Kisah Abah Yanto, Dukun Pengganda Uang Modus Ritual Darah

Dini NHaH 0 Komentar

Mulyanto alias Abah Yanto (42), dukun pengganda uang, ternyata menderita stroke. Tiap pagi kerjanya berjemur matahari pakai kursi roda.

INDIFFS.COM – Mulyanto alias Abah Yanto (42), dukun pengganda uang, ternyata menderita stroke. Tiap pagi kerjanya berjemur matahari pakai kursi roda.

Mulyanto alias Yanto, dukun pengganda uang gadungan kini berusia 42 tahun dan akrab dipanggil Abah Yanto. Dia sudah 3 bulan ngontrak rumah yang jadi TKP kasusnya ditemani perempuan diduga istri mudanya.

Diketahui, di kamar belakang rumah  dia, dipergunakan sebagai tempat dia menerima para pasiennya. Ia juga diketahui memiliki mobil baru dan seorang sopir.

Abah Yanto, dukun pengganda uang di Gresik, Jawa Timur akhirnya dibekuk aparat kepolisian atas dugaan penipuan pada Selasa, 10 Januari 2023 lalu.

Kasus tersebut terungkap setelah salah korban melapor ke polisi. Korban mengaku menyerahkan uang Rp565 juta ke Abah Yanto untuk digandakan.

Kepada Polisi, Dia mengaku saat melakukan ritual penggandaan uang, ia menggunakan darah untuk sesajen bagi jenglot. Jenglot, dalam dunia perdukunan adalah makhuk jadi-jadian yang bisa disuruh majikannya untuk ditugasi mengantar hal magis.

Tak hanya ditangkap, polisi juga mengamankan 34 kantong darah dengan logo PMI yang tersimpan di kulkas dalam rumah. Masing-masing kantong berisi 250 cc darah.

Ia uga menggunakan media keris. Ia mengaku sudah menjalani ritual selama setahun terakhir dan memiliki pengikut di Gresik, Lamongan, Surabaya hingga Tuban.

Ternyata yang digandakan adalah uang mainan. Sebanyak dua kardus minuman berisi uang mainan berbagai pecahan itu langsung diamankan Satreskrim Polres Gresik.

Total hanya 170 juta yang dikembalikan Abah Yanto ke korban. Uang mainan yang diterima korban mirip uang Rp100.000 dengan foto Bung Karno dan Bung Hatta sedang tertawa.

Mimpi memiliki uang Rp3,9 pun pupus dan korban membuat laporan ke polisi.

Tanggapan

Belum ada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Konten Terkait

Konten Terbaru