KDRT: Penyebab dan Hukumnya, yang Dialami Oleh Lesti Kejora

Admin 0 Komentar

Artis Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, atas dugaan KDRT. Lesti Kejora membuat laporan polisi di Polres Jakarta Selatan.

INDIFFS.COM – Artis Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, atas dugaan KDRT. Lesti Kejora membuat laporan polisi di Polres Jakarta Selatan.

KDRT singkatan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga. KDRT merupakan tindak kekerasan yang banyak terjadi di ranah personal berbasis gender. Kekerasan dalam rumah tangga merupakan tindakan melawan hukum dan telah diatur dalam undang-undang.

Lantas apa yang dimaksud dengan KDRT dan apa penyebabnya? Untuk mengetahui lebih lanjut seputar KDRT, simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu KDRT?

Melansir dari situs resmi Komnas Perempuan, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) banyak terjadi dalam hubungan relasi personal, dimana pelaku biasanya adalah orang yang dikenal baik dan dekat oleh korban. Misalnya tindak kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadap istri, kekerasan oleh ayah terhadap anak, kekerasan oleh paman terhadap keponakan, atau kekerasan oleh kakek terhadap cucu.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga dapat terjadi dalam hubungan pacaran, atau dapat juga dialami oleh orang yang bekerja membantu kerja-kerja rumah tangga dan menetap dalam rumah tangga tersebut. Selain itu, KDRT dimaknai pula sebagai kekerasan terhadap perempuan oleh anggota keluarga yang memiliki hubungan darah.

Penyebab KDRT

Melansir dari berbagai sumber, berikut penyebab adanya KDRT:

  • Faktor Depresi

Saat suami mengalami Depresi dan tidak dapat mengelola emosi nya dengan baik, maka hal ini bisa memicu terjadinya KDRT di dalam rumah tangga. Depresi atau frustasi ini sering dialami pasangan yang belum siap menikah, sehingga saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, dan adanya persaingan ego dalam hubungan.

  • Faktor Pendidikan

Dengan adanya budaya patriarki, maka ada yang menganggap bahwa pendidikan perempuan tidak boleh lebih tinggi daripada laki-laki. Sehingga suami dapat memberdayakan istri dan melakukan kekerasan terhadap istri, demi memenuhi ego suami.

  • Faktor Ekonomi

Penyebab Kekerasan dalam Rumah Tangga yang paling umum adalah karena adanya faktor ekonomi, yang tidak dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Karena pandangan budaya patriarki yang menganggap perempuan tidak bisa bekerja, maka suami memiliki kuasa penuh dalam mencari nafkah. Jika merasa kekurangan secara finansial, suami akan menyalahkan istri dan melakukan tindakan kekerasan fisik maupun seksual.

  • Faktor Pengangguran

Seorang istri yang memiliki suami pengangguran, akan mengalami risiko Kekerasan dalam Rumah Tangga 1,34 kali lebih besar daripada istri yang suaminya bekerja. Pengangguran bisa menyebabkan penurunan ekonomi secara drastis, dan suami akan frustasi karena tidak dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga yang terus bertambah.

  • Adanya Perselingkuhan

Adanya perselingkuhan dalam rumah tangga, menyebabkan hubungan suami istri menjadi tidak sejahtera dan memicu terjadi konflik rumah tangga, yang berisiko terhadap kekerasan fisik, kekerasan verbal maupun kekerasan seksual.

Perempuan akan dibanding-bandingkan dengan selingkuhan nya, dan mendapatkan perlakuan yang tidak pantas oleh suami. Hal ini dilakukan oleh suami, karena suami menganggap memiliki hak penuh atas istri dan berhak melakukan segala macam hal terhadap istrinya, sehingga terjadi perlakuan yang semena-mena.

Dasar Hukum Tindak KDRT di Indonesia

Dasar hukum Kekerasan Dalam Rumah Tangga adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT). Dalam UU tersebut disebutkan, Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah jaminan yang diberikan oleh negara untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga, dan melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Tujuan dibentuknya UU PKDRT adalah:

  • Mencegah segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga
  • Melindungi korban kekerasan dalam rumah tangga
  • Menindak pelaku kekerasan dalam rumah tangga
  • Memelihara keutuhan rumah tangga yang harmonis dan sejahtera.

Itulah penjelasan tentang KDRT serta informasi terkait penyebab dan dasar hukum di Indonesia. Jika kamu adalah korban KDRT, sebaiknya segera beri tahu kondisi mu kepada orang terdekat atau orang yang bisa dipercaya.

Kemudian, dokumentasi kan bukti-bukti KDRT yang dilakukan pasangan mu, catat semua tindakannya dengan waktu yang sama. Jangan melawan balik dengan kekerasan, dan hubungi pihak berwajib untuk pengaduan kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

[quads id=1]

Konten Terbaru