaan selanjutnya dapat dibedakan melalui teknologi yang dipakai. Yang mana, Receiver parabola menggunakan DVB S2 atau Digital Video Broadcasting Satellite 2. Sedangkan untuk Set Top Box menggunakan teknologi DVB T atau Digital Video Broadcasting Terrestrial, khusus untuk Indonesia, menggunakan DVB T2.

3. Siaran Tayangan

Perlu kamu ketahui bahwa dari keduanya mendapatkan hak tayang siaran yang berbeda. Yang mana, Receiver parabola dapat menangkap ratusan channel dari dalam maupun luar negeri. Sementara set top box hanya bisa menangkap siaran TV dengan sinyal digital yang ada di dalam negeri saja.

Memang, beberapa set top box menyediakan fitur IPTV yang bisa menayangkan siaran dari luar negeri. Namun, tekniknya jelas berbeda dengan parabola karena menggunakan jaringan internet.

4. Alat Penerima Transmisi Siaran

Perbedaan selanjutnya ialah berbeda pada alat penerima transmisi siaran. Dimana alat penerima yang digunakan pada STB digital adalah antena. Sedangkan alat penerima yang digunakan pada receiver parabola adalah parabola.

5. Port Kabel

Selanjutnya terletak pada port kabel, yang mana keduanya memiliki port kabel yang berbeda. Di mana Port kabel yang disematkan pada STB TV digital menggunakan Coaxial Male dan Female, yang posisi keduanya berdampingan. Sementara, pada receiver parabola menggunakan model berulir.

4. Biaya Menonton

Perlu diketahui apabila menonton TV dengan receiver parabola, kamu bisa menggunakannya secara gratis. Namun, jika ingin mengakses siaran yang lebih banyak dan berkualitas, kamu harus membayar langganan per bulan.

Kendati demikian, jika menggunakan set top box, kamu tidak bakal membutuhkan biaya langganan apa pun tiap bulannya. Intinya, menonton dengan set top box sama saja dengan menonton TV biasa, hanya sinyalnya yang berbeda.

5. Harga Perangkat

Mengenai harga perangkat, untuk receiver parabola bisa didapatkan dengan harga Rp300 ribu hingga Rp800 ribuan. Sementara untuk set top box perangkatnya lebih terjangkau mulai dari Rp160 ribuan hingga Rp300 ribuan.

6. Cara Pemasangan

Selanjutnya dari segi pemasangannya pun berbeda, yang mana cara pemasangan perangkat Set Top Box cenderung lebih mudah dibandingkan pemasangan Receiver. Pasalnya, hanya tinggal menghubungkan port kabel antena ke kabel antena digital saja.

Demikian pembahasan mengenai perbedaan Set Top Box dan Receiver Parabola yang dapat dibagikan. Semoga dengan mengetahui perbedaannya, kamu tidak mudah keliru ya! Semoga bermanfaat!

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru