Isi Surat Maaf Kharisma Jati ke Ibu Negara, Bikin Makin Geram!

Hani Hnsa 0 Komentar

Sosok Kharisma Jati menjadi viral buntut dari cuitan nya yang disebut-sebut menghina istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi.

INDIFFS.COM – Nama komikus Kharisma Jati sedang menjadi bulan-bulanan publik. Sosok nya menjadi viral buntut dari cuitan nya yang disebut-sebut menghina istri Presiden Joko Widodo, Iriana Jokowi.

Bermula dari cuitannya di akun Twitter pribadinya @Koprofiljati, ia mengunggah foto saat Iriana bersanding dengan Ibu Negara Korsel, Kim Kun-hee. Tak hanya warganet yang tak terima dihina, kedua putra Presiden Jokowi, Gibran dan Kaedang juga langsung merespons unggahan tersebut.

Bi, tolong buatkan tamu kita minum, Baik, Nyonya,” tulis Kharisma melalui akun pribadinya.

Gegara kadung viral dan memunculkan polemik, Kharisma akhirnya meminta maaf melalui sebuah surat terbuka yang dikirimkan melalui akun Facebook nya.

Kepada bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi beserta seluruh Keluarga Besar Kepresidenan. Dengan in Saya kharisma Jati meminta maaf kepada Keluarga Besar Presiden RI atas unggahan saya di media sosial yang menyinggung perasaan kerabat, staf dan pejabat di lingkungan Kepresidenan,” tulis Kharisma Jati.

Hanya saja, Kharisma menyatakan tidak ada sedikit pun permintaan maaf darinya terhadap para pendukung fanatik rezim ini. Ia menyebutkan bahwa pendukung fanatik rezim berbuat sesuka nya tanpa mengindahkan moral dan etika.

Ia juga menyatakan, jika ada pihak yang hendak menuntut atas cuitan nya, maka dirinya akan menerima dengan lapang dada atas segala hukuman yang adil dan setimpal.

Unggahan surat terbuka permintaan maaf Kharisma pun sontak mengundang respons dari warganet.

Seharusnya enggak kayak gitu mas kalau permintaan maaf tulus,” komentar warganet.

Lalu korelasi ibu negara dengan para perundung apa ya? permintaan maaf kok pakai excuse, masa mengkritisi pemerintah caranya kayak gitu,” tambah yang lain.

Makanya mas, kalau mau kritik pemerintah pakai cara yang kreatif. Enggak perlu bikin joke receh yang nyinggung paras atau pribadi orang,” timpal yang lain.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru